SEMARANG - Kisah mistis sekaligus penuh kontroversi diceritakan seorang pria bernama Irfan yang mengaku pernah menjadi bagian dari praktik pesugihan yang dilakukan keluarganya. Cerita tersebut bermula pada 2015, ketika kondisi ekonomi keluarganya terpuruk akibat utang dan kebiasaan orang tuanya berjudi serta mengejar gengsi.
Menurut penuturan Irfan, sang ibu yang bekerja sebagai PNS awalnya mendatangi seorang paranormal untuk memasang susuk dengan tujuan mendapatkan perhatian atasan dan memperlancar karier. Namun, setelah dianggap tidak berhasil, keluarganya disebut kembali mendatangi paranormal tersebut dan memilih memelihara tuyul untuk mendapatkan kekayaan secara instan.
Irfan mengaku mulai melihat perubahan kondisi ekonomi keluarganya setelah praktik tersebut dilakukan. Uang dalam jumlah besar tiba-tiba muncul, sementara keluarganya kemudian membeli sejumlah mobil, sepeda motor, perabotan rumah, hingga barang-barang elektronik. Namun, di tengah perubahan tersebut, Irfan mengaku mengalami kondisi tubuh yang semakin lemas dan berat badannya terus menurun.
Baca Juga: Telaga Rambut Monte Blitar, Mengungkap Mitos Pesugihan dan Legenda Ikan Dewa Sengkaring
Ia juga mengaku mengalami sejumlah kejadian yang menurutnya berkaitan dengan praktik pesugihan tersebut. Mulai dari melihat sosok menyeramkan hingga merasa diikuti makhluk gaib. Warga sekitar pun disebut mulai curiga setelah sejumlah orang mengaku kehilangan uang, sementara keluarga Irfan mendadak memiliki banyak barang baru.
Kondisi keluarga tersebut semakin buruk setelah ayah Irfan meninggal pada awal 2016. Tidak lama setelah itu, Irfan mengaku sebagian besar barang-barang yang sebelumnya dibeli menggunakan uang hasil pesugihan tiba-tiba menghilang dari rumah. Kendati pihak keluarga sempat meminta bantuan polisi, tidak ditemukan tanda-tanda pencurian.
Menurut Irfan, paranormal yang sebelumnya didatangi keluarganya kemudian menyebut kekayaan tersebut hanyalah sesuatu yang bersifat sementara. Barang-barang yang terlihat dimiliki keluarganya disebut sebagai bagian dari tipu daya yang akhirnya lenyap.
Baca Juga: Teror Lampor Bikin Warga Meninggal Mendadak, Sesepuh Sebut Akibat Pesugihan
Persoalan semakin berat ketika kondisi ibunya memburuk. Irfan mengaku sang ibu kemudian mengalami kelumpuhan dan akhirnya mengungkap kembali praktik yang pernah dilakukannya. Setelah mendapat pendampingan keagamaan, sang ibu disebut mulai kembali menjalankan salat dan mengaji serta memutuskan menjalani operasi untuk mengatasi masalah yang dialaminya.
Irfan kemudian memilih meninggalkan kehidupan tersebut dan merantau ke Jakarta untuk mencari pekerjaan secara halal. Ia bekerja sebagai staf keuangan dengan bekal pendidikan S1 Akuntansi. Ia mengaku tidak lagi ingin mengejar kekayaan secara instan dan memilih menjalani kehidupan dengan cara yang menurutnya lebih sesuai dengan keyakinannya.
Kisah tersebut kemudian ia ceritakan sebagai pengalaman pribadi sekaligus peringatan agar masyarakat tidak mengambil jalan pintas untuk mendapatkan kekayaan. Berbagai pengalaman mengenai tuyul, pesugihan, dan makhluk gaib dalam cerita tersebut merupakan pengakuan dan kepercayaan narasumber, bukan fakta yang telah terbukti secara ilmiah.
Baca Juga: Warung Ghaib: Kuliner Pasar Ghaib Di Pesugihan Jawa Timur
Irfan berharap pengalaman keluarganya dapat menjadi pelajaran agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan kekayaan instan dan tetap memilih cara yang halal dalam memenuhi kebutuhan hidup.
Editor : Rangga Rizki SaputraSumber : @RJL5-FAJARADITYA