Tabrak Pohon di Nglegok, Dua Pemuda Tewas dalam Kecelakaan Tunggal Saat Pagi Hari

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 09:45 WIB
SATLANTAS POLRES BLITAR KOTA UNTUK RADAR BLITAR
HILANG KENDALI: Polisi mengevakuasi dua korban kecelakaan tunggal dan olah TKP, kemarin (26/8).
SATLANTAS POLRES BLITAR KOTA UNTUK RADAR BLITAR
HILANG KENDALI: Polisi mengevakuasi dua korban kecelakaan tunggal dan olah TKP, kemarin (26/8).

BLITAR KAWENTAR - Kecelakaan tunggal di Nglegok kembali menelan korban jiwa. Dua pemuda yang sedang berboncengan sepeda motor Honda Beat meninggal dunia setelah kendaraan yang mereka tumpangi hilang kendali dan menabrak pohon di bahu Jalan Raya Nglegok, Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Rabu (26/8) pagi.

Kecelakaan tunggal di Nglegok tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Motor Honda Beat bernopol AG 2064 KDJ yang dikendarai MK, warga Kecamatan Nglegok, melaju dengan membonceng SYP, yang juga warga Kecamatan Nglegok.

Benturan keras membuat kedua korban mengalami luka parah, terutama pada bagian kepala. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan penanganan. Namun, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan dan mereka dinyatakan meninggal dunia akibat luka yang dialami.

Baca Juga: Operasi Tumpas Narkoba Semeru Ungkap 10 Kasus, IRT Residivis Kembali Beraksi

Motor Diduga Selip hingga Hilang Kendali

Kasat Lantas Polres Blitar Kota AKP Riena Kusmarlandi Putri menjelaskan, kendaraan tersebut melaju dari arah selatan menuju utara sebelum kecelakaan terjadi.

Sesampainya di lokasi kejadian, sepeda motor diduga mengalami selip. Kondisi itu membuat pengendara kehilangan kendali atas laju kendaraan.

Motor kemudian bergerak ke sisi kiri jalan. Kendaraan keluar dari jalur dan menabrak pohon yang berada di bahu jalan sebelah barat.

Baca Juga: Polisi Gandeng Bapas Uji Rekomendasi Diversi Kasus Bullying Pelajar MTs di Wlingi, Hasil Visum Ungka

Akibat benturan, bagian depan sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Kedua korban juga mengalami luka pada bagian kepala akibat benturan keras dengan objek di sekitar jalan.

Dari pemeriksaan awal di lokasi, polisi menduga kendaraan melaju dengan kecepatan cukup tinggi. Namun, faktor utama kecelakaan diduga berkaitan dengan kurangnya konsentrasi pengendara ketika mengemudikan kendaraan.

Kedua Korban Sempat Tidak Sadar

Benturan keras membuat kedua pemuda tersebut mengalami luka parah. Mereka bahkan sempat berada dalam kondisi tidak sadar setelah kecelakaan.

Petugas kemudian memberikan penanganan terhadap kedua korban. Meski demikian, kondisi luka yang dialami keduanya cukup berat sehingga nyawa mereka tidak berhasil diselamatkan.

Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan serta lokasi kejadian. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui kemungkinan adanya faktor lain yang turut menyebabkan kecelakaan tersebut.

Baca Juga: Jagung SPHP Tembus 30 Ribu Ton di Blitar Raya, Peternak Wajib Terdaftar untuk Menebus

Dalam pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan indikasi pengendara mengonsumsi alkohol. Polisi juga tidak mencium adanya bau alkohol dari mulut pengendara.

“Tidak ditemukan indikasi bau alkohol dari mulut pengendara,” jelas Riena.

Polisi Ingatkan Pengendara Lebih Waspada

Kecelakaan tunggal tersebut menjadi pengingat bahwa kehilangan kendali saat mengendarai sepeda motor dapat berakibat fatal. Terlebih ketika kendaraan menabrak objek keras yang berada di sekitar jalan.

Kasat Lantas Polres Blitar Kota mengimbau masyarakat, terutama pengendara sepeda motor, agar selalu meningkatkan kewaspadaan ketika berkendara.

Baca Juga: Dari Hobi Bernyanyi, Nayottama Wildan Saputra Tembus GBN 2026, Sempat Ditolak Ortu Kini Tampil di Is

Konsentrasi penuh diperlukan selama perjalanan, termasuk ketika melintas pada pagi hari. Pengendara juga diminta memperhatikan kondisi jalan yang berpotensi menyebabkan kendaraan kehilangan kendali.

Selain menjaga konsentrasi, pengendara diimbau tidak memacu kendaraan secara berlebihan. Kondisi sepeda motor juga harus dipastikan layak digunakan sebelum perjalanan.

Polisi mengingatkan bahwa kecelakaan tidak hanya terjadi akibat tabrakan antarkendaraan. Kecelakaan tunggal juga dapat berujung fatal ketika kendaraan kehilangan kendali kemudian menghantam objek keras di sisi jalan.

Peristiwa di Jalan Raya Nglegok tersebut kini menjadi perhatian agar pengguna jalan semakin berhati-hati. Dua pemuda yang menjadi korban meninggal dunia setelah sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami selip, kehilangan kendali, kemudian menabrak pohon di bahu jalan. (sub)

Editor : Aprillita Saskia Azzahrah Putri Kurniawan
Kecelakaan Nglegok Dua Pemuda Tewas Jalan Raya Nglegok kecelakaan tunggal Polres Blitar Kota