BLITAR KAWENTAR – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar resmi dimulai dengan prosesi Bedhol Pusaka yang berlangsung di Pendapa Ronggo Hadinegoro (RHN), Selasa (4/8). Tradisi tahunan tersebut menjadi penanda dimulainya berbagai agenda budaya dan pemerintahan dalam perayaan hari jadi Kabupaten Blitar.
Prosesi Bedhol Pusaka dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Blitar Beky Herdihansah. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.00 itu diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) beserta jajaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar. Suasana berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarah dan tradisi daerah.
Dalam prosesi tersebut dilakukan penyerahan benda pusaka berupa kitab sejarah dan panji-panji lambang daerah Kabupaten Blitar dari Wakil Bupati Beky Herdihansah kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar Khusna Lindarti. Selanjutnya, pusaka tersebut dikirab menuju Pendapa Sasana Abdi Praja (SAP) di Kantor Bupati Blitar.
Koordinator Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar Suhendro Winarso menjelaskan, prosesi Bedhol Pusaka merupakan agenda rutin yang selalu mengawali rangkaian Hari Jadi Kabupaten Blitar.
"Setelah itu, benda pusaka tersebut dikirab menuju Pendapa Sasana Abdi Praja di Kantor Bupati Blitar," ujarnya, Selasa (4/8).
Menurutnya, prosesi kirab tidak berhenti pada hari pertama. Rabu (5/8), benda pusaka kembali dikirab menuju Pendapa Ronggo Hadinegoro sebagai bagian dari rangkaian upacara Pisowanan Agung.
Baca Juga: Gerhana Matahari: Pengertian, Jenis, Cara Terjadi, hingga Tips Aman Mengamatinya
Pisowanan Agung menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar. Upacara tersebut dihadiri seluruh lurah, kepala desa, serta perangkat desa se-Kabupaten Blitar.
Setelah prosesi selesai, benda pusaka akan dikembalikan ke Gedong Pusaka yang berada di kompleks Pendapa Ronggo Hadinegoro sebagai tempat penyimpanan pusaka daerah.
"Mereka akan mengikuti Pisowanan Agung. Nantinya pusaka yang dikirab dikembalikan lagi ke Gedong Pusaka yang berada di Pendapa RHN," jelas Suhendro.
Usai pelaksanaan Bedhol Pusaka, Pemerintah Kabupaten Blitar menggelar malam tirakatan yang diisi doa bersama. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati, Wakil Bupati, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kepala OPD.
Malam tirakatan juga dimeriahkan pembacaan Serat Ambya bersama sejumlah seniman Ambya dari berbagai kecamatan di Kabupaten Blitar. Tradisi tersebut menjadi bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Selain prosesi adat, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai hiburan dan kegiatan masyarakat untuk memeriahkan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar sepanjang Agustus.
Agenda yang telah dijadwalkan di antaranya hiburan Cak Percil dan Dramasoka pada 7 Agustus, pengajian bersama Gus Iqdam pada 8 Agustus, hingga pergelaran wayang, Joklithik Jokluthuk, serta Festival Kresnaya yang akan digelar pada 29 Agustus.
Berbagai rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat, tetapi juga memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam memaknai Hari Jadi Kabupaten Blitar yang telah memasuki usia ke-702. (sub/c1/ady)
Editor : Azahra Meilisani Salma