BLITAR KAWENTAR – Kecelakaan Tossa di Ponggok Blitar terjadi di Jalan Umum Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Selasa (28/7) malam. Kendaraan roda tiga jenis Tossa yang mengangkut lima penumpang diduga kehilangan kendali setelah pengemudinya bergurau dengan teman-temannya selama perjalanan. Akibatnya, kendaraan oleng dan menabrak dua sepeda motor yang sedang terparkir di tepi jalan.
Insiden kecelakaan Tossa di Ponggok Blitar tersebut mengakibatkan satu penumpang mengalami patah kaki dan harus mendapatkan penanganan medis. Sementara pengemudi serta penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan kondisi yang masih didata oleh petugas kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara. Polisi mengimbau masyarakat, terutama pengendara usia muda, untuk tidak bercanda ketika mengemudikan kendaraan karena dapat mengurangi konsentrasi dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Kota Blitar Sabet Lima Penghargaan Harganas Jatim 2026, Bukti Komitmen Bangun Keluarga Berkualitas
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan Tossa bernomor polisi S 5145 HB dikemudikan oleh R (16), warga Dusun Kakarejo, Desa Sidorejo, Kecamatan Ponggok. Kendaraan tersebut membawa lima penumpang yang seluruhnya juga berasal dari Desa Sidorejo.
Kelima penumpang masing-masing berinisial A (13), F (17), B (14), R (14), dan RG (11). Saat kendaraan melaju dari arah barat menuju timur, pengemudi diduga kehilangan fokus karena sedang bercanda dengan para penumpangnya.
Akibat kurangnya konsentrasi, kendaraan tiba-tiba bergerak ke kanan hingga akhirnya menabrak dua sepeda motor yang diparkir di tepi jalan. Kedua kendaraan yang mengalami kerusakan masing-masing Honda Supra X dan Honda Vario.
Benturan yang cukup keras menyebabkan salah satu penumpang, yakni RG (11), mengalami patah kaki. Korban langsung mendapat penanganan medis, sedangkan kondisi penumpang lain masih dalam pendataan oleh petugas.
Baca Juga: Dua Dekade Perjuangan Keras Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah di Kabupaten Sumenep, Ini Resepnya
Kapolsek Ponggok AKP Punjung Setyo Himawan mengatakan pihaknya segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya kecelakaan lalu lintas.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses evakuasi korban, mengamankan kendaraan yang terlibat, mengumpulkan keterangan awal dari para saksi, serta mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kendaraan Tossa kehilangan kendali akibat pengemudi tidak berkonsentrasi penuh ketika mengemudi. Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan masih didalami oleh petugas.
Selanjutnya, penanganan perkara dikoordinasikan dengan Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar Kota untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Dinsos Kota Blitar Percepat Penyaluran Rastrada Nontunai, 7.401 KPM Ditarget Terima Tepat Waktu
Polisi mengingatkan bahwa keselamatan berkendara harus menjadi prioritas utama. Sekecil apa pun gangguan konsentrasi dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terlebih ketika kendaraan membawa banyak penumpang.
Selain tetap fokus saat mengemudi, pengendara juga diminta mematuhi seluruh aturan lalu lintas, termasuk tidak membawa penumpang melebihi kapasitas kendaraan. Kendaraan roda tiga seperti Tossa memiliki karakteristik berbeda dengan kendaraan roda empat maupun sepeda motor sehingga membutuhkan kehati-hatian lebih saat dikendarai.
AKP Punjung Setyo Himawan mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak menjadikan jalan raya sebagai tempat bercanda. Menurutnya, tindakan yang terlihat sepele dapat berujung pada kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Peristiwa kecelakaan Tossa di Ponggok Blitar ini diharapkan menjadi pelajaran bagi seluruh pengendara agar selalu menjaga konsentrasi, mematuhi kapasitas kendaraan, serta mengutamakan keselamatan selama berada di jalan. Dengan disiplin berlalu lintas, risiko kecelakaan dapat diminimalkan sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. (kho/sub)
Editor : Azahra Meilisani Salma