Situs Rambut Monte Blitar, Destinasi Wisata Bersejarah dengan Kolam Mata Air Jernih dan Ikan Dewa

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 18:10 WIB
Situs Rambut Monte di Blitar menyuguhkan kolam mata air alami, ikan dewa yang dikeramatkan, serta candi peninggalan Hindu. Cocok untuk wisata sejarah sekaligus menikmati alam. (Pinterest)
Situs Rambut Monte di Blitar menyuguhkan kolam mata air alami, ikan dewa yang dikeramatkan, serta candi peninggalan Hindu. Cocok untuk wisata sejarah sekaligus menikmati alam. (Pinterest)

BLITARSitus Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata yang memadukan keindahan alam dan jejak sejarah di Kabupaten Blitar. Berada di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, kawasan cagar budaya ini menawarkan pengalaman berbeda melalui kolam mata air yang sangat jernih, ikan dewa yang dikeramatkan, serta candi kuno peninggalan masa Hindu.

Meski belum sepopuler destinasi wisata lain di Blitar, Situs Rambut Monte justru memiliki daya tarik tersendiri. Suasananya yang tenang, dikelilingi pepohonan besar, membuat kawasan ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati alam sekaligus mengenal sejarah masa lampau.

Dengan harga tiket masuk yang terjangkau, yakni sekitar Rp5.000 per orang, pengunjung dapat menikmati berbagai sudut kawasan yang masih terawat dan alami.

Baca Juga: Candi Penataran Blitar, Jejak Tiga Kerajaan Besar yang Diyakini Menangkal Letusan Gunung Kelud

Kolam Mata Air Jernih Jadi Magnet Wisatawan

Setelah memasuki kawasan wisata, pengunjung akan disambut jalur pejalan kaki yang menurun menuju kolam utama. Pemandangan air berwarna biru kehijauan langsung menjadi pusat perhatian karena kejernihannya memungkinkan dasar kolam terlihat dengan jelas.

Kolam tersebut berasal dari mata air alami yang terus mengalir sepanjang tahun. Airnya tetap bening dan segar sehingga menjadi salah satu ikon utama Situs Rambut Monte.

Di dalam kolam hidup puluhan ikan berukuran besar yang dikenal masyarakat sebagai ikan dewa atau ikan sengkaring. Keberadaan ikan-ikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Masyarakat setempat memiliki kepercayaan bahwa ikan-ikan tersebut tidak boleh ditangkap ataupun diganggu. Hingga kini tradisi itu masih dijaga sebagai bentuk penghormatan terhadap kawasan yang dianggap memiliki nilai sejarah dan spiritual.

Diduga Berasal dari Masa Hindu

Tak jauh dari kolam mata air, berdiri sebuah struktur candi yang menjadi bukti bahwa kawasan Rambut Monte merupakan situs peninggalan sejarah.

Bangunan tersebut tersusun dari batu andesit dengan bentuk yang sederhana. Meski ukurannya tidak besar, susunan batu masih tampak kokoh dan memperlihatkan teknik konstruksi khas bangunan Hindu di Nusantara.

Sejumlah sumber menyebut situs ini diperkirakan berasal dari masa Hindu dan berkaitan dengan perkembangan peradaban pada era Kerajaan Majapahit.

Berbeda dengan candi-candi besar yang berfungsi sebagai pusat ibadah kerajaan, struktur di Rambut Monte diduga lebih banyak dimanfaatkan sebagai tempat pertapaan atau pelaksanaan ritual keagamaan.

Mata Air dan Candi Saling Berkaitan

Keberadaan candi yang berdampingan dengan sumber mata air diyakini memiliki makna khusus.

Dalam tradisi Hindu, air merupakan unsur penting yang digunakan sebagai sarana penyucian diri sebelum seseorang memasuki area suci atau mengikuti ritual keagamaan.

Karena itu, para ahli memperkirakan mata air di Rambut Monte dahulu menjadi lokasi penyucian sebelum aktivitas spiritual dilakukan di kawasan candi.

Lokasinya yang jauh dari permukiman dan berada di tengah kawasan hutan juga memperkuat dugaan bahwa tempat ini memang dipilih sebagai lokasi bertapa para tokoh spiritual pada masa lalu.

Baca Juga: Candi Penataran Blitar, Warisan Kediri hingga Majapahit yang Menyimpan Misteri Ritual Gunung Kelud

Suasana Hutan yang Masih Terjaga

Salah satu keunggulan Situs Rambut Monte adalah kondisi alamnya yang masih sangat asri. Pepohonan besar menaungi hampir seluruh kawasan sehingga udara terasa sejuk meski matahari sedang terik.

Suara gemericik air yang mengalir dari mata air berpadu dengan kicauan burung menciptakan suasana yang damai. Tidak sedikit pengunjung datang hanya untuk menikmati ketenangan sambil beristirahat di sekitar kolam.

Di bagian belakang kawasan juga terdapat aliran sungai kecil yang semakin menambah kesan alami lokasi wisata tersebut.

Menjadi Destinasi Edukasi dan Pelestarian Budaya

Selain menjadi tempat rekreasi, Situs Rambut Monte juga berfungsi sebagai kawasan edukasi sejarah bagi masyarakat.

Wisatawan dapat mengenal lebih dekat peninggalan masa Hindu sekaligus memahami pentingnya menjaga situs cagar budaya agar tetap lestari.

Pengelola mengimbau seluruh pengunjung untuk tidak merusak bangunan candi, menjaga kebersihan kawasan, serta tidak mengganggu habitat ikan dewa yang menjadi bagian penting dari ekosistem dan tradisi masyarakat setempat.

Perpaduan antara sejarah, budaya, keindahan alam, dan suasana yang menenangkan membuat Situs Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Blitar yang layak dikunjungi, baik oleh pecinta sejarah maupun wisatawan yang ingin menikmati pesona alam yang masih alami.

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Lenda Channel
Situs Rambut Monte Kolam Mata Air blitar wisata sejarah Ikan Dewa