BLITAR KAWENTAR – Pembangunan Kantor Kejari Kabupaten Blitar mulai memasuki tahapan penting. Proyek pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Blitar yang berada di Kecamatan Kanigoro kini resmi masuk tahap lelang. Nilai anggaran yang disiapkan untuk pembangunan tersebut mencapai sekitar Rp47 miliar.
Persiapan di lokasi pembangunan juga mulai terlihat. Sejumlah pekerja tampak melakukan pengerjaan pagar pembatas di bagian belakang area proyek.
Sementara itu, proses pembersihan lahan atau land clearing telah selesai dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum pekerjaan konstruksi dimulai.
Baca Juga: Keutamaan Selawat dalam Islam, Disebut Bisa Mendapat 10 Balasan Selawat dan Mengangkat Derajat
Jika proses lelang berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik gedung utama Kantor Kejari Kabupaten Blitar ditargetkan mulai pada awal September mendatang. Pengerjaan tersebut diharapkan dapat berjalan lancar sehingga gedung baru bisa selesai sesuai target kontrak dan mulai dimanfaatkan pada tahun depan.
Anggaran Pembangunan Capai Rp47 Miliar
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Blitar, Lie Putra Setiawan, mengatakan pembangunan kantor baru tersebut masih dalam proses lelang. Menurutnya, persiapan fisik di lokasi telah dilakukan secara bertahap.
“Sepengetahuan kami saat ini pengerjaan gedung sudah memasuki proses lelang. Pembersihan lahan (land clearing) sudah selesai dan untuk pagar pembatas area saat ini sedang dalam proses pembangunan,” ujarnya, 25 Agustus.
Baca Juga: Lelang Tak Rampung, Proyek Irigasi Jalan Anggrek Blitar Ditarget Mulai September 2026
Gedung baru tersebut nantinya disiapkan untuk menggantikan fasilitas lama. Keberadaan kantor baru di pusat pemerintahan Kabupaten Blitar juga diharapkan dapat memperkuat akses pelayanan hukum kepada masyarakat.
Pagu anggaran pembangunan sarana fisik gedung kejaksaan itu mencapai sekitar Rp47 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembangunan sejumlah fasilitas, mulai lapangan, gedung utama, hingga unit gedung lainnya.
Besarnya anggaran pembangunan disiapkan untuk mendukung kebutuhan fasilitas kantor penegak hukum. Dengan fasilitas yang lebih memadai, aktivitas kerja sekaligus pelayanan publik di lingkungan Kejari Kabupaten Blitar diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
Gedung Dirancang Minimal Dua Lantai
Keterbatasan luas lahan menjadi salah satu pertimbangan dalam rancangan gedung baru. Karena itu, Kejari Kabupaten Blitar mengusung konsep bangunan bertingkat untuk memaksimalkan lahan yang tersedia.
Gedung tersebut direncanakan memiliki minimal dua lantai. Bangunan bertingkat dinilai lebih sesuai untuk menampung seluruh divisi kerja serta ruang pelayanan publik secara terpadu.
“Rencananya, gedung dibangun minimal dua lantai. Karena kalau hanya satu lantai agak sulit ya, mengingat luas tanah yang tersedia juga terbatas,” jelas Lie.
Konsep tersebut diharapkan dapat membuat penggunaan lahan menjadi lebih efisien. Selain ruang kerja internal, gedung baru juga akan menunjang kebutuhan pelayanan masyarakat yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kejaksaan.
Ditargetkan Bisa Digunakan Tahun Depan
Pembangunan fisik gedung utama ditargetkan dimulai awal September apabila proses lelang berlangsung lancar. Sesuai target kontrak, pekerjaan diharapkan dapat selesai pada akhir tahun ini.
Namun, apabila waktu pengerjaan ternyata tidak mencukupi, penambahan durasi pekerjaan tetap dimungkinkan. Penyesuaian tersebut akan dilakukan melalui mekanisme dan regulasi adendum kontrak yang berlaku.
Pihak Kejari Kabupaten Blitar berharap pembangunan gedung baru tersebut dapat berjalan sesuai rencana. Target akhirnya, fasilitas baru sudah dapat dimanfaatkan secara penuh pada tahun depan.
“Harapan kami tahun depan gedung ini sudah bisa dimanfaatkan secara penuh untuk menunjang operasional pelayanan,” pungkas Lie.
Dengan pembangunan gedung baru tersebut, Kejari Kabupaten Blitar tidak hanya menyiapkan fasilitas kerja yang lebih representatif, tetapi juga berupaya meningkatkan dukungan terhadap operasional dan pelayanan hukum bagi masyarakat di Kabupaten Blitar. (jar/c1/sub)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan