Transformasi BRIvolution Reignite Perkuat Kontribusi Danantara bagi Perekonomian Nasional hingga Ekonomi Kerakyatan

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:04 WIB
Transformasi BRIvolution Reignite menjadi langkah BRI memperkuat ekonomi nasional.
Transformasi BRIvolution Reignite menjadi langkah BRI memperkuat ekonomi nasional.

BLITAR KAWENTAR – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus mengakselerasi transformasi BRIvolution Reignite sebagai fondasi untuk memperkuat daya saing perusahaan sekaligus menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara Indonesia, transformasi ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, tetapi juga memperluas kontribusi terhadap ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan sektor produktif serta dukungan terhadap berbagai program prioritas pemerintah.

Direktur Utama BRI Hery Gunardi menjelaskan bahwa BRIvolution Reignite menjadi kerangka transformasi terintegrasi yang memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, serta menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi negara, masyarakat, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga: Dua Dekade Perjuangan Keras Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah di Kabupaten Sumenep, Ini Resepnya

Hery Gunardi menegaskan bahwa BRIvolution Reignite dirancang agar BRI mampu tumbuh semakin sehat, efisien, dan kompetitif tanpa meninggalkan perannya sebagai bank yang berpihak pada ekonomi kerakyatan.

Transformasi tersebut dibangun di atas dua pilar utama yang didukung enam enabler sebagai penggerak perubahan di seluruh organisasi. Pilar pertama, Transform the Funding Franchise, difokuskan pada penguatan struktur pendanaan melalui peningkatan dana murah (CASA) dan kapabilitas transaction banking.

Sementara itu, pilar Revamp Existing Core and Build New Core diarahkan untuk memperkuat bisnis kredit mikro sebagai inti usaha sekaligus membangun consumer banking sebagai sumber pertumbuhan baru yang mampu menjawab kebutuhan nasabah dan dinamika industri.

Baca Juga: Kawasaki KLX 150 XPL 2026 Meluncur, Motor Trail Karburator Bergaya Rally Dibanderol Rp44,8 Juta

Implementasi transformasi tersebut tercermin pada kinerja keuangan BRI Group yang terus menunjukkan pertumbuhan positif hingga Triwulan I 2026.

Pada periode tersebut, total aset BRI Group meningkat 7,2 persen secara tahunan menjadi Rp2.250 triliun. Kredit dan pembiayaan tumbuh 13,7 persen menjadi Rp1.562 triliun, sementara laba bersih konsolidasian mencapai Rp15,5 triliun.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp1.555,1 triliun atau tumbuh 9,4 persen secara tahunan. Penguatan pendanaan tersebut turut menurunkan cost of fund dari 2,98 persen pada Triwulan I 2025 menjadi 2,33 persen pada periode yang sama tahun 2026.

Baca Juga: Rekomendasi Laptop untuk Pelajar Murah Terbaik Tanpa Jebakan Spesifikasi Kakek-Kakek

Fundamental yang semakin kuat menjadi modal bagi BRI untuk memperluas fungsi intermediasi sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap agenda pembangunan nasional.

Salah satu wujud nyata kontribusi tersebut dilakukan melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hingga akhir Juni 2026, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp103,81 triliun kepada sekitar 2 juta pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

Penyaluran KUR didominasi sektor produktif, terutama sektor pertanian yang menjangkau 869.285 debitur atau 42,68 persen dari total penerima KUR. Sementara sektor perdagangan mencatat 647.440 debitur atau sekitar 32,34 persen.

Baca Juga: Kawasaki KLX 150 XPL 2026 Resmi Mengaspal, Motor Karburator Bergaya Adventure Ini Dijual Rp44,8 Juta

Selain menjadi penyalur utama KUR nasional, BRI juga berperan mendukung Program 3 Juta Rumah melalui pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi.

Hingga Juni 2026, penyaluran KPR Subsidi mencapai Rp18,39 triliun kepada lebih dari 134 ribu debitur. Sekitar 97 persen pembiayaan tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang telah menjangkau sekitar 131 ribu debitur.

Sepanjang tahun 2026 hingga Juni, realisasi penyaluran FLPP mencapai 19.075 unit atau sekitar 32,8 persen dari target 60 ribu unit yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Dua Dekade Perjuangan Keras Rosidah Membesarkan Usaha Gula Merah di Kabupaten Sumenep, Ini Resepnya

BRI juga terus memperkuat pembiayaan di sektor penyediaan hunian melalui Kredit Program Perumahan (KPP).

Hingga 19 Juli 2026, realisasi penyaluran KPP telah mencapai Rp10,7 triliun atau sekitar 89 persen dari target penyaluran tahun 2026 sebesar Rp12 triliun.

Pembiayaan tersebut tidak hanya mendukung pelaku usaha sektor perumahan, tetapi juga masyarakat sebagai pembeli rumah sehingga diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap aktivitas ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja.

Baca Juga: Macam Macam Buah Beserta Manfaatnya yang Sangat Menakjubkan Bagi Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Kulit

Hery Gunardi menegaskan bahwa transformasi BRIvolution Reignite tidak semata-mata bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga memastikan setiap pertumbuhan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, dukungan seluruh Insan BRILiaN, kepercayaan masyarakat, serta sinergi bersama Danantara Indonesia menjadi modal penting untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

BRI pun optimistis mampu terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan nasional.

Baca Juga: Personal Branding Jadi Senjata Karier di Era Digital, Begini Cara Membangunnya agar Dilirik Banyak Orang

Pada kesempatan terpisah, Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria menegaskan bahwa transformasi BUMN tidak hanya bertujuan meningkatkan kinerja perusahaan saat ini, tetapi juga membangun fondasi keberlanjutan jangka panjang sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski transformasi telah menghasilkan peningkatan kinerja di sejumlah BUMN, Dony menilai keberhasilan tersebut harus didukung pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.

Menurutnya, kepemimpinan yang kuat menjadi faktor pembeda antara seorang CEO dan manajer karena keberhasilan perusahaan sangat ditentukan oleh komitmen terhadap keberlanjutan organisasi di masa depan.

Editor : Carissa Emrys Fawnia
Kinerja Keuangan BRIvolution Reignite transformasi bbri bri