JAKARTA - Primbon Jawa kembali menjadi bahan pembahasan melalui ulasan tentang bab Paran Lelungan atau perjalanan. Dalam video tersebut, arah perjalanan bagi seseorang yang memiliki keperluan tertentu disebut dapat dikaitkan dengan hari dan pasaran Jawa, termasuk Jumat Pahing yang dianjurkan menuju arah barat.
Pembahasan Primbon Jawa tersebut merujuk pada nomor 161 kitab yang disebut Bab Paran Lelungan. Ulasan itu menjelaskan mengenai arah tujuan ketika seseorang bepergian untuk mencari berbagai keperluan, mulai dari pekerjaan, rezeki hingga jodoh.
Dalam penjelasannya, Primbon Jawa disebut memberikan petunjuk arah berdasarkan hari ketika seseorang berniat melakukan perjalanan. Untuk Jumat Pahing, arah yang disebut dalam video adalah barat, dengan timur sebagai alternatif berikutnya.
Bab Paran Lelungan Membahas Arah Perjalanan
Dalam video yang diunggah Kitab Rimbon Channel, pembahasan dimulai dari nomor 161 yang disebut sebagai Bab Paran Lelungan. Istilah tersebut secara umum berkaitan dengan perjalanan atau tujuan ketika seseorang bepergian.
Ulasan tersebut menyebut arah perjalanan sebagai salah satu hal yang diperhatikan ketika seseorang sedang mencari keperluan tertentu. Keperluan itu dapat berupa barang, pekerjaan, rezeki, sandang, pangan maupun jodoh.
Menurut narasi dalam video, seseorang yang sudah memiliki niat melakukan perjalanan pada hari tertentu dapat memperhatikan arah yang disebut dalam kitab. Petunjuk tersebut kemudian dikaitkan dengan kemungkinan memperoleh kabar baik atau menemukan sesuatu yang sedang dicari.
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas 1996 Full Ori, Tangan Pertama, Harga Tembus Rp67,5 Juta
Jumat Pahing Disebut Mengarah ke Barat
Khusus bagi orang yang hendak bepergian pada Jumat Pahing, arah yang disebut dalam pembahasan adalah barat. Arah tersebut menjadi pilihan pertama bagi seseorang yang ingin mencari keperluan berdasarkan petunjuk dalam kitab.
Apabila tujuan yang dicari tidak ditemukan di arah barat, video tersebut menyebut arah timur sebagai alternatif kedua. Kedua arah itu dikaitkan dengan peluang menemukan kabar menggembirakan, pekerjaan, jodoh, rezeki, serta kebutuhan lainnya.
Pembahasan ini merupakan bagian dari tafsir atau pemaknaan terhadap isi kitab yang disampaikan oleh pengelola channel. Karena itu, informasi tersebut lebih tepat dipahami sebagai bagian dari tradisi dan kepercayaan dalam budaya Jawa, bukan sebagai kepastian mengenai hasil perjalanan seseorang.
Petunjuk Tradisional dalam Budaya Jawa
Pembahasan mengenai hari, pasaran, arah perjalanan, rezeki dan jodoh merupakan salah satu tema yang kerap muncul dalam kajian Primbon Jawa. Dalam tradisi tersebut, berbagai unsur kehidupan sehari-hari dapat dikaitkan dengan perhitungan tertentu.
Video tersebut juga menyampaikan bahwa arah perjalanan dapat digunakan ketika seseorang mempunyai tujuan tertentu. Namun, keputusan mengenai perjalanan dan berbagai kebutuhan yang hendak dicari tetap berada pada masing-masing individu.
Ulasan mengenai Jumat Pahing dan arah barat tersebut menjadi salah satu contoh bagaimana isi kitab primbon masih dibahas melalui media digital. Channel tersebut menyampaikan kembali bagian kitab kepada penonton sekaligus memberikan terjemahan dan penjelasan berdasarkan pemahamannya.
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas Mulai Rp40 Jutaan, Ini Ciri Asli dan Tips Sebelum Membeli
Pada akhir video, pengelola Kitab Rimbon Channel menyampaikan permintaan maaf apabila terdapat ucapan yang kurang berkenan serta mengucapkan terima kasih kepada para penonton dan subscriber.
Pembahasan Primbon Jawa mengenai Paran Lelungan itu pun kembali menunjukkan adanya perhatian terhadap warisan pengetahuan tradisional Jawa. Dalam video tersebut, Jumat Pahing disebut memiliki arah utama ke barat dan alternatif ke timur ketika seseorang melakukan perjalanan untuk mencari keperluan tertentu.
Source yt KISAH PRIMBON
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo