Es Pleret Pak Tjip, Kesegaran Legendaris Sejak 1989 yang Masih Diburu di Kota Blitar

M. Subchan Abdullah • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 14:00 WIB
MANIS MENYEGARKAN: Es Pleret Pak Tjip masih eksis dengan cita rasa yang terus dipertahankan.
MANIS MENYEGARKAN: Es Pleret Pak Tjip masih eksis dengan cita rasa yang terus dipertahankan.

BLITAR KAWENTAR - Es Pleret Pak Tjip menjadi salah satu kuliner tradisional yang masih bertahan di Kota Blitar. Berjualan menggunakan gerobak sederhana, minuman ini tetap menarik perhatian masyarakat yang ingin menikmati jajanan tempo dulu dengan harga terjangkau.

Pleret Pak Tjip dikenal sebagai kuliner yang telah hadir sejak 1989. Selama puluhan tahun, cita rasa khasnya terus dipertahankan sehingga keberadaannya masih eksis hingga sekarang. Usaha tersebut kini diteruskan oleh Rian, generasi penerus keluarga.

Bagi pencinta kuliner tradisional, Es Pleret Pak Tjip dapat menjadi pilihan untuk melepas dahaga. Satu porsi minuman ini dibanderol Rp5 ribu. Harga tersebut membuat es pleret tetap mudah dijangkau berbagai kalangan.

Baca Juga: Es Kopi Pleret Kawisari Koffie, Racikan Istimewa dengan Sensasi Kopi yang Tiada Duanya

Bertahan dari Generasi ke Generasi

Keberadaan Es Pleret Cipta Rasa Pak Tjip tidak lepas dari upaya keluarga dalam mempertahankan usaha yang telah dirintis sejak puluhan tahun lalu. Rian sebagai generasi penerus melanjutkan bisnis orang tuanya sekaligus menjaga agar kuliner tersebut tetap dikenal masyarakat.

Bagi sebuah usaha kuliner tradisional, mempertahankan eksistensi selama puluhan tahun bukan perkara mudah. Namun, Es Pleret Cipta Rasa Pak Tjip masih dapat ditemukan hingga kini dengan konsep sederhana.

Baca Juga: Kuliner Legendaris Blitar yang Selalu Dirindukan, Pecel Mbok Bari hingga Es Pleret Penuh Nostalgia

Tidak ada tempat makan mewah atau konsep modern yang menjadi daya tarik utamanya. Es pleret ini justru hadir melalui gerobak sederhana yang menjadi bagian dari karakter kuliner tersebut.

Rian mengatakan dirinya berusaha mempertahankan usaha warisan keluarga agar tetap eksis dan dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Harga Rp5 Ribu, Cocok untuk Pencinta Jajanan Tempo Dulu

Salah satu hal yang membuat Es Pleret Cipta Rasa Pak Tjip menarik adalah harganya yang ramah di kantong. Satu porsinya hanya Rp5 ribu.

Perpaduan minuman segar dengan cita rasa khas es pleret menjadi daya tarik bagi masyarakat, khususnya pencinta jajanan tradisional. Kuliner semacam ini juga menawarkan pengalaman menikmati makanan dan minuman yang telah menjadi bagian dari kekayaan kuliner lokal Blitar.

Dengan harga yang relatif terjangkau, pembeli tidak perlu menyiapkan banyak uang untuk mencicipi minuman yang telah bertahan selama puluhan tahun tersebut.

Berjualan di Sekitar Jalan Kenanga

Baca Juga: Kuliner Legendaris Blitar Ini Wajib Dicoba Ada Tahu Bumbu hingga Es Pleret yang Masih Bertahan

Bagi masyarakat yang ingin mencicipinya, gerobak Es Pleret Cipta Rasa Pak Tjip berada di sekitar Jalan Kenanga, Kota Blitar. Rian biasanya mulai berjualan sekitar pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.

Lokasinya juga berada tidak jauh dari sejumlah titik penting di Kota Blitar. Jarak dari Alun-Alun Kota Blitar tercatat sekitar 95 meter, sedangkan dari Stasiun Blitar sekitar 400 meter. Sementara itu, jarak dari Terminal Patria Blitar sekitar 3,2 kilometer.

Keberadaan Es Pleret Cipta Rasa Pak Tjip menunjukkan bahwa kuliner tradisional tidak selalu membutuhkan tempat yang besar atau mewah agar tetap dicari. Gerobak sederhana dan harga terjangkau justru menjadi bagian dari identitasnya.

Setelah lebih dari tiga dekade, cita rasa khas es pleret tersebut masih diteruskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bagi masyarakat maupun pencinta kuliner tempo dulu, Es Pleret Pak Tjip menjadi salah satu pilihan untuk menikmati kesegaran sekaligus mengenal jejak kuliner tradisional Kota Blitar.

Editor : Regina Gavin Agata
Kuliner Tradisional Es Pleret Pak Tjip es pleret kuliner blitar Kota Blitar