Makam Bung Karno Dibuka 24 Jam Mulai 15 Agustus, Megawati Titip Pesan Ini agar Peziarah Tak Berjubel

Noormalady Usman • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 10:49 WIB
Akses ziarah Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar resmi dibuka 24 jam mulai 15 Agustus 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk memberi keleluasaan bagi peziarah dari berbagai daerah, dengan tetap mengutamakan ketertiban, antrean, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.
Akses ziarah Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar resmi dibuka 24 jam mulai 15 Agustus 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk memberi keleluasaan bagi peziarah dari berbagai daerah, dengan tetap mengutamakan ketertiban, antrean, keamanan, dan kenyamanan pengunjung.

BLITAR KAWENTAR - Akses Makam Bung Karno (MBK) di Kota Blitar kini dibuka selama 24 jam. Kebijakan tersebut mulai berlaku 15 Agustus 2026 dan menjadi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar untuk memberikan ruang lebih luas bagi peziarah dari berbagai daerah yang memiliki waktu kunjungan berbeda.

Pembukaan Makam Bung Karno 24 jam tersebut disebut telah mendapatkan persetujuan dari Megawati Soekarnoputri selaku keluarga Bung Karno. Kebijakan ini sekaligus menjadi perhatian baru dalam pengelolaan kawasan wisata sejarah yang selama ini menjadi salah satu tujuan peziarah dari berbagai daerah.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan, keputusan membuka Makam Bung Karno sepanjang hari dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan peziarah. Menurut dia, tidak semua pengunjung datang pada waktu yang sama sehingga akses 24 jam diharapkan dapat memberikan fleksibilitas dalam melakukan ziarah.

Baca Juga: Makam Bung Karno Selalu Ramai Dikunjungi, Wisata Sejarah di Blitar Ini Sajikan Museum Gratis dan Oleh-Oleh Lengkap

Megawati Minta Peziarah Tetap Tertib

Syauqul atau yang akrab disapa Mas Ibin menyebut pihaknya telah mendapatkan izin dari Megawati. Dalam komunikasi tersebut, Megawati juga beberapa kali menanyakan jumlah pengunjung Makam Bung Karno dalam periode bulanan maupun tahunan.

Pemkot Blitar, kata Mas Ibin, terus melakukan rekapitulasi jumlah kunjungan sebagai bagian dari pengelolaan kawasan tersebut. Data jumlah peziarah menjadi salah satu hal yang diperhatikan seiring dengan diberlakukannya akses selama 24 jam.

Baca Juga: Makam Bung Karno Jadi Destinasi Wisata Sejarah Favorit di Blitar, Museum Gratis hingga Surga Oleh-Oleh

Selain memberikan izin, Megawati juga berpesan agar pengelolaan peziarah dilakukan secara tertib. Salah satu perhatian utama adalah pengaturan antrean agar pengunjung tidak menumpuk, khususnya di area makam.

Pemkot Blitar memastikan pesan tersebut akan diterapkan melalui standar operasional prosedur (SOP). Pengaturan antrean dinilai penting untuk menjaga kenyamanan sekaligus menghindari kondisi terlalu penuh di dalam area makam.

Petugas Dibagi dalam Sistem Shift

Untuk mendukung operasional 24 jam, Pemkot Blitar menyiapkan sistem kerja petugas secara bergiliran. Pembagian tugas tersebut dilakukan agar pelayanan dan pengamanan tetap berjalan, baik pada siang maupun malam hari.

Mas Ibin menegaskan, sistem penjagaan secara bergiliran disiapkan untuk menjaga aspek kenyamanan dan keamanan para peziarah. Dengan demikian, pembukaan akses sepanjang hari tidak hanya berkaitan dengan penambahan waktu kunjungan, tetapi juga kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan.

Kebijakan ini juga menjadi bagian dari rencana Pemkot Blitar memperpanjang waktu pelayanan di sejumlah fasilitas publik dan destinasi wisata. Pemkot berharap aktivitas wisatawan di Kota Blitar tidak hanya terkonsentrasi pada siang hari.

Dengan akses Makam Bung Karno 24 jam, peziarah yang datang dari luar daerah memiliki alternatif waktu untuk berkunjung. Kebijakan tersebut juga diharapkan dapat mendukung aktivitas wisata malam di Kota Blitar, meski bahan yang tersedia tidak merinci destinasi lain yang akan menerapkan pelayanan serupa.

Baca Juga: Komplek Makam Bung Karno Jadi Ikon Wisata Sejarah Blitar, Museum Gratis hingga Istana Gebang Bisa Dikunjungi

Bertepatan dengan Momentum 15 Agustus

Pembukaan akses 24 jam tersebut bertepatan dengan momentum malam 15 Agustus serta penanggalan Jawa yang berkaitan dengan hari wafat Bung Karno. Momentum tersebut menjadi salah satu latar waktu diberlakukannya kebijakan baru di kawasan makam.

Dengan kebijakan ini, Pemkot Blitar kini memiliki tantangan untuk memastikan pelayanan tetap berjalan tertib selama 24 jam. Pengaturan antrean, pembagian petugas, keamanan, dan kenyamanan peziarah menjadi sejumlah aspek yang ditekankan sejak awal.

Baca Juga: Wisata Makam Bung Karno Selalu Ramai Pengunjung, Simak Harga Tiket, Museum Gratis, dan Daya Tariknya

Pemkot Blitar juga perlu menjaga agar meningkatnya fleksibilitas waktu kunjungan tidak berujung pada penumpukan di area makam. Karena itu, penerapan SOP sebagaimana pesan Megawati menjadi bagian penting dalam pelaksanaan akses Makam Bung Karno 24 jam.

Editor : Regina Gavin Agata
MBK 24 jam peziarah megawati soekarnoputri makam bung karno Pemkot Blitar