Blitar - Istana Gebang Blitar merupakan rumah masa kecil Bung Karno yang hingga kini menyimpan berbagai peninggalan keluarga Presiden pertama RI. Bangunan bersejarah di Jalan Sultan Agung, Kota Blitar, itu masih mempertahankan sejumlah ruangan, perabot, kamar, hingga mobil yang pernah digunakan Bung Karno.
Istana Gebang Blitar, Rumah Masa Kecil Bung Karno
Istana Gebang Blitar dikenal sebagai rumah yang pernah ditempati keluarga Bung Karno ketika ia masih berusia sekitar 16 tahun. Kompleks tersebut memiliki area sekitar 1,7 hektare dan kini menjadi salah satu objek wisata sejarah di Kota Blitar.
Rumah utama memiliki sejumlah ruangan yang masih dipertahankan seperti kondisi sebelumnya. Pengelola menjelaskan, fungsi ruangan dari bagian depan hingga belakang pada dasarnya tidak banyak diubah.
Bangunan tersebut disebut telah berdiri sejak 1884. Sejumlah perabot lama juga masih dipertahankan, termasuk kursi dari era 1920-an dan perabot dari sekitar 1950-an yang berbahan kayu.
Pengunjung yang memasuki rumah utama diwajibkan melepas alas kaki. Selain itu, pengunjung tidak diperbolehkan duduk atau berbaring di ranjang dan kursi peninggalan yang berada di dalam bangunan.
Baca Juga: Weton Jumat Wage Menurut Primbon Jawa: Watak, Rezeki, Jodoh, Karier, dan Aura Positif yang Dimiliki
Kamar Bung Karno dan Peninggalan Keluarga Masih Terawat
Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah kamar masa remaja Bung Karno. Di ruangan tersebut masih terdapat ranjang besi yang disebut sebagai bagian asli dari masa lalu, meski beberapa perlengkapan seperti kasur telah disesuaikan untuk menjaga kondisi koleksi.
Di bagian lain terdapat kamar yang dikenal sebagai kamar Presiden. Ruangan tersebut berkaitan dengan masa Bung Karno setelah menjadi Presiden Republik Indonesia.
Pengelola juga menjelaskan adanya kebiasaan Bung Karno ketika berkunjung ke Istana Gebang. Ia disebut berjalan menuju kamar ibunya, Ida Ayu Nyoman Rai, untuk sungkem sebagai bentuk penghormatan kepada sang ibu.
Berbagai benda lain juga tersimpan di kompleks tersebut. Di antaranya foto keluarga, radio, cermin, lemari, tongkat pribadi Bung Karno, mesin ketik Royal, gamelan, serta sejumlah perabot rumah tangga lama.
Gamelan yang berada di kompleks Istana Gebang juga memiliki cerita tersendiri. Peralatan tersebut dahulu digunakan untuk menyambut kedatangan Bung Karno ketika pulang ke Blitar.
Sumur Tua hingga Mobil Bung Karno Jadi Daya Tarik
Selain bangunan utama, Istana Gebang Blitar memiliki sumur tua yang disebut dibuat pada tahun yang sama dengan bangunan rumah, yakni 1884. Pengelola menyebut sumur tersebut tidak pernah mengalami kekeringan dan masih digunakan untuk aktivitas tertentu.
Baca Juga: Tayo Café Blitar Jadi Pilihan Nongkrong Nyaman, Ada Kopi Kekinian hingga Jus Segar Mulai Rp7 Ribu
Kompleks ini juga memiliki kamar mandi lama yang tetap dipertahankan. Menurut pengelola, fasilitas tersebut hanya digunakan untuk mandi, sementara toilet umum bagi pengunjung telah disediakan di area lain.
Daya tarik lainnya berada di bagian barat kompleks, yakni mobil yang pernah digunakan Bung Karno. Mobil tersebut merupakan Mercedes-Benz buatan Jerman yang dipesan secara khusus dan disebut dikirim ke Blitar untuk menyambut kedatangan Bung Karno.
Mobil dengan pelat nomor AG tersebut tidak hanya digunakan untuk menjemput Bung Karno. Kendaraan itu juga pernah digunakan keluarga untuk aktivitas di Blitar.
Istana Gebang juga menyimpan sejumlah bangunan dan area pendukung lain, termasuk ruang keluarga, ruang makan, dapur, gudang, halaman luas, serta musala.
Keberadaan berbagai benda dan ruangan tersebut membuat Istana Gebang tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga ruang untuk mengenal kehidupan keluarga Bung Karno sebelum dirinya menjadi tokoh nasional.
Bagi pengunjung yang ingin melihat jejak masa kecil Bung Karno di Blitar, Istana Gebang menawarkan pengalaman sejarah melalui bangunan dan koleksi yang masih dipertahankan hingga sekarang.
Source YouTube HM adventure
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo