Kebakaran Rumah di Klampok Diduga Dipicu Tungku Perebus Lontong, Gas Melon Ikut Meledak

Noormalady Usman • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:12 WIB
Petugas pemadam kebakaran memadamkan  api di rumah warga Kelurahan Klampok kemarin (26/7).
Petugas pemadam kebakaran memadamkan api di rumah warga Kelurahan Klampok kemarin (26/7).

 

BLITAR KAWENTAR – Kebakaran rumah terjadi di Kelurahan Klampok, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (26/7). Peristiwa tersebut diduga bermula dari tungku perebus lontong yang masih menyala hingga akhirnya kobaran api menyambar tabung gas melon dan memicu ledakan.

Meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sebagian bangunan rumah milik Mustamat mengalami kerusakan akibat kobaran api dan ledakan.

Menurut keterangan warga sekitar, suara ledakan terdengar cukup keras sehingga mengundang perhatian warga untuk berdatangan ke lokasi. Saat itu, kepulan asap sudah membumbung tinggi dari rumah korban.

Baca Juga: Korsleting Listrik Dominasi Penyebab Kebakaran di Kabupaten Blitar, Damkar Catat 19 Kasus Selama Triwulan II 2026

Seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Mustamat sehari-hari berjualan tahu lontong sehingga hampir setiap hari merebus lontong menggunakan tungku tradisional. Setelah proses memasak selesai, keluarga mengira api di dalam tungku telah padam. Namun, bara api ternyata masih menyala.

Api Diduga Menyambar Tabung Gas Melon

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bara api dari tungku diduga merambat ke arah tabung gas LPG 3 kilogram yang berada tidak jauh dari area memasak.

Kondisi tersebut menyebabkan kobaran api semakin membesar hingga akhirnya terjadi ledakan yang merusak sebagian bangunan rumah.

Baca Juga: Kebakaran Gudang di Blitar Jadi Kasus Tertinggi Nilai Kerugiannya, Damkar Ungkap Faktornya

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memberikan pertolongan sekaligus menghubungi petugas pemadam kebakaran agar api tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Polisi Masih Selidiki Penyebab Pasti

Meski dugaan sementara mengarah pada api tungku yang menyambar tabung gas, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.

Baca Juga: Hingga Triwulan 2026, Nilai Kerugian Kasus Kebakaran di Blitar Capai Rp3,3 Miliar, Ini yang Terparah

Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan kronologi dan sumber ledakan.

Hasil penyelidikan nantinya akan menjadi dasar untuk memastikan penyebab pasti kebakaran sekaligus mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari.

Warga Diimbau Lebih Waspada

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat yang masih menggunakan tungku tradisional maupun kompor gas dalam aktivitas memasak sehari-hari.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Berikan Tips Kendaraan Roda Empat Aman dari Kebakaran

Api yang tampak padam belum tentu benar-benar mati karena bara masih dapat bertahan cukup lama. Apabila di sekitar lokasi terdapat bahan mudah terbakar atau tabung gas, potensi kebakaran dapat meningkat apabila tidak dilakukan pengecekan secara menyeluruh setelah selesai memasak.

Karena itu, masyarakat diimbau memastikan tungku maupun kompor benar-benar padam sebelum ditinggalkan. Penempatan tabung gas juga sebaiknya berada pada lokasi yang aman dan memiliki jarak cukup dari sumber panas untuk meminimalkan risiko kebakaran.

Kewaspadaan sederhana tersebut diharapkan mampu mencegah terulangnya insiden serupa sekaligus melindungi keselamatan penghuni rumah maupun lingkungan sekitar. (bud/c1/sub)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
Damkar Blitar kebakaran Kota Blitar ledakan gas melon tungku perebus lontong Klampok