BLITAR KAWENTAR – Rencana pembangunan Proyek Sirkuit Sentul Kota Blitar mendapat sorotan dari DPRD Kota Blitar. Kalangan legislatif meminta pemerintah kota tidak terburu-buru merealisasikan proyek tersebut karena dinilai masih membutuhkan kajian yang lebih mendalam.
Selain sirkuit, DPRD juga menyoroti rencana penataan sistem pengelolaan sampah yang sama-sama masuk dalam daftar proyek strategis daerah.
Menurut DPRD, kedua proyek tersebut memang telah direncanakan mulai berjalan pada 2026. Namun hingga kini, berbagai aspek pendukung dinilai belum sepenuhnya siap. Karena itu, pembangunan fisik dianggap belum layak dilakukan sebelum seluruh kajian selesai disusun.
Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim mengatakan, proyek yang menggunakan anggaran besar harus memiliki dasar perencanaan yang kuat.
Menurutnya, pemerintah sebaiknya mengedepankan kualitas kajian agar pelaksanaan pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
DPRD Minta Pemerintah Tunda Pembangunan
Syahrul menjelaskan, DPRD tidak bermaksud menghentikan proyek strategis tersebut. Rekomendasi yang diberikan lebih mengarah pada penundaan sementara hingga seluruh kajian teknis maupun administratif benar-benar rampung.
Ia menilai pembangunan yang dipaksakan sebelum kajian selesai justru berpotensi menimbulkan berbagai persoalan di kemudian hari. Mulai dari perubahan perencanaan, pembengkakan biaya, hingga manfaat proyek yang tidak maksimal.
Karena itu, DPRD meminta pemerintah kota memanfaatkan waktu yang ada untuk menyempurnakan seluruh dokumen pendukung sehingga proyek dapat dilaksanakan dengan kesiapan yang lebih baik.
Pastikan Anggaran Digunakan Efektif
Menurut Syahrul, setiap rupiah anggaran daerah harus digunakan secara efektif dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat. Hal tersebut hanya dapat dicapai apabila proses perencanaan dilakukan secara matang sejak awal.
Ia menegaskan, kajian ulang bukan berarti pemerintah membatalkan proyek pembangunan Sirkuit Sentul maupun sistem pengelolaan sampah.
Sebaliknya, langkah tersebut dilakukan agar seluruh aspek, mulai dari sisi teknis, manfaat, hingga keberlanjutan program dapat dipastikan sebelum pembangunan dimulai.
Baca Juga: Dilema Pengelolaan Sampah di Kota Blitar usai DPRD Tolak Pengadaan Mesin Insinerator di TPA Ngegong
Dengan perencanaan yang baik, risiko munculnya persoalan selama proses pembangunan dapat diminimalkan. Selain itu, pemerintah juga memiliki dasar yang lebih kuat dalam mengambil keputusan terkait pelaksanaan proyek-proyek strategis daerah.
Harap Kajian Segera Diselesaikan
DPRD berharap pemerintah kota segera menuntaskan seluruh kajian yang masih diperlukan sehingga pembangunan dapat direalisasikan pada waktu yang tepat.
Menurut Syahrul, proyek strategis tetap penting untuk mendukung pembangunan daerah, namun pelaksanaannya harus didasarkan pada perencanaan yang matang.
Ia juga mengingatkan bahwa proyek bernilai besar membutuhkan kehati-hatian agar tidak menimbulkan persoalan baru setelah berjalan. Dengan demikian, anggaran yang telah disiapkan benar-benar mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Baca Juga: Masuk Kota Disambut Bau Menyengat, Warga Keluhkan Aroma dari TPA Ngegong Blitar
Selain meningkatkan kualitas pembangunan, penyempurnaan kajian juga diharapkan mampu menciptakan efektivitas penggunaan APBD. Pemerintah pun dapat menjalankan proyek dengan lebih terarah karena seluruh kebutuhan teknis telah dipersiapkan sejak awal.
Melalui rekomendasi tersebut, DPRD berharap pembangunan Sirkuit Sentul dan sistem pengelolaan sampah nantinya tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga mampu menjadi proyek yang memberikan manfaat jangka panjang bagi Kota Blitar. (bud/c1/ady)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan