BLITAR KAWENTAR - Langkah strategis untuk memperkuat fondasi prestasi olahraga di tingkat daerah mulai digencarkan oleh KONI Kabupaten Blitar. Memanfaatkan momentum tahun ajaran baru, mereka perkenalkan cabang olahraga di sejumlah SMP saat masa MPLS.
Untuk hari pertama pelaksanaan, wilayah Blitar barat dipilih menjadi titik kick-off. Jajaran pengurus KONI menyambangi ratusan siswa baru di SMPN 2 Srengat pada Senin (13/7) lalu. Di sana, mereka mengenalkan berbagai macam cabang olahraga (cabor) unggulan daerah guna memantik minat para pelajar.
Ketua Umum KONI Kabupaten Blitar, Beky Herdihansah, membeberkan bahwa program blusukan ke sekolah-sekolah ini sengaja didesain untuk menjaring potensi atlet potensial sejak usia dini. Dengan turun langsung ke lembaga pendidikan, mata rantai regenerasi atlet di setiap cabor diharapkan tidak terputus.
Baca Juga: 9 Laptop Gaming Resmi di Bawah Rp10 Juta, Ada RTX 3050 dan Ryzen 7
”Kehadiran kami di tengah-tengah masa pengenalan sekolah ini bukan sekadar untuk memperkenalkan jenis-jenis olahraga. Lebih dari itu, kami ingin merangsang dan mengajak para siswa untuk menemukan potensi bakat terbaik di bidang olahraga yang mungkin selama ini belum mereka sadari," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Kaji Beky ini mengaku, orientasi turun ke sekolah ini tidak hanya melulu soal mengejar medali atau prestasi di atas kertas. Dunia olahraga dinilai memiliki esensi yang jauh lebih besar dalam membentuk fondasi kepribadian dan mentalitas generasi muda.
Melalui pengenalan cabor ini, KONI ingin menanamkan nilai-nilai luhur kehidupan yang terkandung dalam dunia olahraga, seperti kedisiplinan yang tinggi, etos kerja keras, jiwa sportivitas, tanggung jawab, saling menghargai sesama, serta mental petarung yang pantang menyerah.
Baca Juga: Acer Nitro V15 AI Hadir dengan RTX 4050, Cocokkah untuk Gaming AAA dan AI Offline?
”Olahraga itu media terbaik untuk pembentukan karakter positif anak. Karena itu, kami sangat berharap para pelajar baru ini tidak hanya menjadi penonton di pinggir lapangan. Mereka harus berani mencoba, menekuni, dan menggeluti olahraga yang paling mereka minati," tuturnya.
Guna menyukseskan visi jangka panjang tersebut, KONI berkomitmen untuk terus mengawal dan memperkuat pola pembinaan atlet usia dini secara berkesinambungan. Kerja sama dengan pihak sekolah akan terus dipererat agar bakat-bakat terpendam di pelosok desa dapat terpantau radar pembinaan cabor.
Dengan pembibitan yang matang dan terarah sejak bangku SMP, KONI optimistis Kabupaten Blitar tidak akan kehabisan stok talenta berbakat. Targetnya, para atlet muda ini kelak mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang bergengsi.
"Kami ingin semakin banyak lahir atlet asli daerah yang mampu menembus podium prestasi, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi (Porprov), nasional (PON), hingga level internasional," pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah