BLITAR KAWENTAR – Kecelakaan di Garum kembali terjadi saat jam berangkat sekolah, Senin (14/9) pagi. Dua sepeda motor terlibat benturan keras di jalan umum Kelurahan Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, sekitar pukul 06.45 WIB.
Kecelakaan di Garum tersebut melibatkan sepeda motor Honda Astrea dan Yamaha Vega. Tiga orang yang terlibat dalam insiden itu diketahui masih berstatus sebagai pelajar. Mereka merupakan pengendara dan penumpang dari kedua kendaraan.
Kecelakaan di Garum ini terjadi ketika salah satu sepeda motor hendak menyeberang jalan. Karena jarak kendaraan yang datang dari arah berlawanan sudah terlalu dekat, tabrakan pun tidak dapat dihindarkan.
Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Garum, Pelajar SMK 16 Tahun Tewas dalam Tabrakan Tiga Motor
Kronologi Kecelakaan Dua Sepeda Motor
Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Syaiful Muheni menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Astrea yang dikendarai pelajar berinisial L melaju dari arah selatan menuju utara. L saat itu berboncengan dengan M.R.A.
Saat memasuki ruas jalan umum Kelurahan Garum, pengendara Honda Astrea mencoba menyeberang jalan menuju arah utara. Namun, pengendara diduga kurang memperhatikan kondisi arus lalu lintas di sekitarnya.
Di waktu yang hampir bersamaan, sepeda motor Yamaha Vega yang dikendarai M.A.R., 17, warga Kelurahan Gedog, Kota Blitar, melaju dari arah timur menuju barat.
Jarak antara kedua kendaraan yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tidak bisa dihindari. Kedua sepeda motor kemudian mengalami benturan keras di ruas jalan tersebut.
Syaiful mengatakan, hasil kesimpulan awal petugas di lokasi menunjukkan kecelakaan diduga dipicu faktor kelalaian manusia. Pengendara Honda Astrea dinilai kurang konsentrasi dan ceroboh ketika hendak menyeberang jalan.
Tiga Pelajar Dilarikan ke Rumah Sakit
Petugas dari Polsek Garum bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar langsung bergerak setelah menerima laporan kecelakaan. Petugas mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi korban dan kendaraan yang terlibat.
Akibat kecelakaan tersebut, ketiga pelajar mengalami luka ringan. Mereka kemudian dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan juga mengakibatkan kerusakan pada kedua kendaraan. Kerugian materiil akibat kerusakan fisik sepeda motor ditaksir mencapai Rp500 ribu.
Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut selanjutnya ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Blitar. Petugas melakukan penanganan sesuai prosedur untuk mengetahui rangkaian kejadian kecelakaan.
Polisi Ingatkan Pelajar dan Pengguna Jalan
Kasat Lantas Polres Blitar AKP Galih Yasir Mubaroq mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika berkendara. Pengguna jalan diminta tidak terburu-buru, terutama saat melakukan perjalanan pada pagi hari.
Pengendara juga diingatkan untuk menjaga konsentrasi selama berada di jalan. Kondisi lalu lintas perlu diperhatikan sebelum melakukan manuver, termasuk ketika hendak menyeberang atau berpindah arah.
Selain itu, masyarakat diminta mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Kondisi kendaraan juga perlu diperiksa sebelum digunakan untuk perjalanan.
Imbauan tersebut menjadi perhatian penting, terutama bagi pelajar yang menggunakan sepeda motor untuk berangkat sekolah. Keselamatan harus menjadi prioritas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Polres Blitar menegaskan pentingnya disiplin berlalu lintas untuk mencegah kecelakaan. Pengendara diharapkan lebih berhati-hati dan tidak mengabaikan kondisi arus kendaraan di sekitarnya.
“Stop pelanggaran, stop kecelakaan,” menjadi penekanan dalam imbauan keselamatan lalu lintas dari Satlantas Polres Blitar.
Editor : Regina Gavin Agata