BLITAR – Situs Rambut Monte menjadi salah satu destinasi wisata sejarah yang menawarkan pengalaman berbeda di Kabupaten Blitar. Berlokasi di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, kawasan cagar budaya ini memadukan peninggalan candi kuno dengan kolam mata air alami yang terkenal memiliki air sangat jernih serta dihuni ikan dewa yang dikeramatkan masyarakat.
Keunikan tersebut membuat Situs Rambut Monte tidak hanya menarik bagi pencinta sejarah, tetapi juga wisatawan yang ingin menikmati suasana alam yang masih asri. Pepohonan besar yang mengelilingi kawasan menghadirkan udara sejuk dan ketenangan, jauh dari hiruk pikuk perkotaan.
Dengan tiket masuk yang relatif murah, pengunjung sudah dapat menjelajahi seluruh area situs, mulai dari kolam mata air hingga kompleks candi yang diperkirakan berasal dari masa Hindu.
Kolam Air Biru Toska yang Memikat Perhatian
Daya tarik pertama yang langsung menyambut wisatawan adalah kolam alami dengan air berwarna biru kehijauan. Kejernihan airnya membuat dasar kolam terlihat jelas meski memiliki kedalaman beberapa meter.
Air di kolam tersebut berasal dari sumber mata air alami yang terus mengalir sepanjang tahun. Kondisi itu membuat kualitas air tetap bersih dan segar meski musim kemarau tiba.
Di dalam kolam hidup puluhan ikan berukuran besar yang dikenal masyarakat sebagai ikan dewa. Ikan-ikan tersebut menjadi ikon utama Rambut Monte dan selalu menarik perhatian setiap pengunjung.
Masyarakat sekitar meyakini ikan tersebut tidak boleh ditangkap ataupun diganggu. Kepercayaan itu diwariskan secara turun-temurun sehingga hingga kini habitat ikan tetap terjaga dengan baik.
Jejak Peninggalan Masa Hindu
Selain kolam alami, kawasan Rambut Monte juga menyimpan sebuah bangunan candi yang menjadi bukti penting perkembangan peradaban Hindu di wilayah Blitar.
Bangunan candi tersusun dari batu andesit dengan bentuk yang sederhana. Meski tidak sebesar kompleks candi lainnya di Jawa Timur, struktur bangunan masih memperlihatkan karakter arsitektur khas masa Hindu.
Lokasi candi yang berada sangat dekat dengan mata air dipercaya memiliki hubungan erat dengan fungsi spiritual pada masa lampau.
Sejumlah kajian menyebutkan situs ini kemungkinan digunakan sebagai tempat pertapaan maupun pelaksanaan ritual keagamaan oleh para tokoh spiritual pada zamannya.
Mata Air Diyakini Menjadi Tempat Penyucian
Dalam tradisi Hindu, air merupakan unsur penting dalam setiap prosesi keagamaan. Karena itu, keberadaan mata air alami di Rambut Monte diyakini bukan sekadar sumber kehidupan, tetapi juga bagian dari ritual penyucian diri.
Pengunjung yang datang dapat melihat bagaimana posisi kolam dan candi berada dalam satu kawasan yang saling terhubung.
Kondisi tersebut memperkuat dugaan bahwa para pelaku ritual pada masa lalu lebih dahulu melakukan penyucian di mata air sebelum memasuki area candi.
Hingga kini, suasana sakral masih terasa karena lokasi situs berada di tengah kawasan hutan yang jauh dari keramaian.
Baca Juga: Candi Penataran Blitar, Warisan Kediri hingga Majapahit yang Menyimpan Misteri Ritual Gunung Kelud
Alam Asri Menjadi Nilai Tambah
Selain nilai sejarahnya, Rambut Monte menawarkan panorama alam yang masih terjaga. Pepohonan besar menaungi hampir seluruh kawasan sehingga udara tetap sejuk sepanjang hari.
Di beberapa sisi kawasan terdapat aliran sungai kecil yang berasal dari mata air utama. Suara gemericik air berpadu dengan kicauan burung menciptakan suasana tenang yang membuat pengunjung betah berlama-lama.
Tak sedikit wisatawan datang untuk sekadar bersantai, menikmati pemandangan, hingga mengabadikan momen di sekitar kolam yang terkenal dengan kejernihan airnya.
Wisata Sejarah yang Patut Dijaga
Sebagai kawasan cagar budaya, Situs Rambut Monte memiliki peran penting dalam pelestarian sejarah Kabupaten Blitar.
Pengunjung diimbau menjaga kebersihan lingkungan, tidak merusak bangunan candi, serta tidak mengganggu ikan dewa yang menjadi bagian dari warisan budaya masyarakat setempat.
Perpaduan antara sejarah, budaya, mata air alami, dan suasana hutan yang masih lestari menjadikan Situs Rambut Monte sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Blitar yang layak dikunjungi untuk menambah wawasan sekaligus menikmati keindahan alam.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : Lenda Channel