Rehab TK Negeri Kota Blitar Belum Tuntas, Dispendik Siapkan Tambahan Anggaran PAK 2026 untuk Pagar dan Paving

Noormalady Usman • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 13:15 WIB
Rehabilitasi TK Negeri Banjarsari Kidul di Kota Blitar telah memasuki tahap pertama. Dispendik berencana mengusulkan tambahan anggaran PAK 2026 untuk penyempurnaan pagar dan paving demi meningkatkan keamanan serta kenyamanan peserta didik.
Rehabilitasi TK Negeri Banjarsari Kidul di Kota Blitar telah memasuki tahap pertama. Dispendik berencana mengusulkan tambahan anggaran PAK 2026 untuk penyempurnaan pagar dan paving demi meningkatkan keamanan serta kenyamanan peserta didik.

BLITAR KAWENTAR – Rehabilitasi dua gedung Taman Kanak-kanak (TK) Negeri di Kota Blitar masih belum sepenuhnya rampung. Meski proses rehabilitasi tahap pertama telah selesai dilaksanakan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar masih membutuhkan tambahan anggaran melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2026 untuk menyempurnakan sejumlah pekerjaan yang dinilai penting.

Tambahan anggaran tersebut akan difokuskan pada pembangunan pagar serta perapian area paving di lingkungan sekolah. Langkah ini dilakukan agar keamanan dan kenyamanan peserta didik saat menjalani kegiatan belajar mengajar dapat lebih terjamin.

Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Dispendik Kota Blitar, Jaiz Alwi Mashuri, menjelaskan rehabilitasi tahap pertama telah dilakukan di TK Negeri Banjarsari Kidul. Sementara itu, satu lokasi lainnya direncanakan memanfaatkan bangunan eks Polsek Kepanjenkidul yang berada di kawasan Pasar Templek.

Baca Juga: Regrouping Sekolah di Kota Blitar Belum Jadi Prioritas, Dispendik Fokus Evaluasi Mutu Pascapelaksanaan SPMB 2026

Rehab Tahap Pertama Belum Menjangkau Seluruh Kebutuhan

Jaiz mengatakan, pekerjaan rehabilitasi tahap pertama memang telah selesai sesuai rencana. Namun, masih terdapat sejumlah fasilitas yang belum dapat dikerjakan karena keterbatasan anggaran yang tersedia.

Menurutnya, pembangunan pagar menjadi kebutuhan mendesak agar aktivitas anak-anak di lingkungan sekolah lebih aman. Selain itu, area paving juga perlu dirapikan untuk mendukung kenyamanan sekaligus meminimalkan potensi risiko kecelakaan saat peserta didik bermain maupun belajar di luar ruangan.

Baca Juga: Dispendik Kabupaten Blitar Soroti Kepala Sekolah Kurang Proaktif, SDN Ringinrejo 3 Terancam Merger karena Minim Siswa Baru

"Untuk tahap pertama sebenarnya sudah selesai, tetapi belum tuntas. Masih perlu penambahan pagar dan perapian paving supaya anak-anak lebih nyaman dan aman saat beraktivitas," ujarnya.

Pada tahap pertama, Dispendik Kota Blitar mengalokasikan anggaran sekitar Rp165 juta. Dana tersebut diprioritaskan untuk merehabilitasi bangunan lama yang sebelumnya digunakan sebagai gedung sekolah.

Tambahan Anggaran Diusulkan Lewat PAK 2026

Jaiz menjelaskan, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaan rehabilitasi harus dilakukan secara bertahap. Pekerjaan yang dianggap paling mendesak menjadi prioritas utama agar gedung dapat segera difungsikan.

Setelah dilakukan evaluasi, masih terdapat beberapa bagian yang perlu disempurnakan agar fasilitas pendidikan anak usia dini tersebut benar-benar memenuhi standar keamanan dan kenyamanan.

Karena itu, Dispendik Kota Blitar berencana mengusulkan tambahan anggaran melalui Perubahan APBD atau PAK 2026. Usulan tersebut nantinya difokuskan pada pembangunan pagar serta penyempurnaan paving di lingkungan sekolah.

"Kami berharap di PAK nanti ada tambahan anggaran untuk penyempurnaan, terutama pagar dan paving. Itu yang menjadi prioritas agar keamanan anak-anak lebih terjamin," jelasnya.

Baca Juga: 3 SD Negeri Nihil Murid di Hari Pertama MPLS Kabupaten Blitar, Dispendik Ungkap Penyebab dan Siapkan Evaluasi

Masih Menunggu Pembahasan Bersama DPRD

Meski telah menyiapkan rencana tersebut, hingga saat ini pengajuan tambahan anggaran belum dilakukan. Dispendik masih menunggu tahapan pembahasan Perubahan APBD bersama DPRD Kota Blitar.

Jaiz berharap seluruh proses pembahasan berjalan sesuai jadwal sehingga usulan tambahan anggaran masih memiliki kesempatan untuk disetujui pada tahun anggaran berjalan.

Baca Juga: Puluhan SD Negeri di Kota Blitar Belum Penuhi Kuota, Dispendik Ungkap Penyebabnya

Menurutnya, keberhasilan penyempurnaan rehabilitasi sangat bergantung pada hasil pembahasan anggaran di DPRD. Apabila tambahan dana dapat terealisasi, lingkungan belajar di TK Negeri akan menjadi lebih aman, nyaman, dan layak bagi anak-anak.

"Pengajuan PAK memang belum. Mudah-mudahan waktunya masih memungkinkan karena nanti juga bergantung pada proses pembahasan di DPRD," pungkasnya.

Dengan adanya penyempurnaan tersebut, Pemerintah Kota Blitar berharap seluruh fasilitas pendidikan anak usia dini yang dikelola pemerintah dapat memberikan lingkungan belajar yang lebih representatif. Selain meningkatkan kenyamanan peserta didik, penyediaan pagar dan penataan area sekolah juga menjadi bagian dari upaya menciptakan sekolah yang aman dan ramah anak.

Editor : Regina Gavin Agata
rehab TK negeri kota blitar PAK 2026 TK negeri banjarsari kidul pendidikan kota blitar dispendik kota blitar