BLITAR KAWENTAR – Proyek pembangunan jaringan irigasi Jalan Anggrek, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, hingga kini belum dimulai. Proyek irigasi Jalan Anggrek tersebut masih menunggu proses lelang yang ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026.
Pemerintah Kota Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar memastikan pembangunan proyek irigasi Jalan Anggrek tetap masuk dalam rencana pekerjaan tahun ini. Jika proses lelang selesai sesuai target, pengerjaan fisik proyek dijadwalkan mulai pada awal September 2026.
Kepala Dinas PUPR Kota Blitar Erna Santi mengatakan, saat ini proses lelang masih berlangsung. Proyek dengan pagu anggaran sekitar Rp800 juta itu belum masuk tahap pengerjaan fisik karena tahapan pengadaan belum selesai.
Baca Juga: Lelang Motor JBA Terbaru: Yamaha Gear 2024 Dibanderol Rp9 Juta, Simak Cara Ikut dan Biaya Lengkapnya
“Sekarang masih proses lelang. Kami targetkan akhir Agustus selesai sehingga pengerjaan bisa dimulai awal September,” ujar Erna.
Masuk 10 Proyek Strategis Pemkot Blitar
Pembangunan jaringan irigasi di Jalan Anggrek bukan sekadar pekerjaan infrastruktur biasa. Proyek tersebut menjadi salah satu dari 10 proyek strategis Pemerintah Kota Blitar pada 2026.
Baca Juga: Lelang Motor JBA Terbaru: Yamaha Gear 2024 Mulai Rp9 Juta, Begini Cara Ikut dan Biaya Tambahannya
Menurut Erna, pembangunan jaringan irigasi tersebut diarahkan untuk meningkatkan pelayanan pengairan di wilayah sekitar. Keberadaan jaringan irigasi diharapkan dapat mendukung kebutuhan pengairan sehingga manfaat pembangunan nantinya dapat dirasakan masyarakat di kawasan tersebut.
Meski demikian, pekerjaan belum dapat dilaksanakan sebelum proses lelang selesai. Karena itu, penyelesaian tahapan lelang menjadi bagian penting sebelum proyek memasuki tahap pembangunan fisik.
Pemkot Blitar menargetkan proses pengadaan dapat diselesaikan pada akhir Agustus. Dengan demikian, pekerjaan jaringan irigasi Jalan Anggrek diharapkan dapat dimulai pada awal September sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Diharapkan Berjalan Sesuai Rencana
Pemkot Blitar berharap proses lelang tidak mengalami kendala sehingga pekerjaan fisik dapat segera dilaksanakan. Penyelesaian sesuai target diperlukan agar pembangunan tidak keluar dari rencana yang telah ditetapkan untuk tahun anggaran 2026.
Pembangunan proyek irigasi Jalan Anggrek juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pelayanan pengairan. Dengan pagu anggaran sekitar Rp800 juta, pekerjaan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi wilayah sekitar setelah pembangunan selesai.
Erna menegaskan harapan agar pelaksanaan proyek nantinya dapat berjalan sesuai rencana. Artinya, setelah proses lelang rampung, pekerjaan di lapangan diharapkan bisa segera dimulai sebagaimana target awal September 2026.
“ Kami berharap pelaksanaannya nanti bisa berjalan sesuai rencana,” pungkasnya.
Untuk saat ini, masyarakat masih harus menunggu hingga proses lelang selesai sebelum melihat dimulainya pekerjaan fisik di Jalan Anggrek. Pemkot Blitar menargetkan tahapan tersebut rampung akhir Agustus sehingga proyek dapat memasuki tahap pelaksanaan pada bulan berikutnya.
Dengan masuknya pembangunan jaringan irigasi Jalan Anggrek sebagai salah satu dari 10 proyek strategis Pemkot Blitar 2026, penyelesaian proyek ini menjadi bagian dari agenda pembangunan infrastruktur daerah. Pemerintah berharap proses yang masih berjalan dapat segera dituntaskan agar pembangunan bisa dilaksanakan sesuai jadwal dan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Editor : Regina Gavin Agata