568 Wisudawan Politeknik Agraria STPN Diminta Jaga Integritas di Dunia Kerja

Regina Gavin Agata • Dipublikasikan Selasa, 8 September 2026 | 09:24 WIB
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyampaikan pesan kepada 568 wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas di bidang agraria dan pertanahan, di Sleman, Sabtu (5/9/2026).
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menyampaikan pesan kepada 568 wisudawan dan wisudawati Politeknik Agraria STPN untuk menjaga integritas dalam menjalankan tugas di bidang agraria dan pertanahan, di Sleman, Sabtu (5/9/2026).

BLITAR KAWENTAR - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mewisuda 568 taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN Program Studi Sarjana Terapan Pertanahan Tahun Akademik 2025/2026. Dalam kesempatan tersebut, Nusron berpesan agar para lulusan menjaga integritas di mana pun mereka bekerja.

Pesan itu disampaikan Nusron saat prosesi wisuda di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, Sabtu (5/9/2026). Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama pendidikan harus digunakan dalam pelaksanaan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.

“Di mana pun Saudara bekerja, integritas harus dijaga. Saudara akan berhadapan dengan tanah yang menyangkut kehidupan masyarakat, tempat tinggal, mata pencaharian, investasi, pembangunan, bahkan masa depan keluarga. Karena itu, pekerjaan di bidang pertanahan dan agraria membutuhkan tanggung jawab moral yang sangat besar,” ujar Nusron.

Baca Juga: Politeknik Agraria STPN Resmi Diluncurkan, Buka Babak Baru Pendidikan Vokasi Agraria

Selain memberikan ucapan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati, Nusron menyampaikan apresiasi kepada orang tua dan keluarga yang telah memberikan dukungan selama masa pendidikan. Penghargaan juga diberikan kepada dosen, tenaga kependidikan, serta seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN yang telah mendampingi dan mempersiapkan generasi baru di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Tekankan Pentingnya Integritas

Nusron menyebut wisuda perdana setelah STPN bertransformasi menjadi Politeknik Agraria STPN sebagai momentum penting bagi lembaga pendidikan yang menyiapkan sumber daya manusia di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang.

Baca Juga: Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan

Transformasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kapasitas pendidikan vokasi sekaligus melahirkan generasi penerus yang mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang tersebut.

“Kita membutuhkan SDM yang memahami persoalan pertanahan secara utuh, menguasai teknologi, mampu bekerja secara profesional, dan yang paling penting, memiliki integritas,” ungkap Nusron.

Dalam acara tersebut, Nusron hadir didampingi Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan serta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN.

Prosesi wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah oleh Menteri Nusron dan Wamen Ossy kepada para lulusan. Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan pelepasan atribut serta penyerahan Kartu Anggota Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi (KAPTI) Agraria.

Tiga Lulusan Raih Predikat Terbaik

Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN Sri Yanti Achmad turut memberikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya.

Menurut Sri Yanti, wisuda perdana tersebut menjadi momentum istimewa, bukan hanya bagi para lulusan, tetapi juga bagi seluruh civitas academica Politeknik Agraria STPN.

Baca Juga: KKNP-PTLP Tematik Tahun 2026 Berakhir, Pengalaman Lapangan Jadi Best Practice Taruna/i Poltek Agraria STPN

“Kelulusan hari ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan perjuangan yang telah dilalui selama menempuh pendidikan. Kami berharap para lulusan dapat membawa ilmu dan kompetensi yang diperoleh untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang agraria, pertanahan, dan tata ruang,” tutur Sri Yanti.

Dalam wisuda kali ini, tiga taruna dan taruni meraih predikat lulusan terbaik. Mereka adalah Susana Nadia Putri Betan, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi NTT, dengan IPK 3,94.

Kemudian Novita Ayu Kustianingsih, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Riau, meraih IPK 3,91. Sementara Ni Luh Putu Ananda Pertiwi, taruni tugas belajar utusan Kanwil BPN Provinsi Lampung, meraih IPK 3,90.

Baca Juga: Semangat Mengabdi Warnai Suasana Seleksi Penerimaan Taruna Baru Politeknik Agraria STPN

Wisuda tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama Kementerian ATR/BPN, Sekretaris Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi se-Indonesia beserta jajaran.

Bagi para lulusan, pesan integritas menjadi bagian penting dari langkah setelah menyelesaikan pendidikan. Terlebih, bidang agraria dan pertanahan berkaitan dengan berbagai kepentingan masyarakat, sehingga ilmu, profesionalisme, dan tanggung jawab moral menjadi bekal dalam menjalankan tugas dan pengabdian.

Editor : Regina Gavin Agata
Politeknik Agraria STPN 568 Wisudawan nusron wahid integritas pertanahan