BLITAR – Situs Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menyimpan peso na alam sekaligus nilai budaya di Kabupaten Blitar. Berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, tempat ini menawarkan perpaduan antara candi peninggalan masa Hindu dan kolam mata air alami berwarna biru toska yang menjadi daya tarik utama wisatawan.
Berbeda dengan destinasi wisata pada umumnya, Situs Rambut Monte menghadirkan suasana tenang di tengah rimbunnya pepohonan. Lokasinya yang berada di kawasan hutan membuat udara terasa sejuk meski dikunjungi pada siang hari. Tak heran jika tempat ini menjadi pilihan wisatawan yang ingin menikmati ketenangan sekaligus belajar sejarah.
Untuk memasuki kawasan wisata cagar budaya ini, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang. Dari area parkir, wisatawan cukup berjalan menuruni tangga menuju lokasi utama yang langsung memperlihatkan keindahan kolam alami dengan air yang sangat jernih.
Baca Juga: Candi Penataran Blitar, Jejak Tiga Kerajaan Besar yang Diyakini Menangkal Letusan Gunung Kelud
Kolam Alami dengan Ikan Dewa yang Dikeramatkan
Daya tarik utama Situs Rambut Monte adalah kolam mata air alami yang memiliki air sebening kaca. Dasar kolam terlihat jelas sehingga wisatawan dapat menyaksikan ikan-ikan besar berenang bebas di dalamnya.
Masyarakat sekitar mengenal ikan tersebut sebagai ikan dewa atau ikan sengkaring. Keberadaan ikan ini telah menjadi bagian dari cerita turun-temurun yang berkembang di kawasan Rambut Monte.
Menurut kepercayaan warga, ikan-ikan tersebut tidak boleh ditangkap ataupun diganggu. Banyak yang meyakini akan ada akibat buruk apabila ada orang yang sengaja merusak atau mengganggu habitat ikan di kolam tersebut.
Selain menjadi habitat ikan, mata air alami ini dipercaya sebagai sumber kehidupan yang telah ada sejak zaman dahulu. Airnya terus mengalir sepanjang tahun sehingga tetap jernih meski musim kemarau.
Peninggalan Candi Bernilai Sejarah
Tak jauh dari kolam, terdapat struktur candi sederhana yang menjadi identitas utama Situs Rambut Monte sebagai kawasan cagar budaya.
Meski ukurannya tidak sebesar candi-candi terkenal di Pulau Jawa, bangunan ini memiliki nilai sejarah yang tinggi. Struktur candi tersusun dari batu andesit yang masih terlihat rapi meski telah berusia ratusan tahun.
Sejumlah penelitian memperkirakan situs ini berasal dari masa Hindu dan memiliki hubungan dengan perkembangan peradaban pada era Kerajaan Majapahit.
Bentuk candinya yang sederhana menunjukkan bahwa bangunan tersebut kemungkinan bukan digunakan sebagai candi kerajaan, melainkan tempat pertapaan atau pelaksanaan ritual keagamaan.
Air Menjadi Bagian Penting Ritual
Keberadaan kolam alami di dekat candi diyakini bukan tanpa alasan. Dalam ajaran Hindu, air memiliki makna penting sebagai media penyucian sebelum seseorang melaksanakan ritual keagamaan.
Karena itu, posisi mata air yang berada berdampingan dengan candi diperkirakan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan spiritual pada masa lampau.
Lokasinya yang berada di tengah kawasan hutan juga memperkuat dugaan bahwa Situs Rambut Monte dahulu digunakan sebagai tempat bertapa para tokoh spiritual yang mencari ketenangan jauh dari keramaian.
Suasana Asri Jadi Daya Tarik Wisata
Selain nilai sejarahnya, Rambut Monte menawarkan panorama alam yang masih sangat alami. Pepohonan besar mengelilingi kawasan wisata sehingga menciptakan suasana teduh dan nyaman.
Suara gemericik air yang mengalir dari mata air berpadu dengan kicauan burung membuat kawasan ini cocok dijadikan lokasi bersantai maupun melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Di beberapa titik juga terdapat aliran sungai kecil serta area terbuka yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk menikmati suasana alam.
Wisata Edukasi di Kabupaten Blitar
Situs Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dibandingkan tempat wisata modern. Pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga memperoleh pengetahuan mengenai sejarah, budaya, dan kepercayaan masyarakat pada masa lampau.
Sebagai kawasan cagar budaya, pengunjung diimbau menjaga kebersihan dan tidak merusak bangunan maupun ekosistem yang ada di dalam kawasan.
Dengan perpaduan antara candi kuno, mata air alami, dan ikan dewa yang masih terjaga hingga kini, Situs Rambut Monte menjadi destinasi wisata sejarah yang layak masuk dalam daftar kunjungan saat berada di Kabupaten Blitar.
Editor : M. Helmi Nurhisam