Truk Terbakar di Perkebunan Tebu Wonotirto, Ditinggal Mandi dengan Mesin Mati Kerugian Capai Rp 130

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:30 WIB
Truk Mitsubishi milik warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, ludes terbakar saat terparkir di area perkebunan tebu Perhutani, Sabtu (5/9). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik atau percikan api.
Truk Mitsubishi milik warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, ludes terbakar saat terparkir di area perkebunan tebu Perhutani, Sabtu (5/9). Kebakaran diduga akibat korsleting listrik atau percikan api.

BLITAR KAWENTAR – Nasib nahas dialami Sujiat, 46, warga Desa Ngeni, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar. Satu unit truk Mitsubishi miliknya terbakar saat diparkir di area perkebunan tebu Perhutani, Desa Ngeni, Sabtu (5/9) siang.

Peristiwa truk terbakar tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Kendaraan yang digunakan untuk mengangkut tebu itu ludes dilalap api bersama muatan tebu yang berada di atasnya. Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik atau percikan api di sekitar kendaraan. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 130 juta.

Truk Terbakar Saat Pemilik Pulang Mandi

Baca Juga: Bakar Sampah Klobot Jagung, Gudang Pakan Bebek di Ponggok Terbakar, Kerugian Capai Rp60 Juta

Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Syaiful Muheni menjelaskan, kejadian bermula ketika Sujiat bersama sejumlah pekerja mulai menaikkan tebu sejak pukul 05.30 WIB. Aktivitas tersebut berlangsung di kawasan Desa Ngeni yang masuk dalam area Perhutani KRPH Kepek.

Sekitar pukul 12.30 WIB, muatan tebu pada truk kemudian digeser sekitar dua kilometer. Pemindahan dilakukan untuk menambah muatan dari titik lokasi lain. Setelah proses tersebut, truk akhirnya diparkir di kawasan perkebunan.

Sekitar pukul 13.00 WIB, Sujiat meninggalkan kendaraan tersebut untuk pulang ke rumah. Ia bermaksud mandi sebelum kembali ke lokasi. Saat ditinggalkan, kondisi mesin truk dalam keadaan mati. Namun, kunci kontak masih menancap dan pintu kendaraan tidak dikunci.

Baca Juga: Kandang Ayam Milik Peternak di Blitar Terbakar Hebat, Pemilik Merugi hingga Rp 1 Miliar

Tidak berselang lama, situasi berubah. Sekitar pukul 13.30 WIB, Sujiat mendapat kabar dari salah seorang pekerja muat tebu berinisial I. Pekerja tersebut datang memberitahu bahwa truk milik Sujiat terbakar.

Mendapat informasi tersebut, Sujiat langsung bergegas kembali menuju lokasi kejadian. Namun, ketika tiba di Petak 101 A, kobaran api sudah membesar. Api telah membakar bagian kabin hingga badan truk.

Muatan tebu yang berada di atas kendaraan juga ikut hangus terbakar. Upaya pemadaman dilakukan secara gotong royong oleh korban, para pekerja, dan warga sekitar. Mereka menggunakan air seadanya untuk menyiram titik api hingga kobaran berhasil dipadamkan.

Polisi Lakukan Olah TKP

Setelah menerima laporan kejadian, personel Polsek Wonotirto langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan olah TKP awal untuk mengetahui kondisi kendaraan sekaligus mengamankan sejumlah barang bukti.

Selain itu, polisi juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap penyebab kebakaran kendaraan.

Aiptu Syaiful Muheni mengatakan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses pendalaman. Polisi belum memastikan sumber api karena penyelidikan masih berlangsung.

Baca Juga: Lereng Gunung Pegat Terbakar, Api Padam Setelah Tiga Jam

Petugas Polsek Wonotirto masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui pemicu kobaran api pada kendaraan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik atau percikan api di sekitar truk.

Polisi juga mengingatkan masyarakat dan pengemudi kendaraan angkutan agar meningkatkan kewaspadaan. Kondisi kendaraan perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan armada tetap layak digunakan.

Selain memeriksa kelayakan armada, pengemudi juga diminta memperhatikan kondisi lingkungan sekitar kendaraan. Bahan-bahan yang mudah terbakar sebaiknya dijauhkan dari sumber api guna mengantisipasi kejadian serupa.

Dalam insiden truk terbakar di perkebunan tebu Desa Ngeni tersebut, tidak ada korban jiwa. Meski demikian, kendaraan beserta muatan tebu mengalami kerusakan berat dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 130 juta.

Editor : Regina Gavin Agata
truk terbakar kebakaran Wonotirto Polsek Wonotirto perkebunan tebu desa ngeni