Bengkel Sastra SMPN 1 Doko Jadi Ruang Kreatif Siswa, Dari Bongkar Pasang Diksi hingga Raih Prestasi

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:00 WIB
WADAH POSITIF: Anggota Bengkel Sastra UPT SMP Negeri 1 Doko rutin mengasah potensi.
WADAH POSITIF: Anggota Bengkel Sastra UPT SMP Negeri 1 Doko rutin mengasah potensi.

BLITAR KAWENTAR – Belajar sastra di UPT SMP Negeri 1 Doko tidak hanya dilakukan di dalam kelas. Melalui Bengkel Sastra, siswa mendapat ruang kreatif untuk mengolah kata, mengembangkan imajinasi, sekaligus melatih keberanian tampil di depan orang lain.

Ekstrakurikuler Bengkel Sastra menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi di bidang seni berbahasa. Berbagai kegiatan dikemas dengan konsep layaknya sebuah bengkel, sehingga proses belajar terasa lebih santai dan menarik. Siswa diajak mengikuti aktivitas seperti “Bongkar Pasang Diksi”, “Sambung Kata”, hingga “Gulungan Misteri”.

Ekskul yang berdiri sejak 2025 tersebut dibina dan dilatih Justitia Maulida SPd dan Alfi Qori’ah SPd. Kegiatan latihan dilaksanakan setiap Senin. Materi yang diberikan tidak hanya berkutat pada teori sastra, tetapi juga mengajak siswa langsung berkreasi melalui berbagai bentuk karya.

Baca Juga: Bengkel Modifikasi Mobil Listrik Ini Bikin Heboh, Chery J6 Punya Panel Surya hingga Physical Button

Melatih Siswa Bermain Kata dan Berani Tampil

Dalam kegiatan Bengkel Sastra, siswa mendapatkan materi menulis puisi dan cerpen dengan memanfaatkan berbagai media. Ide tulisan dapat dikembangkan dari ilustrasi, sebuah kata atau diksi, maupun premis sederhana.

Selain menulis, siswa juga dilatih membaca puisi, monolog, hingga retorika. Pola latihan tersebut dirancang untuk memancing rasa penasaran sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan diri.

Baca Juga: Modifikasi Mobil Listrik Makin Gila! Bengkel Ini Sulap Chery J6 hingga J5 dengan Fitur yang Tak Dimiliki Pabrikan

Pembina dan pelatih Bengkel Sastra, Justitia Maulida, menyebut kegiatan tersebut mendapat respons positif dari para siswa. Menurutnya, siswa menganggap Bengkel Sastra sebagai salah satu ekstrakurikuler yang menyenangkan karena mereka dapat berekspresi tanpa khawatir dihakimi atau dianggap aneh.

Kondisi tersebut membuat Bengkel Sastra tidak hanya menjadi tempat belajar menulis. Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi siswa untuk meningkatkan kepercayaan diri, mengembangkan kreativitas, serta belajar mencintai seni berbahasa.

Dari 7 Anggota hingga Berkembang Menjadi 23 Siswa

Perjalanan Bengkel Sastra di UPT SMP Negeri 1 Doko cukup menarik. Saat pertama kali berdiri, jumlah anggotanya hanya berkisar tujuh hingga sepuluh siswa. Namun, keterbatasan jumlah anggota tersebut tidak menyurutkan semangat pembina untuk terus memberikan pendampingan secara konsisten.

Setelah berjalan selama satu tahun, jumlah anggota Bengkel Sastra berkembang menjadi 23 siswa. Perkembangan tersebut juga diikuti dengan munculnya prestasi dari para anggotanya.

Salah satunya diraih Nakeisha Putri Amahira Gabriella. Dia berhasil meraih Juara 2 Menulis Cerita FLS3N 2026 jenjang SMP se-Kabupaten Blitar. Cerpen yang menjadi karya finalis tersebut juga dibukukan dalam antologi berjudul “Langit Bercerita, Bumi Menjaga”.

Prestasi lainnya datang dari Yuwanita Ankyung Nara. Karyanya dipublikasikan dalam antologi “Yang Tersembunyi di Hati”. Dia juga menjadi penulis puisi terpilih dalam Lomba Cipta Puisi batch 1 volume 3 tingkat nasional.

Baca Juga: Mobil Bekas Paling Irit dan Minim Biaya Perawatan? Ini 3 Patokan Penting Sebelum Membeli Menurut Praktisi Bengkel

Sementara itu, Muhammad Rehan Adi Saputra berhasil meraih Juara Harapan 1 Lomba Mendongeng FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Blitar.

Jadi Wadah Aktualisasi Diri Siswa

Keberadaan Bengkel Sastra diharapkan dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan dan mengikuti jejak anggota yang telah menorehkan prestasi.

Baca Juga: Bongkar Rahasia Bengkel Modifikasi Mobil Lembur Tengah Malam: Honda City, Vios hingga Astina Jadi Sorotan, Kiriman ke Makassar–Medan Bikin Heboh!

Ekskul tersebut juga diharapkan mampu melahirkan “Teknisi Otak Atik Diksi” yang andal. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Bengkel Sastra menjadi ruang bagi siswa untuk mengaktualisasikan diri sekaligus belajar mencintai seni berbahasa.

UPT SMP Negeri 1 Doko sendiri berada di Desa Resapombo, Kecamatan Doko. Di sekolah yang dipimpin Kepala UPT SMP Negeri 1 Doko Sri Yuana Partiwi SSi itu, terdapat 14 kegiatan ekstrakurikuler termasuk Bengkel Sastra.

Ekskul lainnya meliputi hadrah, MTQ, karawitan, PMR, PSHT, pramuka, pasuska, paskibra, sepak bola, voli, karya ilmiah remaja, tari, dan jurnalistik.

Editor : Regina Gavin Agata
SMPN 1 Doko Bengkel Sastra FLS3N 2026 sastra ekstrakurikuler