BLITAR KAWENTAR - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan anggaran sekitar Rp 350 juta untuk pelaksanaan Blitar Ethnic Carnival (BEN Carnival) 2026. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung pada 22 Agustus 2026.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Kota Blitar, Rike Rochmawati mengatakan, BEN Carnival tahun ini melibatkan sekitar 40 peserta dari berbagai unsur, mulai organisasi perangkat daerah (OPD), swasta, hingga sekolah.
Peserta BEN Carnival telah ditentukan melalui mekanisme undian. Namun, Pemkot Blitar tidak mewajibkan seluruh pihak, termasuk BUMN maupun BUMD, untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Trik Memperkuat Fungsi Otak Cukup Lakukan 6 Kebiasaan Ini Agar Pikiran Tak Mudah Blank
“Memang kami tidak mau memaksakan BUMN maupun BUMD untuk mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.
Menurut dia, terdapat BUMD yang memilih tidak mengikuti BEN Carnival tahun ini. Keputusan tersebut dilakukan dengan pertimbangan efisiensi di internal masing-masing.
Pelaksanaan BEN Carnival tahun ini juga mengalami perubahan waktu. Jika tahun sebelumnya digelar pada pagi hingga sore hari, tahun ini dijadwalkan berlangsung pada malam hari.
Baca Juga: Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di MTsN 6 Blitar Berlangsung Khidmat
Rute karnival dimulai dari lingkungan Pemkot Blitar dan berakhir di DPRD Kota Blitar. Perubahan waktu dan rute tersebut menjadi bagian dari penyesuaian pelaksanaan BEN Carnival tahun ini.
Sekitar 40 peserta yang telah ditentukan akan mengikuti rangkaian karnival sesuai konsep yang disiapkan panitia. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pariwisata dan kebudayaan Kota Blitar.
Anggaran sekitar Rp 350 juta disiapkan untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan BEN Carnival. Rike mengatakan besaran anggaran tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan dan konsep karnival yang telah disiapkan.
Baca Juga: Lebih Dekat dengan Sosok Dr Supriyono, Plt Rektor UNISBA Blitar 2026, Ini Visi dan Misinya
“Anggaran yang kami siapkan sekitar Rp 350 juta. Itu untuk mendukung kebutuhan pelaksanaan BEN Carnival tahun ini,” pungkasnya.(bud/c1/ady)
Editor : M. Subchan Abdullah