BLITAR KAWENTAR - Kabar baik bagi masyarakat Kesamben dan sekitarnya. Klinik Integrasi RS Wava Kesamben kini hadir sebagai pilihan layanan kesehatan yang mengusung konsep integratif, holistik, dan personal. Klinik ini mulai melayani masyarakat umum sejak 11 Agustus lalu.
Kehadiran Klinik Integrasi RS Wava Kesamben menawarkan pendekatan pelayanan kesehatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit.
Baca Juga: Radar Blitar Jalin Silaturahmi dengan RS Wava Kesamben, Bahas Peluang Kolaborasi hingga Podcast
Masyarakat juga dapat memperoleh layanan yang berkaitan dengan pola hidup sehat, nutrisi, olahraga, hingga pengobatan herbal.
Konsep tersebut membuat Klinik Integrasi RS Wava Kesamben memadukan kedokteran modern dengan sejumlah pendekatan kesehatan lainnya. Tujuannya, memberikan pelayanan yang lebih menyeluruh sesuai kebutuhan setiap pasien.
Direktur RS Wava Kesamben, Dr Rusandri Gandhi Nugroho, mengatakan klinik tersebut memang dirancang untuk memberikan pelayanan kesehatan secara lebih luas. Menurutnya, aspek kesehatan yang diperhatikan tidak hanya terkait penyakit, tetapi juga pola hidup masyarakat.
“Pokoknya di Klinik Integrasi ini, kami melayani banyak hal, bahkan termasuk pola hidup hingga terkait olahraga dan nutrisi,” ungkap Dr Rusandri.
Padukan Kedokteran Modern, Herbal, dan Nutrisi
Klinik Integrasi dikembangkan melalui kolaborasi sejumlah dokter dengan keahlian yang saling melengkapi. Mereka adalah dr Harfan Amsura, dr Nanditya Ika Faramita MMRS FISQUA AIFO-K, dan dr Nurul Faiqotul Himmah.
Kolaborasi tersebut memungkinkan klinik menangani berbagai kondisi kesehatan. Beberapa di antaranya adalah penyakit metabolik, penyakit kronis, nyeri dan gangguan muskuloskeletal, hingga stroke serta gangguan saraf.
Dengan konsep integratif, pelayanan di klinik tidak berhenti pada konsultasi dokter. Masyarakat juga dapat mengakses berbagai layanan pendukung yang berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran.
Layanan yang tersedia antara lain herbal, nutrisi, pemeriksaan vitamin D, exercise medicine, terapi spiritual, akupresur, bekam, dry needling, telemedicine, hingga home care.
Selain itu, tersedia pula personalisasi kesehatan berdasarkan genetik atau mesin kecerdasan. Ragam layanan tersebut menjadi bagian dari upaya RS Wava Kesamben menghadirkan pilihan pelayanan kesehatan yang lebih komplet bagi masyarakat.
Dr Rusandri menjelaskan, pihaknya sengaja menghadirkan tempat pelayanan yang memadukan pengobatan modern dan tradisional. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh berbagai pilihan layanan dalam satu tempat.
Bukan Sekadar Mengobati Penyakit
Kehadiran Klinik Integrasi RS Wava Kesamben diharapkan dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang menginginkan pelayanan kesehatan secara lebih menyeluruh.
Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Radar Blitar, Perkuat Sinergi Edukasi Masyarakat Lewat Informasi Berkualitas
Konsep yang diterapkan juga menempatkan upaya menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup sebagai bagian penting dalam pelayanan.
Menurut Dr Rusandri, klinik tersebut tidak hanya ditujukan untuk menangani masyarakat yang sedang mengalami gangguan kesehatan. Pendekatan yang digunakan juga diarahkan untuk membantu masyarakat menjaga kondisi tubuh dan membangun pola hidup yang lebih sehat.
“Bukan hanya mengobati penyakit, tetapi juga membantu masyarakat menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup,” ujarnya.
Konsep integratif yang diterapkan menjadi pembeda utama layanan klinik tersebut. Kedokteran modern tetap menjadi bagian pelayanan, sementara aspek herbal, nutrisi, aktivitas fisik, hingga perubahan gaya hidup turut diperhatikan.
Bagi masyarakat Kesamben dan wilayah Blitar yang membutuhkan layanan tersebut, Klinik Integrasi RS Wava Kesamben dapat menjadi salah satu pilihan untuk memperoleh konsultasi dan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan.
Klinik Integrasi RS Wava Kesamben melayani masyarakat dari Senin hingga Jumat. Jam pelayanan dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB.
Dengan hadirnya klinik ini, RS Wava Kesamben berharap masyarakat tidak hanya datang ketika mengalami sakit. Lebih dari itu, layanan yang tersedia diharapkan dapat mendorong kesadaran untuk menjaga kesehatan, memperhatikan nutrisi, menerapkan pola hidup yang baik, serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh. (*/c1/ady)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan