FOKUS: Para atlet usia anak berlatih memanah di lapangan Sport Center Kota Blitar beberapa waktu lalu.
BLITAR KAWENTAR – Target tinggi dipasang cabang olahraga (cabor) panahan Kota Blitar menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur 2026.
Bukan hanya mengincar satu keping medali, para pemanah Kota Blitar ditargetkan mampu memborong medali dari berbagai kategori yang dipertandingkan.
Medali emas menjadi incaran utama. Namun, tim panahan juga berharap dapat membawa pulang medali perak maupun perunggu dari ajang olahraga pelajar tingkat provinsi tersebut.
Baca Juga: Air Bersih 20 Ribu Liter Disalurkan Polisi ke Warga Wates, Krisis Air Makin Terasa akibat Kemarau Pa
Pelatih Panahan Kota Blitar, Hendra Setiawan, mengatakan pihaknya optimistis dengan peluang atlet yang dipersiapkan.
Pengalaman mengikuti sejumlah kejuaraan menjadi salah satu modal menghadapi persaingan di level Jawa Timur.
“Target kami bisa memboyong medali di semua kategori. Terutama medali emas,” ujarnya.
Baca Juga: SMAN 1 Kota Blitar Siap Debut di Bahlil Mini Soccer, Ini Persiapannya
Persiapan menuju POPDA Jatim 2026 terus digenjot. Selain menjalani latihan rutin, sejumlah atlet juga mengikuti berbagai kompetisi untuk mematangkan kemampuan sekaligus menambah jam terbang bertanding.
Latihan dilakukan hampir setiap hari. Materinya tidak hanya menyentuh teknik memanah, tetapi juga aspek fisik dan mental atlet.
Mayoritas atlet yang dipersiapkan merupakan pelajar. Karena itu, jadwal latihan disesuaikan dengan aktivitas sekolah. Latihan biasanya dilakukan pada sore hari setelah para atlet menyelesaikan kegiatan belajar.
“Latihan kami hampir setiap hari. Karena mayoritas atlet pelajar, latihan menyesuaikan setelah pulang sekolah, biasanya sore,” jelas Hendra.
Pola latihan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga sekaligus meningkatkan performa atlet sebelum memasuki arena pertandingan.
Tak hanya mengejar intensitas latihan, tim pelatih juga masih melakukan pemetaan terhadap kemampuan masing-masing atlet.
Baca Juga: Cegah Kredit Macet dan Proteksi UMKM, BPJS Ketenagakerjaan Blitar Gandeng BPR Nusamba Jatim
Salah satu fokusnya adalah kemampuan menembak pada berbagai jarak. Para atlet dipantau saat membidik sasaran dari jarak 40 meter, 50 meter, hingga 70 meter.
Pemetaan tersebut dilakukan untuk melihat kemampuan sekaligus konsistensi atlet ketika menghadapi jarak tembak yang berbeda.
Akurasi tetap menjadi perhatian utama. Namun, latihan juga diarahkan untuk meningkatkan kekuatan dan frekuensi tembakan.
Baca Juga: Perumda Air Minum Tirta Penataran Blitar Apresiasi Pelanggan Setia yang Bayar Tepat Waktu
Dengan latihan tersebut, kemampuan fisik atlet, terutama kekuatan otot, diharapkan semakin terasah. Konsistensi teknik juga terus dibangun agar atlet lebih siap menghadapi tekanan pertandingan.
Komposisi atlet yang akan dibawa ke POPDA Jatim 2026 hingga kini belum dapat dipastikan. Hendra mengatakan pihaknya masih menunggu kepastian kuota dari Dispora Kota Blitar.
Meski begitu, perkiraan jumlah atlet bisa mengacu pada keikutsertaan tahun sebelumnya. Saat itu, kuota cabor panahan berada di kisaran 10 hingga 12 atlet.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Laptop Kuliah untuk Office, Mulai Rp6 Jutaan
Dengan pertimbangan tersebut, tim panahan memperkirakan dapat menerjunkan sekitar 12 atlet pada POPDA Jatim tahun ini.
Belasan atlet tersebut nantinya akan dibagi dalam sejumlah kategori nomor pertandingan. Tim pelatih masih terus mematangkan performa setiap atlet sembari menyesuaikan dengan kuota yang ditetapkan.
Dengan persiapan yang terus digeber, tim panahan Kota Blitar berharap pengalaman bertanding para atlet bisa menjadi pembeda ketika tampil di POPDA Jatim 2026.
Baca Juga: Soekarno dan Jalan Menuju Demokrasi Terpimpin, Saat Kekuasaan Presiden Makin Besar
Latihan hampir setiap hari, pemetaan kemampuan pada berbagai jarak, serta keikutsertaan dalam sejumlah kompetisi menjadi bagian dari persiapan menuju ajang tersebut.
Meski target mencakup seluruh jenis medali, emas tetap menjadi sasaran utama. Tim panahan Kota Blitar kini tinggal mematangkan komposisi atlet dan menjaga performa hingga pertandingan berlangsung.
Harapannya, kerja keras para atlet pelajar selama masa persiapan dapat berbuah prestasi dan membuat panahan Kota Blitar mampu memborong medali di panggung POPDA Jawa Timur 2026. (sub/c1)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari