PANTANG MENYERAH: Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke titik api yang membakar rumah.
BLITAR KAWENTAR – Nasib nahas dialami keluarga Joko Budiono, 53, warga Kelurahan Bence, Kecamatan Garum. Rumah yang ditinggal kosong saat penghuni bekerja tiba-tiba terbakar, Rabu (9/9) pagi.
Api dengan cepat membesar hingga meludeskan bagian ruang tamu dan kamar tidur.
Kebakaran rumah di Bence, Garum, tersebut diduga dipicu korsleting listrik. Tak hanya bangunan, sejumlah barang berharga milik korban ikut hangus.
Baca Juga: Kantor Desa Serang Disegel Warga, 17 Tuntutan Belum Tuntas dan Kades Didesak Mundur
Bahkan, dokumen penting seperti BPKB sepeda motor dan ijazah sekolah anak korban tidak berhasil diselamatkan.
Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 09.00 WIB. Sujianto, 65, tetangga korban, menjadi orang pertama yang melihat kepulan asap hitam pekat membubung dari bagian atap rumah Joko.
Sujianto yang kaget melihat kondisi tersebut langsung berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar kemudian berdatangan dan bergotong royong melakukan pemadaman awal menggunakan peralatan seadanya.
Baca Juga: Cabor Desak KONI Jatim Bekukan SK Plt KONI Kota Blitar, Minta Evaluasi Internal
Laporan kebakaran selanjutnya diteruskan kepada pihak kelurahan dan pos pemadam kebakaran. Informasi resmi diterima Mako Damkar Kabupaten Blitar sekitar pukul 09.11 WIB dari Lurah Bence, Yetty Oktavia Koesoema Dewi.
Kasi Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Damkar Kabupaten Blitar Tedi Prasojo mengatakan, petugas langsung bergerak setelah menerima laporan.
Dua unit kendaraan pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi. Petugas berupaya memutus rantai api agar kobaran tidak merembet ke bagian dapur maupun rumah warga di sekitar lokasi.
Saat kebakaran terjadi, rumah tersebut dalam kondisi kosong. Joko sedang keluar rumah untuk mencari pekerjaan. Sementara istrinya, Surya, tengah bekerja sebagai juru masak di Yayasan Al-Hikmah Bence.
Kondisi rumah yang kosong membuat api baru diketahui setelah asap terlihat dari luar oleh tetangga. Beruntung, warga langsung bergerak melakukan pertolongan sembari menunggu kedatangan petugas Damkar.
Petugas Damkar bersama Muspika Garum dan warga kemudian berjibaku memadamkan api. Sekitar satu jam setelah proses pemadaman dilakukan, kobaran api berhasil dipadamkan total.
Baca Juga: Cara Cek Nomor Telkomsel di iPhone, Bisa Pakai Kode *808# dan SMS
Berdasarkan identifikasi sementara, sumber api diduga berasal dari korsleting arus pendek listrik di kamar tidur. Percikan api kemudian menyambar kasur hingga api cepat membesar.
Kobaran tersebut selanjutnya merambat dan membakar rangka atap rumah yang sebagian berbahan kayu. Kondisi material bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat meluas.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta.
Baca Juga: Cara Cek Nomor By.U dengan Mudah, Cukup Dial Kode *888# dan Pilih Menu Ini
Sejumlah barang milik korban ikut terbakar. Di antaranya satu unit televisi, lemari pakaian, hingga dokumen penting berupa BPKB sepeda motor dan ijazah sekolah anak korban.
Tedi mengimbau masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi instalasi listrik di rumah. Pemeriksaan secara berkala dinilai penting, terutama sebelum rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.
Warga juga diminta memastikan tidak ada perangkat listrik maupun instalasi yang berpotensi menimbulkan hubungan arus pendek sebelum meninggalkan rumah untuk bekerja atau bepergian. (jar/sub)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari