BLITAR KAWENTAR – Rumah Sakit (RS) Wava Kesamben terus berinovasi, salah satunya dengan menggelar grand opening Klinik Integrasi, kemarin (11/8). Berlokasi di Jalan Kesamben-Jugo 1, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, klinik tersebut hadir dengan konsep pelayanan kesehatan yang memadukan pengobatan medis secara tradisional.
Direktur RS Wava Kesamben, Dr Rusandri Gandhi Nugroho mengatakan, Klinik Integrasi ini menjadi salah satu upaya rumah sakit dalam memberikan pilihan layanan kesehatan yang lebih beragam kepada masyarakat.
Untuk sementara, layanan tersebut masih diperuntukkan bagi pasien umum karena belum bisa mencakup pembiayaan BPJS Kesehatan. "Harapannya, klinik ini bisa membawa keberkahan bagi warga Kesamben khususnya dan warga Blitar pada umumnya," ungkapnya.
Menurut direktur yang biasa dipanggil Dr Rus ini, antusiasme masyarakat terhadap dibukanya layanan tersebut cukup baik. Bahkan, sepanjang Agustus ini, jumlah pasien yang datang telah mencapai sekitar 60 hingga 70 warga.
Klinik Integrasi ini melayani berbagai jenis penyakit setelah pasien menjalani pemeriksaan dan menerima arahan dari dokter. Terdapat empat dokter yang memberikan pelayanan di klinik tersebut dengan dokter penanggung jawab, Dr Nanditya Ika Faramita MMRS FISQUE AIFO-K.
Beragam layanan yang tersedia antara lain konsultasi dokter, layanan herbal, pemeriksaan vitamin D, terapi olahraga, tes sidik jari, bekam, pendekatan spiritual, akupresur, hingga dry needling yang memiliki pendekatan seperti akupunktur. Selain pelayanan di klinik, tersedia pula layanan home care bagi pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan di rumah.
Baca Juga: Cerita Dokter Muda Blitar Spesialis Anestesi Ketika Harus Berlebaran di Ruang IGD Rumah Sakit
Klinik Integrasi melayani pasien pada Senin hingga Jumat pukul 08.00–17.00. Masyarakat yang ingin mendapatkan informasi maupun melakukan konsultasi dapat menghubungi hotline 0813-1951-0008 atau telepon (0342) 331999.
Grand opening Klinik Integrasi juga dirangkai dengan webinar kesehatan yang menghadirkan sejumlah dokter spesialis di RS Wava. Materi yang disampaikan beragam dan berkaitan dengan persoalan kesehatan yang banyak dihadapi masyarakat.
Di antaranya, Dr Nurul Faiqotul Himmah yang membahas mengenai vitamin D. Kemudian, Dr Lailatul Fitriyah SpPD membahas mengenai pasien kanker. Sementara Dr Soni Azhar Pribadi SpN FINA menyampaikan materi mengenai pendekatan terhadap pasien stroke.
Baca Juga: Lelang Motor JBA Jakarta Diburu, Beat 2024 Dibuka Rp10 Juta hingga PCX 2024 Rp24 Juta
Rusandri menambahkan, keberadaan Klinik Integrasi melengkapi layanan kesehatan yang telah dimiliki RS Wava sebagai rumah sakit tipe D. RS Wava juga telah didukung sejumlah dokter spesialis serta memiliki 53 kamar rawat inap.
Dengan hadirnya Klinik Integrasi, RS Wava berharap masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan pengobatan, tetapi juga pendekatan kesehatan yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan masing-masing pasien.(arm/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah