Primbon Jawa Nomor 154 Bahas Arah Rezeki dan Jodoh, Jumat Dianjurkan ke Utara

Valentyo Samuel Putra Widodo • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:45 WIB
Primbon Jawa membahas arah perjalanan pada Jumat. Utara disebut sebagai arah baik untuk mencari rezeki, pekerjaan, jodoh, dan sandang pangan.
Primbon Jawa membahas arah perjalanan pada Jumat. Utara disebut sebagai arah baik untuk mencari rezeki, pekerjaan, jodoh, dan sandang pangan.

 

JAKARTA - Primbon Jawa kembali membahas petunjuk arah perjalanan berdasarkan hari. Dalam kitab nomor 154 atau Pati Uriping Din, orang yang hendak bepergian pada Jumat untuk mencari rezeki, pekerjaan, jodoh, sandang pangan, atau kemitraan disebut dianjurkan memilih arah utara.

Pembahasan Primbon Jawa tersebut disampaikan melalui Kitab Rimbon Channel yang mengulas isi kitab secara bertahap. Bab yang dibahas kali ini berkaitan dengan Pati Uriping Din, yang menjelaskan konsep hari “hidup” dan “mati” serta kaitannya dengan arah perjalanan.

Dalam video, Primbon Jawa menyebut arah utara sebagai tujuan yang dianggap baik untuk perjalanan pada Jumat. Sementara itu, arah selatan disebut sebagai arah yang perlu dihindari, sedangkan timur dan barat menjadi pantangan.

Baca Juga: Harga Mobil Lelang Mulai Rp55 Juta! Xenia, Avanza hingga Innova Laris, HR-V dan Pajero Malah Tak Laku

Jumat Disebut Memiliki Arah Hidup di Utara

Dalam penjelasan video, bab nomor 154 membahas arah perjalanan ketika seseorang ingin mencari berbagai kebutuhan kehidupan. Hal tersebut mencakup rezeki, pekerjaan, sandang pangan, jodoh, kemitraan hingga karunia.

Untuk hari Jumat, arah yang disebut sebagai “hidup” adalah utara. Seseorang yang sudah memiliki niat bepergian pada Jumat kemudian dianjurkan mengarahkan perjalanannya ke wilayah utara berdasarkan petunjuk dalam kitab tersebut.

Menurut narasi video, arah utara dikaitkan dengan berbagai kemungkinan yang sedang dicari seseorang. Mulai dari jodoh, rezeki, pekerjaan, kemitraan hingga kebutuhan sandang dan pangan disebut berada pada arah tersebut.

Pengelola channel juga menjelaskan bahwa niat perjalanan sebaiknya sudah dipertimbangkan sebelumnya. Setelah menetapkan tujuan, seseorang kemudian dapat mengikuti petunjuk arah yang dijelaskan dalam pembahasan kitab.

Baca Juga: Oknum PPPK Damkar Kabupaten Blitar Diduga Nyabu, Hasil Urine Positif hingga Keluarga Minta Rehabilitasi

Timur dan Barat Disebut sebagai Pantangan

Selain menentukan arah yang dianggap baik, Primbon Jawa dalam pembahasan tersebut juga menjelaskan arah yang perlu dihindari ketika bepergian pada Jumat.

Timur dan barat disebut sebagai arah pantangan untuk perjalanan pada hari tersebut. Sementara itu, selatan disebut sebagai “mati” bagi Jumat sehingga dianjurkan untuk dihindari.

Dalam penjelasan video, seseorang yang memiliki harapan di arah utara tetapi justru melakukan perjalanan menuju selatan disebut berpotensi merusak atau membatalkan harapan tersebut.

Penjelasan itu merupakan bagian dari pemaknaan tradisional terhadap isi kitab primbon. Karena bersumber dari kepercayaan dan tradisi Jawa, petunjuk arah tersebut tidak dapat diposisikan sebagai kepastian bahwa seseorang akan mendapatkan rezeki, pekerjaan, atau jodoh di lokasi tertentu.

Baca Juga: Kijang Kapsul Murah, Banyak Pilihan Siap Dibawa Pulang

Tradisi Primbon Masih Dibahas di Era Digital

Pembahasan mengenai arah perjalanan berdasarkan hari menjadi salah satu tema yang terdapat dalam tradisi Primbon Jawa. Kitab primbon sendiri kerap memuat berbagai perhitungan dan petunjuk yang secara tradisional digunakan masyarakat Jawa dalam mempertimbangkan sejumlah aktivitas.

Dalam video tersebut, konsep “hari hidup” digunakan untuk menentukan arah yang dianggap lebih baik. Untuk Jumat, utara menjadi arah utama, sedangkan selatan diposisikan sebagai arah yang perlu dihindari.

Pengelola Kitab Rimbon Channel menyampaikan penjelasan tersebut sebagai bagian dari upaya membagikan isi kitab kepada penonton. Ia juga menutup video dengan permintaan maaf apabila terdapat penyampaian yang kurang berkenan.

Baca Juga: RS WAVA Kesamben Blitar Gelar Grand Opening Klinik Integrasi, Padukan Pengobatan Modern dan Tradisional

Dengan demikian, berdasarkan pembahasan kitab nomor 154 yang disampaikan dalam video, Primbon Jawa merekomendasikan arah utara bagi seseorang yang bepergian pada Jumat untuk mencari rezeki, pekerjaan, sandang pangan, jodoh, maupun kemitraan.

Arah timur dan barat disebut sebagai pantangan, sedangkan selatan dianggap sebagai arah yang perlu dihindari. Petunjuk tersebut merupakan bagian dari warisan kepercayaan dan pengetahuan tradisional Jawa.

Source YT KITAB PRIMBON

Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo
kitab Primbon Jawa Primbon Jawa primbon