BLITAR KAWENTAR – Kebakaran gudang pakan ternak bebek terjadi di Desa Ringinanyar, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Rabu (19/8). Kebakaran diduga dipicu api dari pembakaran sampah klobot dan janggel jagung yang dilakukan di dekat gudang. Api kemudian merembet hingga membakar bangunan gudang dan sebagian rumah di dekatnya.
Peristiwa kebakaran gudang pakan tersebut terjadi sekitar pukul 10.20 WIB. Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB, pemilik gudang diketahui membakar sampah berupa klobot dan janggel jagung di sebelah selatan gudang pakan.
Diduga karena api tidak sepenuhnya terpantau, kobaran kemudian merembet dari lokasi pembakaran menuju bangunan gudang. Api semakin membesar setelah menyulut material berbahan plastik yang berada di dalam gudang pakan dan bagian dapur rumah.
Api Merembet ke Gudang dan Rumah
Kasi Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Blitar Tedi Prasojo menjelaskan, kobaran api diketahui setelah saksi melihat api mulai menjalar ke bangunan gudang. Warga sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya.
Warga juga segera memberitahukan perangkat Desa Ringinanyar dan melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran. Mendapat laporan, petugas damkar langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Baca Juga: Pemkot Blitar Antisipasi Biaya Angkut Sampah Membengkak, Ini Yang Dilakukan
Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman sekaligus memutus rantai api. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kebakaran gudang pakan semakin meluas dan menjalar ke bangunan rumah yang berada tidak jauh dari lokasi.
Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam. Petugas damkar dibantu warga setempat berjibaku menjinakkan kobaran api yang melahap gudang pakan ternak bebek.
Beruntung, kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah barang milik korban ikut terbakar. Di antaranya satu unit kendaraan motor, sepeda angin, persediaan pakan bebek, serta bagian bangunan gudang.
Selain gudang pakan, api juga mengenai bagian dapur dan ruang tamu rumah yang berada di sekitar bangunan tersebut. Besarnya kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta.
Warga Diminta Waspada Saat Bakar Sampah
Tedi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pembakaran sampah, terutama di sekitar bangunan yang menyimpan material mudah terbakar.
Material seperti plastik, kayu, pakan ternak, maupun barang lain yang mudah terbakar dapat membuat api dengan cepat membesar apabila berada terlalu dekat dengan sumber pembakaran.
Menurutnya, pembakaran sampah sebaiknya tidak ditinggalkan begitu saja. Api harus terus diawasi sampai benar-benar padam agar tidak menyisakan bara yang berpotensi memicu kebakaran.
Kewaspadaan menjadi semakin penting ketika aktivitas pembakaran dilakukan di dekat gudang, rumah, atau bangunan lain yang memiliki banyak material mudah terbakar.
Peristiwa kebakaran gudang pakan di Desa Ringinanyar tersebut menjadi pengingat agar masyarakat tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah. Pengawasan terhadap api perlu dilakukan sejak awal hingga bara benar-benar padam untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Editor : Regina Gavin Agata