Punya Modal Jam Terbang, SMKN 1 Nglegok Siap Bersaing di Bahlil Mini Soccer U-17

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 12:38 WIB
SIAP MENTAL: Latihan rutin di Stadion Gelora Panataran dilakoni pemain SMK Negeri 1 Nglegok.
SIAP MENTAL: Latihan rutin di Stadion Gelora Panataran dilakoni pemain SMK Negeri 1 Nglegok.

BLITAR KAWENTAR – Bahlil Mini Soccer U-17 menjadi salah satu ajang yang tengah dipersiapkan serius oleh SMK Negeri 1 Nglegok. Tim mini soccer sekolah tersebut terus melakukan pematangan sebelum turun dalam kompetisi. Tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, persiapan juga diarahkan pada kondisi fisik dan mental para pemain.

Pelatih Tim Mini Soccer SMKN 1 Nglegok Galih Wicaksono mengatakan, persiapan menghadapi Bahlil Mini Soccer U-17 telah dilakukan hampir sebulan. Dalam masa persiapan tersebut, tim pelatih berusaha memastikan para pemain memiliki kesiapan yang cukup sebelum menghadapi pertandingan.

“Hampir sebulan ini kami terus mematangkan persiapan untuk kompetisi ini, baik fisik maupun mental anak-anak,” jelas Galih.

Baca Juga: MAN 3 Blitar Siap Hadapi Persaingan di Tulungagung, Bahlil Mini Soccer Jadi Debut Perdana

Menurut dia, kesiapan mental menjadi salah satu bagian yang tidak kalah penting dalam menghadapi kompetisi. Para pemain dituntut mampu menjaga konsentrasi dan kesiapan ketika berada di lapangan. Karena itu, latihan tidak hanya diarahkan pada kemampuan bermain, tetapi juga untuk membangun kesiapan menghadapi atmosfer pertandingan.

Galih cukup optimistis melihat perkembangan skuad yang disiapkan SMKN 1 Nglegok. Sebagian pemain disebut telah memiliki pengalaman mengikuti sejumlah kompetisi di luar kota. Pengalaman tersebut menjadi modal tersendiri bagi tim untuk menghadapi persaingan dalam Bahlil Mini Soccer U-17.

“Untuk kompetisi mini soccer, anak-anak sudah beberapa ikut. Jadi, jam terbang sudah lumayan,” tegasnya.

Baca Juga: Malintar Mini Soccer Bawa Ambisi Besar, Siap Ciptakan Kejutan di Turnamen Tulungagung

Pengalaman bertanding dinilai dapat membantu pemain beradaptasi dengan situasi pertandingan. Terlebih, mini soccer memiliki karakter permainan yang menuntut pemain untuk mampu bergerak cepat dan mengambil keputusan dalam waktu singkat.

Dengan pengalaman yang sudah dimiliki, tim pelatih berharap para pemain tidak mudah gugup ketika menghadapi pertandingan. Jam terbang yang didapat dari kompetisi sebelumnya juga menjadi bekal untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain.

Selain memanfaatkan pengalaman bertanding, SMKN 1 Nglegok juga menjaga konsistensi latihan. Latihan rutin tetap dilakukan baik ketika tim sedang menghadapi kompetisi maupun tidak. Pola tersebut diterapkan agar kondisi pemain tetap terjaga dan tidak baru berlatih ketika ada turnamen.

“Untuk latihan rutin tetap digelar. Jadi saat ada kompetisi seperti bisa tetap on fire,” terangnya.

Latihan rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan skuad. Dengan latihan yang terus berjalan, pemain diharapkan tetap memiliki kondisi yang siap digunakan ketika pertandingan berlangsung. Hal itu juga membuat persiapan tim tidak dilakukan secara mendadak menjelang kompetisi.

Untuk menghadapi Bahlil Mini Soccer, SMKN 1 Nglegok menyiapkan kurang lebih 15 pemain. Skuad tersebut memiliki latar belakang yang cukup beragam karena merupakan gabungan pemain sepak bola dan futsal.

Baca Juga: Kembangkan Lapangan Mini Soccer di Sport Center Blitar, Dispora Siapkan Fasilitas untuk Latihan hing

Perpaduan tersebut menjadi salah satu kekuatan yang dibawa tim dalam menghadapi kompetisi. Para pemain dengan pengalaman sepak bola maupun futsal akan menjadi bagian dari skuad yang dipersiapkan untuk bertanding.

Dengan persiapan yang telah berjalan hampir sebulan, ditambah pengalaman mengikuti kompetisi sebelumnya, SMKN 1 Nglegok optimistis mampu memberikan penampilan maksimal. Fokus utama tim kini menjaga kondisi pemain sekaligus mematangkan kesiapan fisik dan mental sebelum turun dalam Bahlil Mini Soccer U-17.

Sebanyak sekitar 15 pemain yang disiapkan diharapkan mampu menjalankan strategi dan memberikan kemampuan terbaik ketika kompetisi berlangsung. Pengalaman, latihan rutin, serta kesiapan mental menjadi modal yang terus dibangun tim pelatih untuk menghadapi persaingan. (*/c1/ady)

Editor : Azahra Meilisani Salma
bahlil mini soccer mini soccer u-17 galih wicaksono kompetisi mini soccer SMKN 1 Nglegok