MALANG - Sumur 7 Pitu di kawasan Pantai Jembatan Panjang disebut memiliki air tawar yang dipercaya berkhasiat untuk berbagai keperluan, termasuk pengobatan. Keunikan lain sumur tersebut adalah airnya tetap tampak bersih meski berada di kawasan pantai dan tidak tertutup atap.
Sumur 7 Pitu Dipercaya Punya Khasiat
Sumur 7 Pitu menjadi salah satu lokasi yang dipercaya masyarakat memiliki nilai sejarah dan spiritual. Dalam video tersebut, pengelola atau juru kunci menyebut kawasan itu juga dikenal dengan nama Sapta Wening Jati.
Menurut penjelasan juru kunci, masyarakat datang dengan berbagai tujuan. Kepercayaan yang berkembang mencakup permohonan jodoh, kelancaran ekonomi hingga kesembuhan dari penyakit.
Baca Juga: Usai Kebakaran, Polisi Pasang Banner Imbauan di Lereng Gunung Pegat
Ada pula waktu-waktu tertentu yang dianggap lebih ramai. Di antaranya malam Jumat Legi, malam Selasa Kliwon dan malam Jumat Pon.
Pengunjung yang memiliki hajat tertentu juga dapat mengikuti ritual yang disebut adus rogo atau mandi untuk membersihkan jiwa dan raga. Air dari sumur digunakan untuk membasuh tubuh di tempat yang telah disediakan.
Juru kunci menjelaskan bahwa sejarah kawasan tersebut berkaitan dengan kisah pewayangan. Sementara hubungan dengan kepercayaan mengenai Nyi Roro Kidul disebut tetap ada dalam konteks kawasan pantai, tetapi tidak sepenuhnya berkaitan dengan Sumur 7 Pitu.
Baca Juga: Lelang Motor Murah Banjir Unit di Bawah Rp10 Juta, Mio Rp3 Juta hingga Aerox Rp8,3 Juta Jadi Buruan
Air Tawar di Tengah Kawasan Pantai
Keunikan paling menarik dari Sumur 7 Pitu adalah airnya yang tawar meski lokasinya berdekatan dengan laut. Dalam video, air tersebut dicicipi dan disebut tidak terasa asin maupun payau.
Air sumur juga terlihat jernih. Bahkan, bagian dalam sumur ketujuh disebut tidak dipenuhi daun kering meski tidak memiliki penutup atau atap langsung di atasnya.
Kondisi itu kemudian dianggap sebagai sesuatu yang istimewa oleh masyarakat setempat. Daun-daun kering memang terlihat berada di sekitar sumur, tetapi tidak sampai masuk ke bagian air.
Selain digunakan untuk ritual mandi, air sumur juga disebut kerap dibawa pulang oleh pengunjung. Sementara tempat pemandian memiliki aliran air yang berbeda karena bercampur dengan air laut sehingga terasa payau.
Fenomena Sumur Dijelaskan Secara Alamiah
Dalam bagian akhir video, fenomena air tawar di dekat laut dijelaskan tidak selalu berarti sesuatu yang supranatural. Air tanah tawar memang dapat ditemukan di kawasan pesisir pada kondisi geologi tertentu.
Kondisi air yang tetap bersih juga dinilai dapat berkaitan dengan aliran air di bawah permukaan. Daun atau kotoran yang jatuh ke permukaan air bisa saja terbawa aliran sehingga tidak menetap di dalam sumur.
Pembuat video memilih tidak menguji fenomena tersebut secara langsung dengan menjatuhkan daun ke dalam sumur. Alasannya, lokasi tersebut memiliki kepercayaan yang dihormati masyarakat sehingga pengunjung tidak seharusnya merusak atau mengotori tempat tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya membedakan antara kepercayaan masyarakat dan fakta yang dapat dijelaskan secara ilmiah. Bagi umat Islam, ia menyarankan praktik bersuci mengikuti ajaran Islam seperti wudu dan mandi, sedangkan doa ditujukan langsung kepada Allah.
Dengan demikian, Sumur 7 Pitu tetap menjadi bagian dari sejarah dan kepercayaan masyarakat setempat. Keberadaan air tawar di kawasan pantai serta kondisi sumur yang relatif bersih menjadi daya tarik tersendiri, meski fenomenanya masih dapat dipandang dari sisi alamiah.
Source YT Pesulap Merah
Editor : Valentyo Samuel Putra Widodo