BLITAR KAWENTAR – Musibah tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Kalimantan membawa kabar duka bagi keluarga warga Blitar. Dua warga Blitar diketahui berada dalam truk ekspedisi yang diangkut kapal tersebut.
Salah satunya adalah Saiful Anwar, 42, warga Dusun Sumber, Desa Slorok, Kecamatan Garum. Saiful yang bekerja sebagai sopir truk ekspedisi berhasil diselamatkan tim Basarnas dan dievakuasi ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Namun, kabar baik itu belum sepenuhnya membuat keluarga lega. Sang paman, Jarot, yang ikut dalam perjalanan sebagai kernet truk, hingga kini masih belum ditemukan.
Baca Juga: ASUS ExpertBook Ultra, Laptop 1,1 Kg dengan Intel Core Ultra dan Tandem OLED 3K
Kepala Desa Slorok Bambang Siswoyo mendapat kepastian kondisi Saiful setelah berhasil menghubunginya melalui telepon. Saat itu, Saiful berada di sebuah warung kopi di Banjarmasin setelah diselamatkan oleh temannya.
Kabar tersebut langsung disambut syukur oleh jajaran Muspika Garum yang kemudian mendatangi rumah Saiful.
Menurut penuturan Saiful kepada kepala desa, kejadian berlangsung begitu cepat. Saat kapal mengalami kecelakaan, dirinya sedang tertidur lelap di dalam kabin truk.
Baca Juga: ROG Zephyrus Duo GX651A, Laptop Gaming Dua Layar yang Tawarkan Performa Ekstrem
Saiful baru terbangun setelah dibangunkan rekannya. Saat itu, posisi kapal sudah miring dan hampir karam. Para penumpang kemudian panik dan berhamburan menyelamatkan diri.
Meski berhasil lolos dari maut, Saiful belum bisa kembali ke Blitar. Dia masih menjalani pemulihan fisik sekaligus trauma di Banjarmasin.
Untuk sementara, Saiful ditampung di rumah temannya yang juga berasal dari Dusun Sumber. Kondisi psikologisnya disebut masih terguncang berat akibat musibah tersebut.
Bambang mengatakan Saiful belum bisa sepenuhnya tenang. Selain masih berada jauh dari keluarga, dia juga terus menunggu kabar mengenai pamannya, Jarot.
“Saiful masih belum bisa tenang, selain belum bisa pulang ke Blitar, juga masih menunggu kabar pamannya, Jarot,” terangnya.
Sementara itu, Jarot hingga kini masih menjadi bagian dari korban yang dicari petugas gabungan.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Ultra Disebut Pilihan Aman, Ini Alasan dan Kekurangannya
Jarot diketahui berdomisili di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan. Dia berangkat bersama Saiful dan bertugas sebagai kernet truk ekspedisi.
Camat Garum Frazao Castelo mengatakan pihak kecamatan terus berkoordinasi dengan BPBD Jawa Timur untuk mendapatkan perkembangan terbaru terkait proses evakuasi dan pendataan korban.
Koordinasi dilakukan secara intensif agar informasi mengenai kondisi Saiful maupun perkembangan pencarian Jarot dapat segera diketahui pihak keluarga.
Baca Juga: Sopir Ekspedisi Asal Garum Blitar Selamat dari Kapal Karam KM Virgo Transport 8, Begini Kronologinya
Saiful sendiri diketahui merupakan pengemudi ekspedisi JNT dengan rute Gresik menuju Palangkaraya. Perjalanan tersebut dilakukan untuk mengirimkan barang menggunakan truk ekspedisi yang diangkut KM Virgo Transport 8.
Kecelakaan KM Virgo Transport 8 terjadi setelah kapal yang membawa 243 penumpang hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Kapal tersebut berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu, 12 September 2026. Kapal kemudian dilaporkan hilang kontak pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 WITA.
Baca Juga: Kimeng Berkarakter Tua Jadi Koleksi Istimewa, Tampilannya Seperti Pohon Ratusan Tahun
Hingga Senin, 14 September 2026 pukul 11.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 114 korban telah ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 129 penumpang yang belum ditemukan dari total 243 penumpang KM Virgo Transport 8.
Dari 114 korban yang telah ditemukan, sebanyak 86 orang telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Baca Juga: Belajar dari Kesalahan Membentuk Bonsai Kimeng, Luka Batang hingga Percabangan Harus Ditangani Berta
Mereka terdiri atas 85 korban selamat dan satu korban meninggal dunia. Sementara proses pencarian korban lainnya masih terus berlangsung. (jar/c1/sub)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari