Nasi Pecel Mbak Ning Khas Blitar di Surabaya Mulai Rp7.000, Sambal Didatangkan Langsung dari Blitar

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 18:20 WIB
Nasi Pecel Mbak Ning khas Blitar di Surabaya dijual mulai Rp7.000 dengan sambal yang didatangkan langsung dari Blitar agar cita rasanya tetap otentik.(pinterest)
Nasi Pecel Mbak Ning khas Blitar di Surabaya dijual mulai Rp7.000 dengan sambal yang didatangkan langsung dari Blitar agar cita rasanya tetap otentik.(pinterest)

SURABAYA - Nasi Pecel Mbak Ning khas Blitar menjadi salah satu pilihan sarapan murah di kawasan Jalan Klampis Semolo, Surabaya. Dibanderol mulai Rp7.000 per porsi, warung ini menawarkan cita rasa otentik karena sambal pecelnya didatangkan langsung dari Blitar untuk menjaga keaslian rasa.

Warung yang telah beroperasi hampir enam tahun itu dikelola oleh Mbak Ning bersama suaminya. Meski berasal dari Pasuruan, Mbak Ning mengaku meneruskan usaha dari mantan bosnya yang sebelumnya juga berjualan pecel khas Blitar di lokasi yang sama.

Keputusan tetap menggunakan sambal dari Blitar dilakukan agar rasa nasi pecel tidak berubah. Menurut Mbak Ning, jika sambal dibuat sendiri, cita rasanya akan berbeda dari pecel khas Blitar yang selama ini dikenal pelanggan.

Sambal Didatangkan Langsung dari Blitar

Mbak Ning menjelaskan dirinya tidak membuat sambal pecel sendiri.

Seluruh bumbu pecel didatangkan langsung dari Blitar demi mempertahankan cita rasa asli.

Baca Juga: Kisah Andri Setiawan, Pengrawit Muda Blitar yang Konsisten Lestarikan Karawitan hingga Jadi Duta Seni ke Luar Pulau

Ia mengaku belajar berjualan pecel saat masih bekerja dengan pemilik warung sebelumnya.

Setelah usaha lama berhenti beroperasi, Mbak Ning memutuskan membuka usaha sendiri dengan tetap mempertahankan resep yang sama.

Cara tersebut membuat pelanggan masih bisa menikmati rasa pecel khas Blitar meski berada di Surabaya.

Berjualan Hampir Enam Tahun

Warung Nasi Pecel Mbak Ning berada di Jalan Klampis Semolo, Surabaya, tepat di jalur penghubung menuju Semolowaru.

Baca Juga: Pelaku Usaha Diminta Tinggalkan Elpiji 3 Kilogram, Disperindag Kota Blitar Perketat Pengawasan

Warung buka setiap hari kecuali Minggu.

Pelayanan dimulai pukul 06.00 pagi hingga seluruh menu habis terjual.

Menurut Mbak Ning, pada hari ramai dagangan biasanya sudah habis sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 pagi.

Selama hampir enam tahun berjualan, ia menjalankan usaha tersebut bersama sang suami yang juga membantu operasional warung.

Harga Mulai Rp7.000

Menu standar nasi pecel dijual Rp7.000 per porsi.

Harga tersebut sudah termasuk nasi, aneka sayuran, sambal pecel, serta dua kerupuk putih sebagai pelengkap.

Bagi pelanggan yang ingin menambah lauk, tersedia berbagai pilihan dengan harga berbeda.

Jika ditambah telur dadar atau telur ceplok, harga menjadi Rp12.000.

Sementara tambahan ayam membuat harga satu porsi menjadi Rp14.000.

Warung juga menyediakan tahu goreng, tempe goreng, dadar jagung, ayam goreng, ayam tepung, telur balado, telur ceplok, hingga telur dadar.

Untuk gorengan seperti tahu, tempe, dan dadar jagung, masing-masing dibanderol Rp1.000 jika dipadukan dengan nasi pecel.

Kulupan Lengkap dengan Sayuran Segar

Sayuran atau kulupan menjadi salah satu bagian penting dari nasi pecel Mbak Ning.

Pilihan sayur yang digunakan antara lain kenikir, kecambah, kacang panjang, bayam, turi, dan kacang.

Seluruh sayuran disiram menggunakan sambal pecel khas Blitar yang memiliki karakter pedas dengan rasa gurih dari kacang.

Meski tidak menggunakan peyek sebagai pelengkap utama, warung menggantinya dengan dua kerupuk putih.

Cita Rasa Pedas dan Gurih

Setelah mencicipi beberapa suapan, sambal pecel terasa memiliki tingkat kepedasan yang cukup kuat.

Namun, rasa pedas tersebut tetap diimbangi cita rasa gurih dari kacang dan perpaduan bumbu lainnya.

Tekstur sayuran yang segar membuat sambal dapat dinikmati tanpa terasa berlebihan.

Kerupuk putih yang disajikan sebagai pelengkap juga memberikan sensasi renyah ketika disantap bersama nasi pecel.

Menyediakan Beragam Menu Pendamping

Selain nasi pecel, warung juga menyediakan sejumlah menu lain.

Pelanggan dapat memilih sayur lodeh, sayur asem, sayur sop, maupun urap sebagai pelengkap makanan.

Keberagaman menu tersebut membuat pelanggan memiliki lebih banyak pilihan saat sarapan.

Meneruskan Usaha Mantan Bos

Di balik usaha yang dijalankan saat ini, Mbak Ning memiliki cerita tersendiri.

Ia mengaku sebelumnya bekerja membantu pemilik warung pecel yang berada di lokasi yang sama.

Saat pemilik lama memutuskan berhenti berjualan, Mbak Ning bersama suaminya memilih meneruskan usaha tersebut.

Pengalaman bekerja sebelumnya membuat dirinya memahami cara penyajian hingga penggunaan bumbu pecel khas Blitar.

Karena itu, ia tetap mempertahankan penggunaan sambal yang dikirim langsung dari Blitar.

Cocok untuk Sarapan Sebelum Beraktivitas

Lokasi warung yang berada di jalur menuju Semolowaru membuat banyak pelanggan mampir sebelum bekerja maupun berangkat ke sekolah.

Menu yang sederhana dengan harga terjangkau menjadi salah satu alasan warung ini ramai dikunjungi pada pagi hari.

Pembeli juga dapat memesan untuk dibungkus sebagai bekal makan di kantor atau sekolah.

Kesimpulan

Nasi Pecel Mbak Ning menawarkan pilihan sarapan khas Blitar dengan harga yang ramah di kantong.

Dengan harga mulai Rp7.000, pelanggan memperoleh nasi pecel lengkap dengan aneka sayuran, sambal pecel khas Blitar, dan dua kerupuk putih.

Pilihan lauk yang beragam membuat pembeli dapat menyesuaikan menu sesuai selera dan anggaran.

Keputusan mempertahankan sambal yang didatangkan langsung dari Blitar menjadi daya tarik utama warung ini karena menjaga cita rasa tetap otentik meski berada di Surabaya.

Bagi pencinta nasi pecel khas Blitar, warung yang berada di Jalan Klampis Semolo tersebut menjadi salah satu alternatif sarapan yang layak dicoba.

Editor : Maylanni Diana Fitri
Sumber : yt: Budiono Sukses
Nasi Pecel Mbak Ning Pecel Khas Blitar Nasi Pecel Surabaya Jalan Klampis Semolo kuliner surabaya