Pembangunan Sirkuit Sentul Kota Blitar Mundur, Pemkot Fokus Rampungkan DED, Anggaran Fisik Dikembalikan ke Kasda

Noormalady Usman • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 10:36 WIB
SIRKUIT SENTUL: Pemkot Blitar menunda pembangunan fisik Sirkuit Sentul pada 2026 dan memprioritaskan penyelesaian DED sebagai persiapan konstruksi pada 2027.
SIRKUIT SENTUL: Pemkot Blitar menunda pembangunan fisik Sirkuit Sentul pada 2026 dan memprioritaskan penyelesaian DED sebagai persiapan konstruksi pada 2027.

 

BLITAR KAWENTAR – Pembangunan fisik Sirkuit Sentul Kota Blitar dipastikan belum dapat dimulai pada 2026.

 Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar memutuskan memprioritaskan penyelesaian Detail Engineering Design (DED) terlebih dahulu agar proses konstruksi dapat langsung dikerjakan pada 2027.

Keputusan menunda pembangunan fisik Sirkuit Sentul Kota Blitar tersebut berdampak pada anggaran yang telah disiapkan tahun ini.

Baca Juga: Temui ASN Live di Jam Kerja, Warga Boleh Lapor, Pemkab Blitar Siapkan Sanksi Tegas bagi Pelanggar

 Dana yang semula dialokasikan untuk pekerjaan konstruksi dipastikan tidak terserap dan akan dikembalikan ke kas daerah melalui mekanisme perubahan anggaran.

Meski pembangunan fisik Sirkuit Sentul Kota Blitar mundur, Pemkot Blitar memastikan proses perencanaan tetap berjalan sesuai tahapan.

 Penyusunan DED menjadi syarat utama agar proyek memiliki perencanaan teknis yang matang sebelum memasuki tahap konstruksi.

Baca Juga: Belanja Pegawai Kabupaten Blitar Bengkak 37 Persen, Pemkab Pilih Genjot PAD Ketimbang Pangkas Hak ASN

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Blitar, Heru Eko Pramono, mengatakan proses penyusunan DED saat ini masih berlangsung. Bahkan, seleksi pihak ketiga yang akan menyusun dokumen perencanaan telah memasuki tahapan pengadaan.

Menurutnya, pemerintah sengaja memfokuskan seluruh pekerjaan tahun ini pada penyelesaian dokumen teknis agar pembangunan fisik tidak menemui kendala saat pelaksanaan.

"Tahun ini kami fokus menyelesaikan perencanaannya sampai DED. Prosesnya sudah berjalan dan saat ini sedang berproses di bagian layanan pengadaan (BLP) untuk seleksi pihak ketiga," ujarnya.

Heru menjelaskan, DED menjadi dokumen penting yang memuat desain teknis, spesifikasi pekerjaan, hingga kebutuhan anggaran proyek.

Dengan dokumen tersebut, pelaksanaan konstruksi diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan meminimalkan potensi perubahan desain saat pekerjaan berlangsung.

Apabila penyusunan DED dapat diselesaikan sesuai target pada tahun ini, Pemkot Blitar menargetkan pembangunan fisik Sirkuit Sentul mulai dikerjakan pada 2027.

Baca Juga: KAINRATU Kembangkan Tenun Troso hingga Tembus Pasar Global Berkat Pemberdayaan Rumah BUMN BRI

Menurut Heru, penyelesaian tahap perencanaan merupakan prasyarat yang tidak bisa diabaikan. Karena itu, pemerintah memilih menunda konstruksi dibanding memaksakan pekerjaan tanpa dokumen perencanaan yang lengkap.

"Harapan kami, perencanaannya bisa selesai tahun ini sehingga tahun depan tinggal masuk tahap konstruksi," katanya.

Langkah tersebut juga diharapkan membuat proses pembangunan lebih terukur, baik dari sisi kualitas pekerjaan maupun penggunaan anggaran daerah.

Baca Juga: Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS di Masyarakat

Mundurnya jadwal pembangunan fisik membuat sebagian anggaran yang telah disiapkan tidak dapat digunakan pada tahun anggaran 2026.

Dana tersebut nantinya akan dikembalikan ke kas daerah melalui mekanisme pergeseran anggaran dalam perubahan APBD.

Heru mengatakan pengembalian anggaran bukan berarti dana tersebut hilang. Pemerintah daerah akan mengalokasikan kembali anggaran tersebut untuk mendukung berbagai program prioritas lain yang membutuhkan tambahan pembiayaan pada tahun berjalan.

Baca Juga: Klasemen Moto3 Terbaru Jelang GP Inggris 2026 Posisi Veda Ega Pratama Memanaskan Persaingan

"Karena konstruksi dilaksanakan tahun depan, tentu ada mekanisme pergeseran anggaran. Anggaran untuk fisik yang tidak terserap akan kami kembalikan ke pemerintah daerah," jelasnya.

Dana yang kembali ke kas daerah selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung program strategis lain sehingga seluruh agenda pembangunan tetap berjalan optimal tanpa mengganggu kondisi keuangan daerah.

"Dana yang dikembalikan itu nantinya bisa digunakan untuk mendukung program strategis pemerintah daerah lainnya sehingga seluruh program tetap bisa berjalan optimal," pungkasnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Hadirkan Layanan Unggulan Pensiunan dan Wadah Silaturahmi Purna Tugas

Dengan penyelesaian DED yang ditargetkan rampung tahun ini, Pemkot Blitar berharap pembangunan Sirkuit Sentul dapat dimulai pada 2027 sesuai rencana.

 Kehadiran sirkuit tersebut diharapkan mampu mendukung pembinaan olahraga otomotif sekaligus menjadi salah satu fasilitas yang dapat menunjang kegiatan olahraga dan event berskala regional di Kota Blitar. (bud/c1/ady)

Editor : Ratna Anggi Puspita Sari
Pembangunan Sirkuit Sentul Sirkuit Sentul Kota Blitar DED Sirkuit Sentul APBD Kota Blitar dispora kota blitar