Air Bersih 20 Ribu Liter Disalurkan Polisi ke Warga Wates, Krisis Air Makin Terasa akibat Kemarau Pa

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 09:42 WIB
Petugas kepolisian menyalurkan bantuan 20 ribu liter air bersih kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, yang terdampak krisis air akibat kemarau panjang.
Petugas kepolisian menyalurkan bantuan 20 ribu liter air bersih kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Wates, yang terdampak krisis air akibat kemarau panjang.

BLITAR KAWENTAR – Bantuan air bersih disalurkan kepolisian kepada warga yang terdampak kemarau panjang di wilayah Blitar Selatan. Sebanyak 20 ribu liter air bersih dipasok untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di Desa Sukorejo, Kecamatan Wates.

Penyaluran air bersih tersebut dilakukan menyusul kondisi sejumlah wilayah yang mengalami krisis air akibat dampak kemarau panjang. Bantuan ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga, mulai dari keperluan mandi hingga memasak.

Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution mengatakan, kondisi kemarau yang berlangsung saat ini membawa dampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat. Karena itu, kepolisian mengambil langkah dengan menyalurkan air bersih kepada warga yang membutuhkan.

Baca Juga: Perumda Air Minum Tirta Penataran Blitar Apresiasi Pelanggan Setia yang Bayar Tepat Waktu 

“Kemarau panjang terjadi saat ini membawa dampak krisis air. Karena itu dari kepolisian menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar warga,” terang Ardhy.

Debit Sumber Air Menurun

Ardhy menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari lapangan, sebagian wilayah di Kecamatan Wates mengalami penurunan debit sumber air. Kondisi tersebut turut berdampak terhadap sumur milik warga.

Baca Juga: Pantai Nampu Wonogiri Jadi Surga Tersembunyi, Tebing Tinggi dan Air Lautnya Begitu Jernih

Penurunan ketersediaan air menjadi perhatian kepolisian. Pasokan air bersih kemudian diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari di tengah kondisi kemarau.

“Kami lalu memasok air bersih untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Total sebanyak 20 ribu liter,” jelasnya.

Bantuan tersebut diberikan kepada warga Desa Sukorejo, Kecamatan Wates. Penyaluran air diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan dasar.

Kondisi sumber air yang mengalami penurunan debit membuat kebutuhan terhadap pasokan air bersih menjadi semakin penting. Terlebih, kemarau panjang memberikan dampak terhadap ketersediaan air di sebagian wilayah Blitar Selatan.

Polisi Pantau Wilayah Terdampak Kemarau

Tidak hanya menyalurkan bantuan, kepolisian bersama jajaran di wilayah juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lapangan. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui wilayah yang mengalami krisis air selama kemarau berlangsung.

Kepolisian juga mengantisipasi potensi lain yang dapat muncul selama musim kemarau, salah satunya kebakaran hutan dan lahan atau karhutla.

Ardhy menegaskan, pemantauan wilayah akan terus dilakukan. Dengan pemantauan tersebut, kepolisian dapat mengetahui kondisi masyarakat sekaligus melihat wilayah yang membutuhkan perhatian akibat kekeringan.

Baca Juga: Pantai Nampu Wonogiri Cuma Rp2.000, Punya Tebing Karang Tinggi dan Air Laut Jernih

Warga Sambut Baik Bantuan Air

Warga Desa Sukorejo menyambut baik penyaluran bantuan air bersih tersebut. Menurut Ardhy, bantuan sangat dibutuhkan masyarakat dalam kondisi kemarau seperti saat ini.

Kepolisian juga menyatakan akan terus memantau wilayah yang mengalami kekeringan dan berupaya memberikan bantuan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang menghadapi dampak musim kemarau. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian dan semangat gotong royong dalam menghadapi kondisi kekeringan.

Bantuan yang diberikan kepolisian tidak hanya berupa air bersih. Polisi juga menyalurkan sembako kepada warga yang membutuhkan.

“Semoga bantuan yang kami salurkan bisa meringankan beban warga terdampak,” tandas Ardhy.

Penyaluran 20 ribu liter air bersih tersebut menjadi salah satu bentuk bantuan kepolisian kepada masyarakat yang terdampak krisis air di Kecamatan Wates. Pemantauan terhadap wilayah yang mengalami kekeringan pun terus dilakukan untuk memastikan kondisi masyarakat selama kemarau panjang.

Editor : Regina Gavin Agata
kemarau panjang polres blitar wates krisis air air bersih