Cilot Pak Tohir Jadi Jajanan Legendaris Blitar, Bertahan Sejak 1999 dan Selalu Diburu hingga Dini Hari

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:30 WIB
NIKMAT : Cilot khas Pak Tohir dengan bumbu siram sate cocok untuk camilan
NIKMAT : Cilot khas Pak Tohir dengan bumbu siram sate cocok untuk camilan

 
BLITAR KAWENTAR
– Cilot Pak Tohir menjadi salah satu jajanan legendaris di Kota Blitar yang masih mampu bertahan di tengah menjamurnya berbagai kuliner kekinian.

Usaha yang dirintis sejak 1999 itu tetap ramai didatangi pelanggan berkat cita rasa khas yang dipertahankan selama lebih dari dua dekade. 

Berlokasi di Jalan Ciliwung, usaha milik Tohir Wijaya ini menjadi pilihan masyarakat yang ingin menikmati jajanan sederhana dengan rasa yang berbeda.

Baca Juga: Pasar Kuliner Jalan Ahmad Yani Kota Blitar Bakal Dirombak, Digelontor Rp288 Juta demi Dongkrak Pengunjung dan Omzet Pedagang

 Cilot Pak Tohir bahkan dikenal sebagai salah satu destinasi kuliner malam karena buka hingga pukul 03.00 WIB setiap hari. 

Perjalanan usaha tersebut dimulai dari berjualan secara keliling. Selama bertahun-tahun, Tohir menjajakan cilot menggunakan gerobak hingga akhirnya memutuskan menetap di satu lokasi sejak 2023.

Keputusan tersebut justru semakin memudahkan pelanggan lama maupun pelanggan baru untuk menemukan lokasi berjualan. 

Cita Rasa Jadi Andalan

Keunikan Cilot Pak Tohir terletak pada cara penyajiannya. Jika umumnya cilot disajikan menggunakan tusuk, di tempat ini cilot disajikan di dalam mangkuk.

Baca Juga: Paket Wisata Blitar Raya Segera Terwujud, Kota dan Kabupaten Blitar Susun Rute Terintegrasi Hubungkan Destinasi Unggulan

Setelah itu, cilot disiram menggunakan bumbu sate yang gurih dan ditaburi irisan bawang merah sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang khas. 

Racikan tersebut menjadi ciri khas yang membuat banyak pelanggan tetap setia datang. Meski tren kuliner terus berubah, cita rasa yang konsisten menjadi alasan utama mengapa jajanan ini masih diminati berbagai kalangan.

Menurut Tohir Wijaya, menjaga kualitas rasa merupakan komitmen yang selalu dipegang sejak awal merintis usaha.

Cilot Bumbu Kacang
Cilot Bumbu Kacang

 

Baca Juga: Tayo Café Blitar Jadi Pilihan Nongkrong Nyaman, Ada Kopi Kekinian hingga Jus Segar Mulai Rp7 Ribu

Ia bersyukur banyak pelanggan lama yang hingga kini masih datang, bahkan mengajak keluarga maupun teman untuk menikmati cilot buatannya. 

“Hingga sekarang kami tetap mempertahankan cita rasa yang sudah dikenal pelanggan sejak dulu. Alhamdulillah, meski sekarang sudah menetap, banyak pelanggan lama yang masih datang dan mengajak keluarga maupun temannya,” ujar Tohir Wijaya. 

Ramah di Kantong

Selain rasanya yang khas, harga menjadi daya tarik lain dari Cilot Pak Tohir. Dengan banderol mulai Rp5.000 per porsi, jajanan ini tetap terjangkau bagi semua kalangan, mulai pelajar hingga keluarga. 

Baca Juga: Kuliner Legendaris Blitar yang Selalu Dirindukan, Pecel Mbok Bari hingga Es Pleret Penuh Nostalgia

Jam operasional yang panjang, mulai pukul 11.00 WIB hingga 03.00 WIB, membuat warung ini selalu menjadi pilihan masyarakat yang mencari kuliner siang, sore, maupun malam hari.

Tidak sedikit pelanggan yang sengaja datang pada malam hari untuk menikmati cilot dengan bumbu khas yang sudah dikenal selama bertahun-tahun. 

Keberadaan Cilot Pak Tohir juga menjadi bukti bahwa kuliner sederhana tetap memiliki tempat di hati masyarakat apabila mampu menjaga kualitas dan konsistensi rasa.

Baca Juga: Kuliner Legendaris Blitar Ini Wajib Dicoba Ada Tahu Bumbu hingga Es Pleret yang Masih Bertahan

Di tengah persaingan bisnis kuliner yang semakin ketat, usaha yang telah berdiri sejak 1999 ini masih menjadi salah satu jajanan legendaris yang layak dicoba saat berkunjung ke Kota Blitar. (arm/c1/sub)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
Jajanan Legendaris Blitar Cilot Pak Tohir Cilot Blitar Kuliner Malam Blitar wisata kuliner blitar