BLITAR KAWENTAR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar memanfaatkan musim kemarau untuk meningkatkan pemeliharaan jaringan Penerangan Jalan Umum (PJU). Salah satu langkah yang dilakukan adalah memangkas dahan dan ranting pohon yang berpotensi mengganggu jaringan kabel PJU di sejumlah ruas jalan. Upaya ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar penerangan jalan tetap berfungsi optimal dan terhindar dari risiko korsleting.
Pemeliharaan PJU Kabupaten Blitar dilakukan di berbagai titik yang dinilai rawan karena pertumbuhan pohon telah melebihi tinggi tiang lampu. Kondisi tersebut berpotensi membuat ranting menyentuh kabel listrik, terutama saat terjadi angin kencang maupun hujan deras.
Kepala Bidang Perlengkapan Jalan Dishub Kabupaten Blitar, Kurniawan Wibowo, mengatakan bahwa musim kemarau menjadi waktu yang tepat untuk melakukan pemeliharaan preventif. Pasalnya, pada periode ini jumlah laporan lampu jalan padam relatif lebih sedikit dibanding musim penghujan.
"Kami memanfaatkan musim kemarau untuk menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi menimbulkan gangguan, terutama dahan pohon yang sudah mendekati atau menempel pada jaringan kabel PJU," ujarnya.
Pemangkasan Cegah Gangguan Jaringan
Menurut Kurniawan, keberadaan dahan yang mengenai kabel PJU tidak bisa dianggap sepele. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat memicu kerusakan instalasi listrik hingga menyebabkan korsleting. Dampaknya, lampu penerangan di sejumlah ruas jalan bisa padam dan mengganggu keselamatan pengguna jalan pada malam hari.
Baca Juga: Dishub Kabupaten Blitar Catat Ratusan PJU Rusak di Awal Tahun, Siapkan Strategi Penanganan
Selain itu, saat cuaca ekstrem seperti angin kencang atau hujan deras, ranting pohon berisiko patah dan menimpa jaringan kabel. Oleh karena itu, pemangkasan dilakukan secara berkala sebagai bentuk pencegahan sebelum gangguan benar-benar terjadi.
Untuk mendukung pekerjaan di lapangan, Dishub Kabupaten Blitar mengerahkan dua armada truk hidrolik. Satu unit merupakan truk skylift yang dilengkapi lengan mekanik untuk menjangkau titik-titik tinggi, sedangkan satu unit lainnya digunakan sebagai armada pendukung selama proses pemangkasan maupun pemeliharaan jaringan.
Pemeriksaan PJU Dilakukan Berkala
Tidak hanya memangkas vegetasi, Dishub Kabupaten Blitar juga terus melakukan pemeriksaan kondisi PJU secara berkala. Idealnya, inspeksi dilakukan dua kali dalam setahun agar seluruh jaringan penerangan jalan tetap dalam kondisi baik.
Namun demikian, pelaksanaan pemeriksaan juga harus menyesuaikan kondisi di lapangan. Sebab, petugas tidak hanya menjalankan pemeliharaan rutin, tetapi juga menangani berbagai laporan kerusakan lampu jalan yang disampaikan masyarakat.
Kurniawan mengakui bahwa keterbatasan jumlah personel masih menjadi tantangan dalam menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Blitar yang memiliki jaringan PJU cukup luas. Meski begitu, pihaknya tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan agar penerangan jalan dapat berfungsi secara maksimal.
Siapkan Jaringan Hadapi Musim Hujan
Baca Juga: Kerusakan PJU Tembus 214 Laporan, Dishub Kabupaten Blitar Salahkan Hujan Jadi Penyebabnya
Dishub berharap seluruh kegiatan pemeliharaan selama musim kemarau dapat membuat kondisi jaringan PJU lebih siap menghadapi musim hujan. Dengan demikian, potensi gangguan akibat ranting pohon maupun faktor lainnya dapat diminimalkan sehingga pelayanan penerangan jalan kepada masyarakat tetap optimal.
"Kami berupaya memanfaatkan musim kemarau untuk melakukan pemeliharaan preventif. Harapannya, ketika memasuki musim hujan nanti kondisi jaringan PJU sudah lebih siap sehingga risiko gangguan dapat diminimalkan," pungkas Kurniawan.
Editor : Regina Gavin Agata