Arah Rezeki Sabtu Kliwon Menurut Primbon Gayatri, Barat Disebut Pangan

Arsya Aulia Velinka Putri • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB
Arah rezeki Sabtu Kliwon menurut Primbon Gayatri membagi empat penjuru. Barat disebut pangan, selatan sandang, timur sakit, utara nas.
Arah rezeki Sabtu Kliwon menurut Primbon Gayatri membagi empat penjuru. Barat disebut pangan, selatan sandang, timur sakit, utara nas.

 

JAKARTA - Arah rezeki Sabtu Kliwon menurut Primbon Gayatri membagi empat penjuru mata angin dengan makna berbeda. Dalam penjelasan video, barat disebut berkaitan dengan pangan, selatan dengan sandang, sedangkan timur dan utara masing-masing dikaitkan dengan sakit dan nas.

Baca Juga: Damkar Kabupaten Blitar Tegaskan Anggotanya Masih Bertugas, Isu Terseret Kasus Narkotika Belum Terbukti

Empat Arah Rezeki Sabtu Kliwon

Arah rezeki Sabtu Kliwon menjadi pembahasan dalam video yang secara khusus mengulas petunjuk berdasarkan Primbon Gayatri. Narasumber mengingatkan bahwa hasil perhitungan primbon dapat berbeda-beda karena setiap kitab atau sumber memiliki penafsiran masing-masing.

Karena itu, informasi tersebut disarankan untuk diposisikan sebagai petunjuk atau rambu-rambu, bukan sesuatu yang harus dianggap mutlak.

Dalam penjelasan yang disampaikan, empat penjuru mata angin memiliki makna masing-masing bagi pemilik weton Sabtu Kliwon. Pembagian tersebut mencakup barat, timur, utara dan selatan.

Barat disebut sebagai pangan, sementara selatan dikaitkan dengan sandang. Dua arah lainnya memiliki makna yang dianggap kurang positif dalam penjelasan tersebut.

Timur disebut sebagai sakit, sedangkan utara disebut nas. Narasumber kemudian mengajak pemilik Sabtu Kliwon untuk lebih memperhatikan kondisi ketika berada di kedua arah tersebut.

Baca Juga: Kijang Kapsul Murah Rp48 Juta, Mobil 1997 Ini Sudah Power Window dan Power Steering

Timur dan Utara Disebut Perlu Diwaspadai

Dalam video, arah timur dan utara menjadi perhatian khusus karena masing-masing dikaitkan dengan sakit dan nas. Namun, narasumber tidak menyarankan seseorang untuk sekadar takut terhadap arah tersebut.

Sebaliknya, pemilik Sabtu Kliwon disebut perlu meningkatkan kualitas diri, kemampuan serta daya adaptasi. Dengan kemampuan tersebut, seseorang diharapkan dapat menghadapi berbagai kondisi yang mungkin ditemui dalam kehidupannya.

Kemampuan beradaptasi dijelaskan sebagai kecakapan menghadapi berbagai bentuk lingkungan dan kondisi. Dengan demikian, seseorang tidak hanya bergantung pada arah atau keadaan tertentu.

Narasumber juga menekankan pentingnya tetap eling dan waspada. Kesadaran diri perlu dijaga agar seseorang mampu menghadapi berbagai kemungkinan yang muncul.

Menurut penjelasan tersebut, kecerdasan perlu terus diasah, pengendalian diri ditingkatkan dan sisi spiritual juga perlu diperkuat.

Baca Juga: Kijang Kapsul Murah Rp48 Juta, Tahun 1997 Tapi Kondisinya Bikin Pembeli Penasaran

Primbon Disebut sebagai Petunjuk, Bukan Kepastian

Pembahasan arah rezeki Sabtu Kliwon kemudian diarahkan pada cara menyikapi primbon. Narasumber menggunakan perumpamaan prediksi cuaca untuk menjelaskan fungsi petunjuk tersebut.

Prediksi hujan, misalnya, dapat digunakan sebagai dasar untuk mempersiapkan diri. Ketika kemungkinan hujan diketahui sebelumnya, seseorang bisa membawa perlengkapan yang diperlukan agar lebih siap menghadapi kondisi tersebut.

Hal serupa, menurut narasumber, dapat diterapkan ketika memahami petunjuk dari primbon. Informasi tersebut bukan berarti seseorang dapat memastikan seluruh kejadian yang akan dialaminya, melainkan menjadi pengingat untuk lebih waspada dan mempersiapkan diri.

Narasumber juga menekankan bahwa manusia pada akhirnya dapat mengalami berbagai kondisi. Tidak peduli seseorang berada di barat, selatan, utara atau timur, keadaan tertentu tetap dapat datang silih berganti.

Karena itu, peningkatan kemampuan diri disebut menjadi kunci utama. Arah dalam primbon tidak dianggap sebagai satu-satunya penentu keadaan seseorang.

Pada akhirnya, arah rezeki Sabtu Kliwon menurut Primbon Gayatri menempatkan barat sebagai pangan dan selatan sebagai sandang, sedangkan timur disebut sakit dan utara disebut nas. Penjelasan tersebut kembali menekankan pentingnya menjadikan primbon sebagai petunjuk untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan diri.

Informasi ini merupakan penafsiran yang disampaikan dalam video dan berkaitan dengan tradisi primbon Jawa. Perbedaan hasil dapat terjadi karena sumber primbon yang digunakan juga tidak selalu sama.

 

Source: Youtube/@sabtupahing2027

Editor : Arsya Aulia Velinka Putri
arah rezeki Sabtu Kliwon weton Sabtu Kliwon Primbon Gayatri arah barat Sabtu Kliwon Primbon Jawa