BLITAR KAWENTAR – Parelabs Academy menjadi salah satu langkah anak muda asal Kota Blitar dalam mengembangkan bisnis pendidikan di Kampung Inggris, Pare, Kabupaten Kediri.
Lembaga yang fokus pada pembelajaran bahasa Inggris tersebut digagas oleh Muhammad Ardiansyah Athalla Putra dan resmi dibuka pada akhir 2025.
Berangkat dari keinginan membangun usaha yang sekaligus memberikan dampak di bidang pendidikan, Ardiansyah memilih bisnis pendidikan sebagai bidang yang dikembangkan.
Baca Juga: Cara Cek Bansos September 2026 via HP, Cukup Pakai NIK KTP
Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan akan terus berkembang seiring tuntutan peningkatan pengetahuan dan keterampilan.
Parelabs Academy kemudian hadir dengan fokus pada pembelajaran bahasa Inggris.
Tidak hanya mengejar kemampuan berbahasa, lembaga tersebut juga ingin mendorong peserta didik agar memiliki kepercayaan diri serta lebih siap melihat berbagai peluang pendidikan dan dunia kerja.
Baca Juga: P3K Paruh Waktu Diangkat Penuh Waktu Mulai Januari 2027 Tanpa Tes
Kampung Inggris di Pare menjadi lokasi yang dipilih Ardiansyah untuk mengembangkan Parelabs Academy.
Kawasan tersebut dikenal luas sebagai lingkungan pembelajaran bahasa Inggris dengan ekosistem pendidikan yang telah terbentuk.
Keberadaan banyak lembaga kursus bahasa Inggris di kawasan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan Parelabs Academy.
Lingkungan belajar yang sudah terbentuk dinilai dapat mendukung lembaga untuk menjalankan kegiatan pendidikan sekaligus memperkenalkan pendekatan pembelajaran yang relevan.
Meski berada di tengah kawasan yang dipenuhi lembaga kursus bahasa, Parelabs Academy berupaya membangun karakter tersendiri.
Pembelajaran di lembaga tersebut tidak hanya diarahkan pada kemampuan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Baca Juga: Rekomendasi HP 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp20 Juta, Ini Pilihan GadgetIn
Peserta juga didorong untuk memiliki rasa percaya diri dan kesiapan dalam menghadapi berbagai peluang yang tersedia.
Kemampuan bahasa Inggris dinilai semakin dibutuhkan dalam berbagai bidang.
Selain untuk menunjang pendidikan, kemampuan tersebut berkaitan dengan kebutuhan dunia kerja, komunikasi global, pengembangan karier hingga bisnis.
Baca Juga: Sempat Nonton Karnaval, Wanita Asal Gogodeso Meninggal Dunia Usai Salat Magrib
Kondisi itu menjadi salah satu alasan Ardiansyah melihat pendidikan bahasa Inggris sebagai bidang yang memiliki peluang untuk terus berkembang.
Bagi Parelabs Academy, bisnis pendidikan tidak semata-mata dipandang dari sisi komersial.
Pengembangan lembaga juga diarahkan untuk membuka ruang bagi masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta peluang pengembangan diri.
Baca Juga: Gagasan Pengembangan UMKM Desa Pojok Garum, Ikhwan Bagus Efendi Soroti Modal hingga Akses Pasar
Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Parelabs Academy membangun usaha pendidikan yang memiliki manfaat lebih luas.
Ardiansyah berharap Parelabs Academy dapat berkembang sebagai bisnis pendidikan yang berkelanjutan.
Pada saat yang sama, lembaga tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Baca Juga: Singgah Sebentar di Madiun, Ini 4 Penginapan Dekat Stasiun dan Alun-Alun
Kehadiran Parelabs Academy di Kampung Inggris menjadi contoh bagaimana anak muda dapat melihat sektor pendidikan sebagai ruang untuk membangun usaha sekaligus memberikan dampak bagi masyarakat.
Dengan fokus pada pembelajaran bahasa Inggris yang relevan dan aplikatif, Parelabs Academy berupaya membangun identitasnya sendiri di tengah ekosistem pendidikan Kampung Inggris yang telah dikenal luas. (*/c1/ady)
Editor : Ratna Anggi Puspita Sari