Tungku Api Belum Padam Sempurna, Rumah Warga Selorejo Terbakar Saat Ditinggal Melayat

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 12:00 WIB
BEKERJA KERAS: Petugas gabungan berusaha memadamkan sisa kobaran api di rumah milik Darmiati pada Senin (14/9) pagi.
BEKERJA KERAS: Petugas gabungan berusaha memadamkan sisa kobaran api di rumah milik Darmiati pada Senin (14/9) pagi.

BLITAR KAWENTAR – Rumah milik Darmiati, 50, warga Dusun Dawung, Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, terbakar pada Senin (14/9) pagi. Kebakaran rumah tersebut diduga terjadi akibat kelalaian setelah pemilik meninggalkan tungku api di dapur dalam kondisi belum padam sempurna.

Peristiwa kebakaran rumah itu bermula ketika Darmiati menyalakan api di tungku atau luweng dapur sekitar pukul 06.30 WIB. Tungku tersebut menggunakan kayu bakar sebagai bahan bakar. Setelah menyalakan api, Darmiati kemudian meninggalkan rumah.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Darmiati pergi melayat ke rumah tetangga. Saat itu, api di tungku diduga masih belum padam sempurna. Kondisi tersebut kemudian memicu kebakaran rumah hingga bagian dapur dan atap bangunan terbakar.

Baca Juga: Libur Maulid Nabi 2026 Dongkrak Mobilitas Penumpang Kereta Api, Puluhan Ribu Orang Bepergian Lewat D

Kepulan Asap Terlihat dari Rumah

Sekitar satu jam kemudian, Nurul Efendi, 58, melihat kepulan asap yang berasal dari rumah Darmiati. Saksi kemudian segera mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi rumah.

Setibanya di lokasi, Nurul mendapati bagian atap dapur rumah sudah terbakar. Melihat api mulai membesar, dia langsung meminta pertolongan warga sekitar.

Baca Juga: Libur Panjang HUT RI, 42.996 Penumpang Gunakan Kereta Api Daop 7 Madiunsu

Ketua RT setempat, Prawito, 58, turut membantu penanganan awal. Dia kemudian menghubungi Call Center Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar untuk meminta bantuan petugas.

Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas gabungan langsung melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan kobaran api.

Kasi Pemadam, Penyelamatan dan Sarana Prasarana Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar, Teddy Prasojo, mengatakan petugas berusaha memutus rantai api agar kobaran tidak menjalar ke bangunan di sekitar rumah.

“Dalam waktu satu jam api berhasil dipadamkan berkat kerja sama Muspika setempat dibantu warga sekitar lokasi kejadian. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa,” jelas Teddy.

Kayu Bakar di Dekat Tungku Ikut Terbakar

Berdasarkan hasil penanganan di lokasi, kebakaran rumah tersebut diduga dipicu api tungku yang belum padam sempurna ketika ditinggalkan pemiliknya. Kayu bakar yang berada di dekat tungku kemudian ikut terbakar.

Api yang berasal dari area tungku selanjutnya merembet hingga bagian atap dapur. Kondisi tersebut membuat warga harus segera melakukan penanganan agar kobaran tidak meluas ke bagian bangunan lain maupun rumah di sekitar lokasi.

Baca Juga: Lereng Gunung Pegat Terbakar, Api Padam Setelah Tiga Jam

Petugas mencatat kejadian serupa juga pernah terjadi di rumah tersebut sekitar 2024. Saat itu, penyebab kebakaran juga berkaitan dengan kelalaian ketika memasak.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menggunakan tungku berbahan kayu bakar. Sumber api yang terlihat kecil tetap berpotensi menimbulkan kebakaran apabila ditinggalkan dalam kondisi belum benar-benar padam.

Teddy mengimbau masyarakat memastikan api benar-benar mati sebelum meninggalkan rumah. Terlebih ketika menggunakan kayu bakar yang mudah memicu kobaran api.

“Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah, terutama ketika menggunakan kayu bakar yang mudah memicu kobaran,” tegasnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran rumah tersebut. Api berhasil dipadamkan sekitar satu jam setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dengan bantuan warga dan unsur Muspika setempat.

Editor : Regina Gavin Agata
Tungku Api blitar selorejo pemadam kebakaran kebakaran rumah