JAKARTA - Arah rezeki hari Sabtu dalam penjelasan Kitab Primbon disebut berada di barat bagi seseorang yang hendak bepergian untuk mencari rezeki, pekerjaan, jodoh, nafkah hingga karunia. Sementara itu, selatan dan timur disebut sebagai arah pantangan, sedangkan utara masuk kategori arah yang perlu dihindari.
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas Rp46 Juta, Tipe Tertinggi Tahun 1994 Pajak Hidup
Arah Barat Disebut sebagai Hari Hidup
Arah rezeki hari Sabtu menjadi pembahasan dalam video dari channel Kitab Rimpon yang mengulas isi kitab mengenai perhitungan arah perjalanan berdasarkan hari.
Dalam materi yang disebut sebagai nomor 154, terdapat pembahasan mengenai “Pati uriping Dino”, yang diterjemahkan sebagai bagian mengenai mati hidupnya hari.
Pembahasan tersebut berkaitan dengan arah atau tujuan seseorang ketika melakukan perjalanan untuk mencari berbagai kebutuhan. Hal itu mencakup sandang pangan, rezeki, pekerjaan, jodoh, nafkah, karunia hingga mencari rida Ilahi.
Dalam penjelasan video, orang yang sudah memiliki rencana dan keteguhan hati untuk bepergian pada hari Sabtu disebut perlu memilih arah yang dianggap sebagai “hari hidup”.
Untuk hari Sabtu, arah tersebut adalah barat. Arah barat disebut sebagai lokasi yang berkaitan dengan berbagai hal yang sedang dicari.
Baca Juga: Kijang Grand Extra Bekas Mulai Rp40 Jutaan, Ini Ciri Asli dan Tips Sebelum Membeli
Rezeki dan Pekerjaan Disebut Berada di Barat
Menurut penjelasan dalam video, seseorang yang bepergian pada hari Sabtu untuk mencari rezeki dapat mengarahkan perjalanannya ke barat.
Arah tersebut disebut berkaitan dengan berbagai tujuan, mulai dari mencari pekerjaan, jodoh, rezeki, sandang pangan hingga nafkah.
“Di arah sinilah jawaban itu akan ditemukan,” demikian inti penjelasan yang disampaikan dalam video mengenai arah barat untuk perjalanan pada hari Sabtu.
Selain kebutuhan duniawi, pembahasan tersebut juga memasukkan tujuan spiritual. Mencari karunia dan rida Ilahi disebut sebagai bagian dari tujuan perjalanan yang dikaitkan dengan arah barat.
Konsep tersebut merupakan bagian dari penjelasan tradisi dalam Kitab Primbon. Karena itu, informasi mengenai arah rezeki hari Sabtu perlu dipahami sebagai kepercayaan atau perhitungan tradisional, bukan kepastian mengenai hasil perjalanan seseorang.
Baca Juga: Usai Kebakaran, Polisi Pasang Banner Imbauan di Lereng Gunung Pegat
Selatan dan Timur Disebut sebagai Pantangan
Selain menentukan arah yang dianggap baik, penjelasan tersebut juga menyebut adanya arah pantangan untuk hari Sabtu.
Untuk hari Sabtu, selatan dan timur disebut sebagai “laranganing Dino” atau arah yang menjadi pantangan. Sementara itu, utara disebut sebagai “matinya hari”.
Karena itu, video tersebut menyarankan agar seseorang yang hendak mencari rezeki pada hari Sabtu tidak memilih arah utara. Selatan dan timur juga disebut sebaiknya dihindari.
Sebaliknya, arah barat menjadi pilihan yang dianjurkan dalam penjelasan tersebut. Orang yang sedang mencari rezeki, nafkah, pekerjaan, jodoh maupun kebutuhan lainnya disarankan menuju arah itu.
Video tersebut juga menyampaikan pesan agar seseorang tidak mudah berputus asa ketika mencari apa yang menjadi tujuannya. Arah barat dalam perhitungan yang dibahas disebut sebagai tempat berbagai hal yang dicari dapat ditemukan.
Dengan demikian, arah rezeki hari Sabtu dalam penjelasan Kitab Primbon menempatkan barat sebagai arah utama, sedangkan selatan dan timur menjadi pantangan serta utara disebut sebagai arah “mati”. Informasi ini merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan yang berkembang dalam perhitungan Jawa.
Source: Youtube/@KITABPRIMBON
Editor : Arsya Aulia Velinka Putri