Popularitas Kampung Coklat Blitar terus meningkat karena menghadirkan konsep wisata yang berbeda. Tidak hanya menyuguhkan berbagai wahana permainan, pengunjung juga diajak melihat sisi edukatif mengenai sejarah cokelat, menikmati fasilitas lengkap, hingga berburu produk olahan kakao khas Blitar.
Dengan harga tiket yang relatif ramah di kantong, destinasi ini menjadi pilihan menarik saat akhir pekan maupun musim liburan. Pengunjung dapat memilih tiket reguler atau tiket terusan yang memberikan akses ke sejumlah wahana unggulan sehingga lebih ekonomis.
Menawarkan Fasilitas yang Lengkap
Begitu memasuki kawasan wisata, pengunjung akan menemukan berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan selama berlibur. Area parkir yang luas memudahkan kendaraan roda dua maupun roda empat, sementara toilet, kamar mandi, musala, gazebo, hingga tempat duduk tersedia di berbagai titik.
Tak hanya itu, terdapat pula area kuliner, toko suvenir, pusat oleh-oleh, hingga galeri edukasi yang membuat wisatawan dapat menikmati beragam aktivitas tanpa harus keluar dari kawasan Kampung Coklat.
Suasana kawasan yang bersih dan tertata menjadikan tempat ini nyaman untuk dijelajahi bersama keluarga sepanjang hari.
Wahana Bermain yang Beragam
Kampung Coklat menghadirkan berbagai wahana permainan yang dapat dinikmati oleh anak-anak maupun orang dewasa. Salah satu yang paling diminati adalah kereta monorel yang membawa pengunjung berkeliling kawasan sambil menikmati pemandangan sekitar.
Bagi anak-anak tersedia playground dengan berbagai permainan yang aman, kolam renang, gokart mini, lokomotif mini, trampolin, hingga permainan pancingan yang menjadi favorit keluarga.
Selain itu, terdapat motor listrik yang memungkinkan anak-anak merasakan sensasi berkendara di lintasan khusus dengan pengawasan petugas.
Bagi pengunjung yang ingin menikmati suasana lebih santai, tersedia wahana perahu dayung yang menyusuri kolam buatan. Ada pula perahu ceria yang membawa wisatawan berkeliling jalur air sambil menikmati suasana hijau di sekitarnya.
Masih banyak wahana lain yang bisa dicoba, seperti komidi putar, rolling swinger, Aladin, dan beberapa permainan tambahan yang dapat dinikmati dengan membeli tiket terpisah.
Belajar Sejarah Cokelat di Galeri
Tidak hanya menjadi tempat bermain, Kampung Coklat juga memiliki nilai edukasi. Salah satunya melalui Galeri Coklat yang menampilkan informasi mengenai sejarah kakao dan perkembangan cokelat di Indonesia.
Bangunan galeri bergaya klasik ini menjadi salah satu spot favorit pengunjung karena menghadirkan suasana berbeda dibanding area permainan. Di dalamnya, wisatawan dapat menambah wawasan mengenai perjalanan industri cokelat sekaligus mengenal lebih dekat produk olahan kakao.
Konsep wisata edukasi inilah yang membuat Kampung Coklat sering menjadi tujuan kunjungan sekolah maupun rombongan keluarga.
Baca Juga: Jamburono Camping Ground di Blitar, Sensasi Berkemah di Tengah Sejuknya Pegunungan yang Bikin Betah
Kuliner dan Oleh-Oleh Khas
Setelah puas berkeliling, pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan makanan dan minuman yang tersedia di area kuliner. Aneka jajanan ringan, minuman segar, hingga olahan cokelat menjadi pilihan yang banyak diburu wisatawan.
Tak lengkap rasanya berkunjung tanpa membawa buah tangan. Pusat oleh-oleh di Kampung Coklat menyediakan beragam produk berbahan dasar cokelat, mulai dari camilan, cokelat batangan, hingga suvenir dan aksesori khas.
Semua produk tersebut dapat dibeli dalam satu kawasan sehingga memudahkan wisatawan sebelum meninggalkan lokasi wisata.
Liburan Sekaligus Edukasi
Selain wahana permainan dan pusat kuliner, Kampung Coklat juga memiliki masjid dengan arsitektur klasik yang dikelilingi kolam ikan koi sehingga menghadirkan suasana tenang bagi pengunjung yang ingin beribadah maupun beristirahat.
Perpaduan antara edukasi, hiburan, fasilitas lengkap, serta beragam pilihan kuliner membuat Kampung Coklat Blitar menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang layak dikunjungi. Tidak hanya menawarkan keseruan bermain, tempat ini juga memberikan pengalaman belajar yang menjadikan liburan terasa lebih bermakna.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : MW Channel