Tenggak Obat Kuat, Penghuni Kos di Garum Blitar Meninggal Dunia, Ditemukan Bersama Seorang Perempuan

Fajar Rahmad Ali Wardana • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:03 WIB
DISELIDIKI: Polisi melakukan olah TKP di kamar kos AK yang ditemukan meninggal dunia, Rabu (9/9).
DISELIDIKI: Polisi melakukan olah TKP di kamar kos AK yang ditemukan meninggal dunia, Rabu (9/9).

BLITAR KAWENTAR – Warga Lingkungan Tawangsari, Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, digegerkan dengan penemuan seorang penghuni kos meninggal dunia di sebuah kamar indekos, Rabu (9/9) sore. Korban berinisial AK ditemukan dalam kondisi terlentang di atas tempat tidur.

Penemuan penghuni kos meninggal dunia tersebut pertama kali diketahui oleh rekan korban sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu, rekan korban mencoba membangunkan AK yang diketahui sudah tertidur selama kurang lebih dua jam. Namun, korban tidak memberikan respons meski sudah berulang kali dibangunkan.

Penghuni kos meninggal dunia itu kemudian dilaporkan kepada pemilik indekos. Pemilik kos yang mendapat laporan dari rekan korban langsung menghubungi Polsek Garum. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Baca Juga: Seleksi Sekda Kota Blitar Terkendala Anggaran, Dua Jabatan Strategis Lain Juga Masih Kosongmal

Korban Ditemukan Bersama Perempuan

Kapolsek Garum AKP Agus Prayitno mengatakan, petugas yang tiba di lokasi mendapati AK sudah dalam kondisi meninggal dunia. Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar bersama seorang perempuan.

Menurut keterangan awal yang diterima polisi, korban diduga sempat mengonsumsi obat kuat sebelum akhirnya ditemukan tidak bernyawa. Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian pria tersebut.

Baca Juga: BPNT Tahap 3 2026 Kapan Cair? Cek Saldo KKS 25 Agustus, Kartu 2017-2021 Masih Kosong

“Pemilik kos menghubungi polsek sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas langsung meluncur ke lokasi untuk menggelar olah TKP awal. Di dalam kamar memang benar ditemukan seorang pria meninggal dunia di rumah kos, bersama perempuan. Diduga korban meminum obat kuat,” ujar Agus, Kamis (10/9).

Sementara itu, Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Syaiful Muheni menjelaskan, kronologi bermula ketika rekan korban berusaha membangunkan AK. Korban sebelumnya diketahui tertidur selama sekitar dua jam. Namun, ketika dibangunkan, tubuh korban sudah dalam kondisi terlentang dan kaku.

Saksi yang mengetahui kondisi tersebut kemudian meminta bantuan pemilik indekos. Karena tidak berani menyentuh tubuh korban, pemilik kos memilih melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Penganiayaan

Petugas piket Polsek Garum bersama tim medis Puskesmas Garum dan Tim Identifikasi (Inafis) Satreskrim Polres Blitar langsung mendatangi lokasi. Pemeriksaan luar terhadap tubuh korban dilakukan untuk mengetahui kondisi awal.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, petugas medis memastikan AK telah meninggal dunia. Polisi juga tidak menemukan bekas luka maupun tanda-tanda penganiayaan yang mencurigakan pada tubuh korban.

“Hasil pengecekan luar oleh petugas medis Puskesmas Garum memastikan korban sudah meninggal dunia. Petugas tidak menemukan adanya bekas luka maupun tanda-tanda penganiayaan yang mencurigakan pada tubuh korban,” kata Muheni.

Baca Juga: Kebaya Plastik Kresek untuk Kostum Karnaval, Begini Cara Membuatnya

Setelah pemeriksaan awal selesai, jasad korban dievakuasi ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Evakuasi dilakukan untuk penanganan medis lebih lanjut sekaligus membantu proses penyelidikan terkait penyebab kematian.

Sejumlah barang pribadi milik korban, termasuk pakaian, turut diamankan petugas. Barang-barang tersebut menjadi bagian dari bahan penyelidikan awal polisi.

Polisi Masih Dalami Penyebab Kematian

Baca Juga: Cara Membuat Kostum Stroberi dari Kardus, Cocok untuk Karnaval Kemerdekaan

Muheni menegaskan, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Petugas juga tengah mendalami identitas korban serta berkoordinasi dengan pihak keluarga.

“Jasad korban sudah dibawa ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi. Saat ini petugas gabungan Polsek Garum dan Satreskrim Polres Blitar masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi, mendalami data identitas korban, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga,” pungkasnya.

Hingga kini, dugaan korban mengonsumsi obat kuat masih menjadi bagian dari penyelidikan. Polisi belum menyimpulkan obat tersebut sebagai penyebab kematian dan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Regina Gavin Agata
Polsek Garum penghuni kos meninggal dunia obat kuat Garum blitar