Telaga Rambut Monte Blitar, Mengungkap Mitos Pesugihan dan Legenda Ikan Dewa Sengkaring

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 19:00 WIB
Telaga Rambut Monte Blitar menyimpan sejarah, mitos pesugihan, serta legenda ikan dewa sengkaring yang menjadi daya tarik wisata alam dan budaya. (Pinterest)
Telaga Rambut Monte Blitar menyimpan sejarah, mitos pesugihan, serta legenda ikan dewa sengkaring yang menjadi daya tarik wisata alam dan budaya. (Pinterest)

BLITAR - Telaga Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Blitar yang tidak hanya menawarkan panorama hijau yang menenangkan, tetapi juga menyimpan sejarah, legenda, dan berbagai mitos yang masih dipercaya masyarakat hingga kini. Berlokasi di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, telaga ini dikenal sebagai tempat tinggal ikan sengkaring atau ikan dewa yang dikaitkan dengan kisah Mbah Monte.

Telaga Rambut Monte berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat Kota Blitar. Akses menuju lokasi cukup mudah karena didukung kondisi jalan yang baik sehingga dapat dijangkau menggunakan berbagai jenis kendaraan.

Keindahan alam yang masih alami berpadu dengan suasana yang tenang menjadikan tempat ini sebagai salah satu tujuan wisata favorit. Namun, daya tarik Telaga Rambut Monte tidak hanya berasal dari pemandangannya, melainkan juga cerita turun-temurun yang mengiringi keberadaannya.

Baca Juga: Gunung Pegat Blitar Ternyata Bukan Tempat Pembawa Perpisahan, Penelusuran Ini Ungkap Makna Sebenarnya

Jejak Sejarah dan Situs Suci

Menurut penuturan dalam video, Telaga Rambut Monte pada awalnya merupakan tempat pemujaan agama Hindu. Jejak sejarah tersebut masih terlihat dari keberadaan sebuah candi suci yang berada di kawasan telaga.

Pada hari-hari tertentu, area candi ditutup untuk umum karena digunakan sebagai lokasi pelaksanaan ritual keagamaan. Keberadaan situs ini menunjukkan bahwa kawasan Rambut Monte memiliki nilai sejarah yang masih dijaga hingga sekarang.

Legenda Mbah Monte dan Ikan Sengkaring

Sumber mata air Telaga Rambut Monte dihuni oleh ikan sengkaring yang oleh masyarakat sekitar dijuluki sebagai ikan dewa. Keberadaan ikan ini dipercaya berkaitan dengan kisah Mbah Monte atau Ratu Baka yang disebut sebagai tokoh pembabat alas wilayah Krisik.

Salah satu cerita menyebutkan Mbah Monte pernah berperang melawan Rahwana yang mendapat bantuan seekor naga. Dalam pertarungan tersebut, Mbah Monte berhasil mengalahkan Rahwana.

Kekalahan Rahwana kemudian disimbolkan dengan batu yang menyerupai monyet berambut gimbal. Sementara itu, seorang penggawa Mbah Monte yang menolak menjaga kawasan tersebut dikutuk menjadi ikan sengkaring dan dipercaya terus menghuni sumber mata air hingga sekarang.

Versi lain menceritakan Mbah Monte memiliki dua murid yang menyalahgunakan ilmu yang telah diberikan. Merasa kecewa, Mbah Monte membakar pepohonan di sekitar telaga.

Masyarakat kemudian mempercayai pepohonan yang terbakar berubah menjadi ikan dewa, sedangkan kedua muridnya berubah menjadi dua sumber mata air yang berada di dalam telaga.

Meski memiliki beberapa versi cerita, seluruh kisah tersebut sama-sama mengaitkan asal-usul Telaga Rambut Monte dengan sosok Mbah Monte yang hingga kini masih dikenal masyarakat.

Mitos Pesugihan yang Masih Dipercaya

Selain kisah asal-usulnya, Telaga Rambut Monte juga dikenal karena mitos pesugihan yang berkembang di tengah masyarakat.

Dalam video disebutkan masih ada orang yang datang dengan membawa sesajen serta perlengkapan ritual tertentu karena mempercayai tempat tersebut dapat mendatangkan kekayaan secara instan.

Juru kunci menyebut praktik seperti itu masih ditemukan meski tidak dilakukan secara terang-terangan. Mereka yang datang biasanya melakukan ritual di sekitar kawasan telaga.

Menurut kepercayaan yang berkembang, tindakan tersebut justru dapat membawa akibat buruk bagi pelakunya maupun keluarganya. Karena itu, masyarakat sekitar mengingatkan agar kawasan Telaga Rambut Monte tidak dimanfaatkan untuk tujuan yang menyimpang.

Baca Juga: Kali Bladak Blitar Jadi Destinasi Favorit Wisata Alam, Suguhkan Panorama Gunung Kelud yang Memikat

Keindahan Alam Menjadi Daya Tarik Wisata

Di balik berbagai cerita yang berkembang, Telaga Rambut Monte tetap menjadi destinasi wisata alam yang menawarkan suasana sejuk dan panorama hijau.

Kejernihan air telaga berpadu dengan pepohonan rindang menciptakan suasana tenang bagi para pengunjung. Kondisi lingkungan yang masih asri menjadi salah satu alasan banyak wisatawan datang menikmati keindahan kawasan tersebut.

Bagi masyarakat, keberadaan Telaga Rambut Monte bukan sekadar objek wisata, tetapi juga bagian dari sejarah dan budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Legenda dan Wisata Berjalan Berdampingan

Cerita mengenai Mbah Monte, ikan sengkaring, hingga mitos pesugihan menjadi bagian dari identitas Telaga Rambut Monte yang terus dikenal hingga sekarang.

Terlepas dari berbagai versi legenda yang berkembang, kawasan ini tetap menawarkan perpaduan antara wisata alam, nilai sejarah, serta cerita rakyat yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang datang ke Kabupaten Blitar.

Dengan panorama alam yang masih terjaga dan kisah budaya yang terus diwariskan, Telaga Rambut Monte menjadi salah satu destinasi yang menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan sekaligus mengenal cerita yang hidup di tengah masyarakat.

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Lakon Story
Ikan Sengkaring Rambut Monte Blitar mitos pesugihan telaga rambut monte wisata blitar