BLITAR KAWENTAR – Workshop Jurnalistik MTsN 8 Blitar menjadi momentum penting bagi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 8 Blitar dalam mengembangkan kreativitas dan minat siswa di bidang jurnalistik. Kegiatan tersebut sekaligus menandai peluncuran ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik sebagai wadah baru bagi siswa untuk menyalurkan hobi dan menghasilkan karya.
Kegiatan Workshop Jurnalistik MTsN 8 Blitar digelar bersama Jawa Pos Radar Blitar pada Rabu (16/9). Mengusung tema “Jurnalisme Pelajar di Era Digital: Cerdas Berliterasi, Bijak Bermedia”, workshop diikuti 18 peserta bersama para guru pendamping ekskul jurnalistik.
Melalui Workshop Jurnalistik MTsN 8 Blitar, para peserta mendapatkan kesempatan untuk mengenal lebih jauh dunia jurnalistik sekaligus memahami pentingnya literasi dan etika dalam bermedia. Program kolaborasi dengan Jawa Pos Radar Blitar tersebut diarahkan untuk membangun cikal-bakal jurnalis muda yang cerdas, cermat, produktif, dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Lensa Bicara, SMKN 1 Kademangan Blitar Gembleng Jurnalis Muda lewat Workshop Fotografi Jurnalistik
Belajar Dasar Jurnalistik dan Etika
Dalam kegiatan tersebut, peserta tidak hanya diperkenalkan dengan konsep dasar jurnalistik, tetapi juga mendalami unsur 5W+1H sebagai salah satu dasar dalam menyusun berita. Pemahaman tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk mengolah informasi secara lebih terstruktur sebelum dituangkan menjadi sebuah karya jurnalistik.
Selain kemampuan teknis, aspek etika juga menjadi bagian penting dalam workshop. Para siswa diajak memahami bahwa seorang jurnalis harus mampu menempatkan dirinya secara tepat ketika berhadapan dengan berbagai narasumber.
Yanu Aribowo, perwakilan Jawa Pos Radar Blitar sekaligus narasumber workshop, menekankan pentingnya sikap yang setara ketika melakukan wawancara.
“Ketika kita mengobrol dengan narasumber yang pangkatnya lebih rendah, kita tidak boleh merasa tinggi. Dan ketika kita mengobrol dengan narasumber yang pangkatnya lebih tinggi, kita tidak boleh merasa rendah,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu pembelajaran penting bagi para peserta. Sebab, kemampuan menggali informasi dari narasumber tidak hanya membutuhkan keberanian bertanya, tetapi juga sikap dan etika yang tepat.
Jadi Wadah Karya Siswa
Peluncuran ekskul jurnalistik di MTsN 8 Blitar diharapkan tidak berhenti pada kegiatan workshop. Kehadiran tim jurnalis madrasah yang baru menjadi ruang bagi siswa untuk terus mengembangkan kreativitas sekaligus menghasilkan karya yang dapat memberikan informasi bagi lingkungan madrasah.
Kepala MTsN 8 Blitar Ernawati Khusnul Khotimah, SPd MPd, berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi perkembangan ekskul jurnalistik dan madrasah yang memiliki julukan Pinang Arum Jaya (PAJ).
“Terus kembangkan kreativitas kalian hingga mampu menyuguhkan informasi, berita, dan karya yang menunjukkan mutu dan prestasi madrasah,” ungkapnya.
Baca Juga: Jawa Pos Radar Blitar Siap Kolaborasi Gelar Diklat Jurnalistik 2026 bersama MTsN Se-Kabupaten Blitar
Dengan terbentuknya tim jurnalis madrasah, siswa memiliki wadah untuk menyalurkan energi positif melalui berbagai karya jurnalistik. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong siswa lebih cermat dalam menerima dan menyampaikan informasi di tengah perkembangan media digital.
Keberadaan jurnalis madrasah dinilai memiliki peran yang penting bagi keluarga besar MTsN 8 Blitar. Tidak hanya mendukung aktivitas ekskul jurnalistik, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menyampaikan berbagai informasi, kegiatan, serta prestasi madrasah yang berada di Desa Jambewangi, Kecamatan Selopuro.
Melalui kolaborasi dengan Jawa Pos Radar Blitar, MTsN 8 Blitar kini memiliki langkah awal untuk mengembangkan kegiatan jurnalistik secara lebih terarah. Para siswa diharapkan terus mengasah kemampuan, menjaga etika, serta menghasilkan karya yang informatif dan bermanfaat bagi lingkungan madrasah.
Editor : Regina Gavin Agata