Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Blitar Baru 70,3 Persen, BPS Kejar Data Usaha Online hingga Bisnis Rumahan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Ilustrasi Petugas BPS Kabupaten Blitar terus mengejar pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang hingga akhir Juli mencapai 70,3 persen, termasuk menyasar usaha online dan bisnis rumahan.
Ilustrasi Petugas BPS Kabupaten Blitar terus mengejar pendataan Sensus Ekonomi 2026 yang hingga akhir Juli mencapai 70,3 persen, termasuk menyasar usaha online dan bisnis rumahan.

 

BLITAR KAWENTAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar terus memacu penuntasan pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026. Hingga penghujung Juli, progres pendataan di wilayah Bumi Penataran baru mencapai 70,3 persen.

Memasuki Agustus, BPS Kabupaten Blitar mulai mempertajam pendataan terhadap sektor usaha informal dan usaha yang tidak memiliki bentuk fisik atau disebut sebagai usaha “tak kasatmata”

. Petugas kembali melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada aktivitas ekonomi masyarakat yang terlewat dari pendataan.

Baca Juga: BPS Tegaskan Pendataan Sensus Ekonomi Bukan untuk Pajak, Pelaku Usaha Kota Blitar Diminta Tak Lagi Khawatir

BPS Sisir Usaha dari Pintu ke Pintu

Kepala BPS Kabupaten Blitar Anni Makrifah menjelaskan, pendataan dilakukan secara mendalam menggunakan metode door-to-door. Petugas menyasar seluruh unit keluarga dan tempat usaha di tingkat satuan lingkungan setempat (SLS) atau rukun tetangga (RT).

Penyisiran ulang diperlukan karena terdapat sejumlah pelaku usaha yang berpotensi tidak terdata. Terutama mereka yang menjalankan aktivitas ekonomi tanpa memiliki toko, kantor, ataupun papan nama usaha.

Kategori usaha tersebut berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital. Karena tidak memiliki tempat usaha yang mudah terlihat, keberadaannya menjadi tantangan tersendiri dalam pendataan ekonomi.

Baca Juga: Banyak Masyarakat Jawab Semaunya Saat Sensus Ekonomi, BPS Kabupaten Blitar Ungkap Tantangan Pendataan di Lapangan

BPS Kabupaten Blitar kemudian memberikan perhatian lebih terhadap usaha yang berjalan secara digital maupun dari rumah.

Online Shop hingga Bisnis Rumahan Jadi Sasaran

Beberapa jenis usaha yang menjadi sasaran pendataan antara lain online shop, pembuat konten, pemasar afiliasi, pedagang marketplace, penyedia jasa digital, hingga bisnis rumahan yang aktivitasnya sepenuhnya dilakukan melalui telepon seluler atau komputer.

BPS menegaskan, selama aktivitas tersebut menghasilkan pendapatan, usaha tersebut termasuk dalam cakupan Sensus Ekonomi 2026.

Pendataan dengan metode door-to-door dinilai penting untuk menjaring pelaku usaha yang belum tercatat dalam direktori resmi. Dengan cara tersebut, BPS berharap seluruh aktivitas ekonomi masyarakat Kabupaten Blitar dapat terekam secara lebih utuh.

Pendataan tidak hanya menyasar usaha yang memiliki bangunan atau lokasi usaha tetap. Aktivitas ekonomi yang berlangsung dari rumah maupun secara online juga menjadi bagian dari cakupan sensus.

Baca Juga: Sensus Ekonomi 2026 Kota Blitar Baru 26 Persen, Hoaks Pajak di Media Sosial Hambat Pendataan

Ditarget Rampung Sebelum 17 Agustus

Secara nasional, pendataan Sensus Ekonomi 2026 dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus. Namun, BPS Kabupaten Blitar memasang target percepatan agar seluruh proses pendataan lapangan dapat dirampungkan sebelum peringatan HUT Ke-81 RI pada 17 Agustus.

Untuk mengejar target tersebut, petugas terus melakukan penyisiran ke sejumlah wilayah. Pendataan dilakukan untuk memastikan pelaku usaha yang sebelumnya belum terjangkau dapat masuk dalam catatan sensus.

BPS Kabupaten Blitar juga mengimbau masyarakat agar menyambut kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi secara jujur serta akurat.

Baca Juga: Capaian Sensus Ekonomi Kabupaten Blitar Baru 16–18 Persen, Akses Pegunungan hingga Musim Tebu Jadi Kendala

Masyarakat tidak perlu khawatir mengenai penggunaan data yang diberikan kepada petugas. BPS menegaskan bahwa informasi yang dikumpulkan digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan dan statistik nasional.

Data Sensus Tidak Berkaitan dengan Pajak

BPS Kabupaten Blitar memastikan data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan undang-undang.

Data tersebut juga tidak berkaitan dengan urusan perpajakan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat memberikan informasi sesuai kondisi usaha yang sebenarnya agar hasil sensus mampu menggambarkan aktivitas ekonomi di Kabupaten Blitar secara akurat.

Baca Juga: BPS Pastikan Data Pelaku Usaha Aman, Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Pemetaan Arah Ekonomi Indonesia

Dengan progres yang telah mencapai 70,3 persen, BPS Kabupaten Blitar kini terus mengejar penyelesaian pendataan. Fokus terhadap usaha digital, informal, dan bisnis yang tidak memiliki lokasi fisik menjadi salah satu strategi agar tidak ada aktivitas ekonomi masyarakat yang luput dari pendataan. (jar/c1/sub)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
Sensus Ekonomi 2026 Usaha Online Usaha Informal online shop BPS Kabupaten Blitar