BLITAR KAWENTAR – Seorang petani tebu meninggal dunia di pinggir jalan umum Desa Margomulyo, Kecamatan Panggungrejo, Rabu (12/8) sore.
Korban berinisial B, 58, warga Dusun/Desa Salamrejo, Kecamatan Binangun, diduga meninggal dunia akibat kelelahan setelah bekerja menebang tebu.
Peristiwa petani tebu meninggal tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Sebelum ditemukan meninggal, korban bersama enam rekannya baru saja selesai bekerja menebang tebu di wilayah Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Sutojayan.
Baca Juga: KKS Merah Putih Kedaluwarsa? Ini Solusi agar Bansos PKH Tetap Bisa Dicairkan
Rombongan kemudian melakukan perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor. Namun, ketika melintas di jalan umum Desa Margomulyo, korban tiba-tiba menghentikan kendaraannya dan menepi di pinggir jalan.
Aiptu Muheni menjelaskan, korban saat itu berhenti untuk beristirahat. B juga sempat minum air putih yang dibawanya dari rumah. Namun, tidak lama setelah berhenti, korban tiba-tiba terjatuh.
Kondisi korban kemudian diketahui sudah tidak sadarkan diri. Warga yang kebetulan melintas di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Baca Juga: Persija Bidik Double Trofi, Persib Masih Berpeluang Tambah Kiper Jelang Musim 2026/2027
“Korban berhenti di pinggir jalan untuk minum air putih yang dibawanya dari rumah. Selanjutnya korban terjatuh dan meninggal di tempat kejadian,” terang Muheni.
Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada petugas Polsek Panggungrejo. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan terhadap kondisi korban.
Petugas gabungan yang terdiri dari kepolisian, tim medis, SPKT, hingga Inafis Satreskrim mendatangi lokasi kejadian. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi korban sekaligus memastikan penyebab kematian.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan adanya luka pada tubuh korban. Selain itu, tidak ditemukan pula tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh petani tebu tersebut.
Berdasarkan dugaan analisis medis petugas, korban meninggal dunia karena kondisi lemas dan kelelahan.
Dugaan tersebut dikaitkan dengan aktivitas korban yang sebelumnya bekerja menebang tebu sebelum melakukan perjalanan pulang.
Baca Juga: Megawati Hangestri Bikin Libero Hyundai Hill State Ketar-ketir, Dulu Dibenci Kini Jadi Andalan
Meski demikian, kepolisian masih melakukan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi yang berada di lokasi. Petugas juga menggali informasi dari pihak keluarga korban untuk melengkapi penanganan kejadian.
Kepolisian memastikan pemeriksaan dilakukan untuk mendapatkan gambaran secara menyeluruh mengenai kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Aktivitas menebang tebu yang dilakukan korban bersama enam rekannya berlangsung sebelum mereka melakukan perjalanan pulang. Saat perjalanan, korban memilih berhenti di pinggir jalan untuk beristirahat dan minum air putih.
Baca Juga: Daftar Pemain Baru Persib Bandung 2026-2027, Balsa Sekulic hingga Mariano Peralta
Tidak lama berselang, korban tiba-tiba terjatuh hingga tidak sadarkan diri. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian memberikan pertolongan dan melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Setelah seluruh proses penanganan di lokasi selesai dilakukan, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Polisi masih melengkapi keterangan dari para saksi dan keluarga guna memastikan rangkaian kejadian sebelum petani tebu tersebut meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ditemukan luka maupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. (sub)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari