Keputusan Andre meninggalkan bidang yang sesuai dengan pendidikan tersebut memang tidak datang begitu saja. Setelah menyelesaikan pendidikan jurusan teknik mesin, dia sempat tak membayangkan bakal terjun ke dunia perdagangan. Namun, sejak 2025, Andre mulai serius menjalankan usaha jualan buah hingga sekarang.
Kini, Andre dikenal sebagai pedagang buah di kawasan Jalan Ciliwung, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar. Melalui lapak bernama Pratama Buah, dia setiap hari menjajakan beragam buah segar kepada masyarakat maupun pengendara yang melintas.
Baca Juga: HP Flagship Turun Harga hingga Rp2 Jutaan, Ini 5 Pilihan yang Masih Worth It
“Awalnya memang tidak kepikiran bakal jualan seperti ini, karena latar belakang saya kan dari teknik mesin,” ujar Andre sembari tertawa.
Andre mengakui, dunia perdagangan buah sebenarnya cukup jauh dari latar belakang pendidikannya. Namun, setelah menjalaninya secara langsung, dia justru menemukan kesenangan tersendiri dalam aktivitas jual beli.
Menurutnya, usaha jualan buah memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pekerjaan yang bersifat monoton. Salah satu hal yang paling disukainya adalah kesempatan bertemu langsung dengan pembeli setiap hari.
Baca Juga: Makam Bung Karno Dibuka 24 Jam, Kunjungan Malam Tembus 2.529 Orang Selama Agustus
“Tapi setelah saya jalani, ternyata saya memang lebih berjualan, apalagi jualan buah seperti di Blitar ini,” katanya.
Di lapaknya, Andre menyediakan berbagai jenis buah segar. Jenis buah yang dijual tidak selalu sama karena menyesuaikan musim dan permintaan konsumen. Buah lokal maupun buah musiman menjadi bagian dari dagangannya.
Bagi Andre, aktivitas berdagang bukan sekadar mencari keuntungan. Interaksi dengan pembeli menjadi salah satu alasan dia menikmati pekerjaan tersebut.
“Saya jual macam-macam buah, tergantung musim juga. Senangnya jualan buah itu karena bisa langsung ketemu pembeli, ngobrol, jadi nggak monoton,” tuturnya.
Menekuni usaha sendiri membuat Andre bisa menjalani pekerjaan sesuai dengan bidang yang kini disenanginya. Dia merasa dunia perdagangan buah memberikan ruang untuk berkembang sekaligus mencoba berbagai hal baru.
Keputusan untuk beralih profesi juga menjadi bukti bahwa pendidikan tidak selalu harus menjadi satu-satunya penentu pilihan pekerjaan. Bagi Andre, pengalaman selama menjalani usaha justru membuatnya semakin yakin dengan pilihan yang diambil.
Baca Juga: Samsung Galaxy A07 Punya Daya Tarik Besar di Harga Rp1 Jutaan, Ini Spesifikasinya
“Ya, tidak harus sejalan dengan latar belakangnya. Sekarang malah banyak yang seperti itu,” ujarnya.
Fenomena anak muda yang memilih membangun usaha sendiri memang menunjukkan bahwa pilihan karier bisa berkembang seiring pengalaman. Ketertarikan, kenyamanan menjalani pekerjaan, hingga peluang usaha menjadi sejumlah pertimbangan ketika seseorang menentukan jalan yang ingin ditempuh.
Andre pun memilih menjalani proses tersebut secara bertahap. Alih-alih memikirkan hasil besar dalam waktu singkat, dia ingin terlebih dahulu memastikan usaha jualan buah yang dirintisnya dapat berjalan dan berkembang.
Baca Juga: JPL 175 Garum Dinormalisasi, Warga Masih Bisa Melintas tapi Ada Syarat Tegas
Memasuki tahun kedua menekuni usaha jualan buah, Andre mulai memiliki sejumlah rencana untuk mengembangkan Pratama Buah. Dia berharap usaha yang dirintis sejak 2025 tersebut dapat semakin dikenal dan memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Pengembangan usaha ke depan bisa dilakukan dengan menambah variasi buah yang dijual. Selain itu, Andre juga tidak menutup kemungkinan untuk membuka cabang apabila kondisi usahanya semakin berkembang.
“Ke depan maunya usaha ini bisa lebih besar lagi, mungkin bisa nambah jenis buahnya atau buka cabang. Paling penting dijalani dulu dengan senang hati,” pungkasnya. (*/c1/ady)
Editor : Azahra Meilisani Salma