BLITAR KAWENTAR – Seleksi Sekda Kota Blitar belum bisa segera dilaksanakan karena pemerintah daerah masih menunggu kesiapan anggaran.
Keterbatasan keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan Pemkot Blitar dalam mengisi sejumlah jabatan strategis yang saat ini masih kosong.
Selain jabatan sekretaris daerah atau sekda, terdapat dua posisi strategis lain yang belum terisi secara definitif. Kedua jabatan tersebut yakni kepala Dinas Kesehatan serta direktur RSUD. Untuk sementara, posisi tersebut masih dijalankan oleh pejabat sementara.
Baca Juga: Banyak Pegiat Literasi di Blitar, Pameran Buku Jadi Jujukan Penerbit dan Diburu Pengunjung
Pemkot Blitar memastikan seleksi Sekda Kota Blitar tetap akan dilanjutkan setelah anggaran tersedia. Pemerintah daerah menyebut proses seleksi membutuhkan biaya tersendiri sehingga pelaksanaannya harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.
Seleksi Pejabat Tunggu Anggaran
Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin mengatakan pemerintah kota akan melanjutkan proses pengisian jabatan strategis tersebut. Namun, pembukaan seleksi masih harus mempertimbangkan kondisi anggaran yang tersedia.
“Kami akan lanjutkan segera dan buka lelang. Pelaksanaan seleksi juga membutuhkan anggaran. Tata kelola pemerintahan dengan anggaran yang minim memang agak berat,” ujarnya.
Baca Juga: BEN Carnival 2026 Dievaluasi, Disbudpar Kota Blitar Buka Opsi Acara Dimulai Sore
Menurutnya, keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus berhati-hati dalam menentukan waktu pelaksanaan seleksi. Meski begitu, kebutuhan untuk mengisi jabatan strategis tetap menjadi perhatian Pemkot Blitar.
Jabatan sekda menjadi salah satu posisi penting dalam struktur pemerintahan daerah. Karena itu, proses pengisiannya perlu dilakukan melalui mekanisme seleksi yang membutuhkan dukungan anggaran.
Selain sekda, posisi kepala Dinas Kesehatan dan direktur RSUD juga masih belum ditempati pejabat definitif. Untuk sementara, kedua jabatan tersebut dijalankan oleh pelaksana tugas atau Plt.
Roda Pemerintahan Tetap Berjalan
Meski terdapat sejumlah jabatan strategis yang belum terisi secara definitif, Pemkot Blitar memastikan kondisi tersebut tidak menghambat jalannya pemerintahan.
Saat ini, kepala Dinas Kesehatan dan direktur rumah sakit masih diisi Plt. Sementara itu, posisi sekda masih berstatus penjabat atau Pj. Penempatan pejabat sementara dilakukan agar pelayanan pemerintahan tetap berjalan sembari menunggu proses pengisian jabatan definitif.
Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Blitar Perluas Perlindungan, Petani Tebu hingga Buruh Angkut Jadi Sasaran
Wali Kota Blitar memastikan pekerjaan birokrasi tetap berlangsung meskipun sejumlah posisi strategis belum terisi secara definitif.
“Saya pastikan seluruh pekerjaan birokrasi tidak terganggu, meskipun masih ada Plt untuk dinkes dan direktur rumah sakit, bahkan sekda juga masih Pj,” katanya.
Dengan kondisi tersebut, aktivitas pemerintahan tetap dijalankan oleh pejabat yang telah ditunjuk. Pelayanan kepada masyarakat juga diupayakan tetap berjalan seperti biasa.
Tiga Jabatan Strategis Masih Kosong
Belum terisinya tiga jabatan tersebut menjadi pekerjaan rumah Pemkot Blitar dalam penataan pegawai. Selain membutuhkan kesiapan administratif, proses seleksi juga harus didukung anggaran yang mencukupi.
Baca Juga: Rp47 Miliar! Kantor Kejari Kabupaten Blitar Masuk Tahap Lelang, Dibangun Dua Lantai
Tiga posisi yang masih dalam proses pengisian tersebut adalah sekretaris daerah, kepala Dinas Kesehatan, dan direktur RSUD. Ketiganya memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Blitar.
Pemkot Blitar belum menyampaikan waktu pasti pelaksanaan seleksi. Pemerintah daerah hanya memastikan proses tersebut akan dilanjutkan ketika kondisi anggaran memungkinkan.
Keterbatasan anggaran membuat tahapan pengisian jabatan harus dilakukan secara bertahap. Pemkot tetap berupaya menjaga agar kekosongan jabatan tidak berdampak terhadap pelayanan maupun pekerjaan birokrasi.
Baca Juga: 700 Buku Penguatan Literasi Dibagikan ke Tiga Lembaga Pendidikan di Kota Blitar, Sasar Siswa SD hing
Dengan masih adanya pejabat sementara, roda pemerintahan dapat tetap berjalan sembari pemerintah menyiapkan proses seleksi. Selanjutnya, setelah anggaran tersedia, Pemkot Blitar akan membuka proses lelang atau seleksi untuk mendapatkan pejabat yang akan mengisi posisi strategis tersebut secara definitif.
Pemerintah berharap proses pengisian jabatan dapat segera dilakukan apabila dukungan anggaran telah tersedia. Dengan demikian, struktur organisasi Pemkot Blitar bisa kembali terisi secara definitif dan pelaksanaan tugas pemerintahan dapat semakin optimal. (bud/c1/sub)
Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan