Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Police Goes to School di Blitar, Polisi Ajak Siswa Baru Cegah Bullying dan Disiplin Sejak Hari Pertama Sekolah

Akhmad Nur Khoiri • Jumat, 17 Juli 2026 | 13:00 WIB
TINGKATKAN DISIPLIN: Sejumlah siswa baru dilatih baris-berbaris dalam masa pengenalan lingkungan sekolah, kemarin (16/7).
TINGKATKAN DISIPLIN: Sejumlah siswa baru dilatih baris-berbaris dalam masa pengenalan lingkungan sekolah, kemarin (16/7).

BLITAR KAWENTAR – Police Goes to School di Blitar kembali digelar sebagai bagian dari pembinaan karakter siswa baru. Kali ini, jajaran Polsek Ponggok memberikan pembekalan kepada peserta didik baru di salah satu madrasah tsanawiyah di Kecamatan Ponggok. Materi yang diberikan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga mengajak siswa mencegah bullying serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Program Police Goes to School di Blitar tersebut menjadi salah satu upaya kepolisian membangun karakter pelajar sejak awal masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Melalui pendekatan edukatif, siswa dikenalkan pentingnya disiplin, menghormati sesama, dan mematuhi aturan demi menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB itu diikuti antusias oleh para siswa baru. Polisi bersama pihak sekolah memberikan pembinaan fisik, mental, serta edukasi keselamatan berkendara sebagai bekal bagi peserta didik dalam menjalani kehidupan sekolah maupun aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Game Literasi Tiga Kembara Kelana Antar Guru SMKN 1 Kademangan Jadi Inovator Terbaik EJIES 2025, Cara Unik Tingkatkan Minat Baca Siswa

Dalam kegiatan tersebut, Kanit Samapta Polsek Ponggok, Aiptu Satriyo Rananggono, bertindak sebagai inspektur pembinaan. Bersama para guru, ia memimpin latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang bertujuan menanamkan kedisiplinan, kekompakan, serta rasa tanggung jawab kepada para siswa.

Melalui latihan tersebut, siswa diajak memahami pentingnya mematuhi aturan dan bekerja sama dalam kelompok. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal selama mengikuti proses belajar di sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Pembentukan karakter sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk menciptakan generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki sikap saling menghargai.

Baca Juga: Gebyar Suro Paguyuban Ngudi Luhur Pang Blitar, Lestarikan Tradisi Leluhur dan Kenalkan Budaya kepada Generasi Muda

Selain pembinaan fisik, para siswa juga mendapatkan sosialisasi mengenai keselamatan berlalu lintas. Polisi mengenalkan berbagai rambu lalu lintas, pentingnya mematuhi peraturan di jalan raya, hingga etika berkendara yang aman bagi pelajar.

Satriyo menjelaskan bahwa edukasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar agar selalu mematuhi aturan lalu lintas. Dengan begitu, angka pelanggaran maupun risiko kecelakaan yang melibatkan remaja dapat ditekan.

Ia berharap para siswa dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari sehingga budaya tertib berlalu lintas tumbuh sejak usia sekolah.

Selain itu, siswa juga diingatkan agar selalu menggunakan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) ketika mengendarai maupun dibonceng sepeda motor. Penggunaan perlengkapan keselamatan dinilai menjadi langkah sederhana, tetapi sangat penting untuk melindungi diri saat berada di jalan raya.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Radar Blitar, Perkuat Sinergi Edukasi Masyarakat Lewat Informasi Berkualitas

Dalam sesi penyuluhan, kepolisian juga memberikan perhatian khusus terhadap upaya pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah. Seluruh siswa diajak membangun budaya saling menghormati, menghargai perbedaan, dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman.

Aipda Jarwo mengingatkan seluruh warga madrasah, khususnya siswa kelas VII, VIII, dan IX, agar bersama-sama menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.

Menurutnya, perundungan tidak boleh dianggap sebagai hal yang biasa karena dapat berdampak pada kondisi psikologis maupun prestasi belajar korban. Oleh karena itu, seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua, diharapkan berperan aktif dalam mencegah terjadinya bullying.

Program Police Goes to School pun diharapkan terus menjadi sarana membangun kedekatan antara polisi dengan pelajar sekaligus menanamkan nilai disiplin, kepatuhan terhadap hukum, serta kepedulian terhadap sesama sejak usia dini. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, sekolah diharapkan menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. (kho/sub)

Editor : Azahra Meilisani Salma
Bullying di Sekolah Police Goes to School MPLS Blitar Tertib Berlalu Lintas Polsek ponggok